Showing posts with label Cho Kyuhyun. Show all posts

Can I Love You (Part 3) - Upi Hwang [Chapter]

Can I Love You (Part 3) - Upi Hwang [Chapter]




Cast           : Jung Yong Hwa (CNBLUE), Park Shin Hye.

Other Cast : Yoon Eun Hye. Joo Ji hoon. SeoHyun (SNSD). Park Jiyeon (T-Ara). Park Se-young. Ok Taecyeon (2PM). Kang Min Hyuk (CNBLUE). Dll

Cameo       : Lee Jong Suk, Cho Kyuhyun (Super Junior), Lee Bo Young.

Genre        : Romance, Hurt, Friendship, School-life.

Author      : Upi Hwang

Cover By  : Dyah Fitriana (Cover Fanfiction (CF))

Lenght     : Chapter







Warning!




       Sebenarnya ini fanfic requestan bestie author, #SI. Dia dulu suka banget sama couple ini, tapi gak tau sekarang. Ff ini juga pernah di publish di blog pribadi author yang terbengkalai. Dan author terharu pas ada yang minta sequel. Baiklah author akan bikin sequelnya. Jadi ini adalah sequel dari oneshoot author itu.
      Typo pasti, OOC mungkin. Abal-abal banget, alur kecepatan, gaje. Ide pasaran. Apabila ada kesamaan alur, itu murni ketidak sengajaan.         Sesungguhnya para tokoh bukan milik author, melainkan milik agensi dan orang tua masing-masing, author hanya memakai mereka untuk keperluan cerita.









Part 3.


Happy Reading-
(Don't like, don't read!)




#Molla! Biarlah waktu yang menjawabnya.#









       Ny. Jung menggeleng cepat, kemudian ia membawa Shin Hye masuk dan duduk di ruang tamu. ''Ngomong-ngomong, apa kalian berangkat bersama?'' Shin Hye dan Yong Hwa yang sedang minum sama-sama tersedak ketika mendengar pertanyaan mendadak itu. Ny. Jung mengerutkan keningnya melihat reaksi dua orang di hadapannya saat ini.
        ''Itu ano......''
        ''Tentu saja tidak!'' jawab Yong Hwa cepat. ''Lagipula aku tidak mau jika pergi bersama!'' lanjutnya. Entah mengapa mendengar pernyataan itu membuat hati Shin Hye sedikit sedih. *Ada apa ini? Bukankah aku tidak menyukainya?* batinnya.
       Ny. Jung yang mendengar jawaban itu langsung memukul kepala Yong Hwa. ''Yak eomma, app.....''
        ''Perkataanmu kasar sekali!'' potong sang eomma. Lalu sang eomma menatap Shin Hye. ''Maafkan dia ne, Shin Hye-ya,'' ucapnya. Shin Hye mengangguk lengkap dengan sebuah senyuman. ''Hemm lalu apa yang membawamu kemari Shin Hye-ya?''
         ''Ah ne, aku hampir lupa!'' ucap Shin Hye. Kemudian Shin Hye mengambil bingkisan yang membawanya kesini. Dan memberikannya kepada Yong Hwa eomma. ''Ige, eomma membuat kue, dan ingin memberikannya kepada bibi. Semoga bibi menyukainya,'' ucapnya sambil tersenyum.
        Ny. Jung mengambil bingkisan itu lalu melihat isinya. ''Bibi pasti menyukainya, apalagi jika kamu yang membuatnya.''
      Shin Hye tersipu malu mendengarnya. Kemudian Shin Hye meminum tehnya sekali lagi sebelum pamit pulang.
       ''Eh, sudah mau pulang?'' Shin Hye mengangguk. ''Kau baru datang. Kenapa......''
       ''Ini sudah sore bi, lain kali aku akan mampir lagi. Aku janji,'' potong Shin Hye sambil tersenyum.
        ''Araseo. Mau ku suruh Yong Hwa mengantarmu?'' Shin Hye menggeleng.
       ''Tidak usah bi, sepertinya Yong Hwa-ssi, sedang lelah!'' Ny. Jung hanya mengangguk. Ia mengantar Shin Hye sampai ke depan gerbang.
        ''Hati-hati!'' Shin Hye mengangguk, setelahnya ia langsung masuk ke dalam Taxi yang sudah berhasil ia hentikan.







¤¤¤¤









        Hari ini ia sedang berjalan seorang diri menuju ke universitas. Kadang ia suka iri dengan Seohyun. Karna wanita itu selalu dijemput dan diantar oleh Yong Hwa, padahal jelas-jelas dialah tunangannya. Ya meskipun Shin Hye tau Seohyun dan Yong Hwa sepasang kekasih, tapi tetap saja, dialah tunangan pria itu!. Shin Hye segera menggelengkan kepalanya ketika ia memikirkan kenyataan bahwa ia adalah tunangan si pria bodoh itu. ''Aku sudah gila, sudah gila!'' gumamnya.
        Langkahnya terhenti ketika ia melihat Jong Suk yang baru saja turun dari bis, ia senang melihatnya. Karna sudah beberapa hari ini ia dan pria itu tak saling mengabari.
       ''Jong suuuuuuuk,'' panggil Shin Hye sangat pelan. Ia akan memanggil namun tidak jadi, ketika ia melihat Jong Suk mencium yeoja yang berada di depannya.
        ''Ne bye Chagia! Hati-hatilah!'' ucap Jong Suk sambil melambaikan tangannya kepada Yeoja yang bersamanya itu. Shin Hye yang di anugerahi pendengaran baik, mampu mendengar ucapan itu.
         ''Ne kau juga,'' ucap yeoja itu
yang ternyata adalah Lee Bo young kekasih Lee Jong Suk.
        Shin Hye melihat mereka berpisah di perempatan jalan. Betapa hancur hatinya saat ini. Sudah iri dengan hubungan Seohyun-Yong Hwa, ia juga melihat pria yang ia sukai sudah mempunyai kekasih. Berciuman pula di hadapannya!.
       Shin Hye mengalihkan pandangannya saat Jong Suk melihat kearahnya. ''Ouh Shin Hye-ssi,'' panggilnya sambil berjalan kearahnya.
       Shin Hye menengok kikuk dan tersenyum. ''Ouh Jong Suk-ssi,'' ucapnya dengan senyum yang dipaksakan.
       ''Sedang apa disini?''
       ''Tentu saja mau ke kampus, memangnya mau apa lagi, hehehe.'' Masih dengan senyum yang dipaksakan ia menjawab.
        ''Lalu kenapa masih disini? Bukankah jam pelajaran akan segera dimulai?'' tanyanya lagi sambil melihat ke jam tangannya.
        ''Ouh ne, kau benar. Kalau begitu aku pergi dulu ne, annyeong.'' Shin Hye berlalu kaku dari hadapan Jong Suk setelah mengatakan hal itu.

.
.
.
.
.

      Shin Hye terus berdiam diri sejak pagi tadi. Jiyeon dan Seyoung menatap bingung diri Shin Hye. ''Yak eonni, ada apa?'' tanya Jiyeon yang jengah dengan sikap berdiam diri Shin Hye.
      Shin Hye menggeleng. ''Ouh ayolah Shin Hye-ya,'' ujar Seyoung memaksa.
      Shin Hye yang melihat tatapan memelas dari dua sahabatnya itu menghela nafas, lalu ia menceritakan kejadian yang tadi ia lihat. Kejadian yang membuatnya jadi seperti ini.
       Jiyeon dan Seyoung mengangguk mendengar cerita Shin Hye. Lalu Seyoung mengusap lembut punggung Shin Hye.
       ''Eonni jangan sedih ne!'' ucap Jiyeon dengan cengirannya. Melihat hal itu membuat suasana hati Shin Hye sedikit terobati. *Baiklah, aku akan melupakannya!* batin Shin Hye penuh tekad.







¤¤¤¤












      Disaat hubungan Seohyun-Yong Hwa semakin romantis, Shin Hye malah sedang menata kembali hatinya yang terluka karna seorang Lee Jong Suk. Sungguh nasib percintaan Shin Hye tak seberuntung Yong Hwa.
      Hubungannya dengan Yong Hwa pun tanpa ia dan Yong Hwa sadari, sudah semakin dekat. Itu membuat Seohyun sedikit curiga dengan hubungan mereka.
      Seperti saat ini, ketika Shin Hye lewat di hadapan Yong Hwa. ''Hei nona Shin. Kau dipanggil tuh!'' ucap Yong Hwa dengan nada mengejek. Di sampingnya, Taecyeon dan Min Hyuk hanya menggeleng melihat tingkah sahabatnya itu.
      ''Berhentilah menggodaku!'' ucap Shin Hye kesal. Lalu ia pergi tak menghiraukan kicauan Yong Hwa. Dan dari samping, tanpa ia ketahui, Jiyeon datang dan memukul kepala Yong Hwa dengan buku yang lumayan tebal.
       ''Aw, yak Jiyeonnie, appeo!'' teriak Yong Hwa sambil memegangi kepalanya. Jiyeon hanya menatap Yong Hwa kesal.
        ''Berhentilah mengganggunya oppa! Perhatikan saja gadismu itu!'' ucap Jiyeon, lalu tanpa dosa ia melewati Yong Hwa begitu saja tanpa meminta maaf.
        Ia menengok dan ternyata benar di kejauhan ada seorang Seohyun sedang menatap tak suka. Yong Hwa tak menyadari tatapan tak suka itu. Dia hanya tersenyum dan melambaikan tangan, setelahnya ia berjalan kearah Seohyun.








¤¤¤¤








       Sudah tiga hari setelah hari itu, hari dimana Seohyun melihat Shin Hye yang sedang di goda oleh Yong Hwa. Sekarang Shin Hye bersama kedua sahabatnya sedang berada di taman universitas.


       ''Sepertinya kalian semakin dekat saja!'' komentar Se young yang langsung mendapatkan tatapan bertanya-tanya dari Jiyeon dan Shin Hye.
       ''Siapa yang kau maksud eonni?'' tanya Shin Hye yang mendapat anggukan dari Jiyeon.
       ''Siapa lagi kalau bukan Yong Hwa-ssi! Cincin yang kalian pakai saja sama!'' lanjutnya.
       ''Mwo? jeongmal?'' tanya Jiyeon yang menatap Shin Hye.
      ''Be... benarkah?'' tanya Shin Hye gugup ''Aaaah itu mungkin hanya ketidaksengajaan!'' ucap Shin Hye setenang mungkin agar kedua temannya ini tidak curiga.
       Jiyeon yang mendengar jawaban Shin Hye mengangguk. Entah dia terlalu polos atau apa, padahal walaupun Shin Hye menjawab dengan tenang, di wajahnya tersirat kegugupan yang luar biasa. Seyoung menyadari itu.
       ''Ne, itu mungkin ketidaksengajaan eonni!'' ucap Jiyeon pada Seyoung. ''Shin Hye eonni tidak mungkin berpacaran dengan Yong Hwa oppa, karna kita semua tau kalau oppa itu sudah punya kekasih!''
       ''Cih, kau bicara seolah-olah kau tau siapa yang menjadi kekasihnya. Padahal sebenarnya kau juga tidak tau mana kekasih Yong Hwa-ssi,'' ucap Seyoung. Jiyeon hanya nyengir kuda.

        ''Shin Hye-ssi!'' panggil seseorang saat Trio Park sedang bersenda gurau.
          ''Ne?'' ucap Shin Hye bingung.
         '' Bisakah kita bicara hanya berdua saja, nanti?'' ucapnya langsung.
        ''Yak apa-apaan ini?'' marah Jiyeon, karna ia tidak suka dengan nada bicara seseorang yang sekarang di depan mereka. Jiyeon akan menjambak rambut wanita itu namun tangannya ditahan oleh Se-young, seyoung juga menggeleng untuk memberi isyarat kepada Jiyeon.
       ''Gwaenchana Jiyie-ya,'' ucap Shin hye. ''Ne araseo! Kau ingin bicara dimana?'' tanya Shin Hye pada yeoja yang ada di depannya. Yeoja itu memberikan alamatnya, dan berlalu. Setelah Yeoja itu pergi, Jiyeon terus mengoceh ketidaksukaannya kepada yeoja tadi.
      ''Memangnya siapa dia? Heoh sombong sekali dia! Kalian lihat kan tadi bagaimana cara bicaranya?'' kesal Jiyeon.
       ''Namanya Seo Joo hyun namun ia sering dipanggil Seohyun. Dia juga orang yang tadi sedang kita bicarakan!'' ucap Seyoung.
       ''Eonni kau kenal dengannya?'' tanya Shin Hye. Seyoung mengangguk kembali.
       ''Dia hobaeku di fakultas kedokteran. Dia kekasihnya Jung Yong Hwa!'' Jelas Seyoung. Shin Hye diam seketika, Jiyeon terkejut.
       ''Heoh? Bagaimana mungkin Yong Hwa oppa menyukainya?'' kaget Jiyeon tak percaya. ''Oppa ku menyukainya? Heoh pasti dia sudah gila!'' pekik Jiyeon.

.
.
.
.
.
.


       Shin Hye memasuki sebuah kafe. Ia mengedarkan pandangannya, mencari sosok yang mengajaknya bicara di tempat ini. Dan ia melihat sosok itu di bangku pojok ruangan. Dengan segera Shin Hye memasuki kafe itu dan duduk di hadapan wanita itu.
       ''Mianhae, apa kau sudah lama?'' tanya Shin Hye yang baru duduk. Seohyun menggeleng. Ya yeoja yang ingin bicara dengan  Shin Hye adalah Seohyun. Sekarang mereka sedang berada di Queens kafe.
       ''Aku langsung saja!'' ucap Seohyun, Shin Hye mengangguk. ''Sebenarnya ada hubungan apa kau dengan Yong Hwa oppa?'' tanyanya.
       ''Mmwo?'' Shin Hye mengerutkan keningnya.
       ''Jangan pura-pura tidak mengerti kau! Akhir-akhir ini Yong Hwa sering mengabaikanku!'' Namun Shin Hye tertawa.
      ''Lalu apa urusannya denganku?'' tanyanya tersenyum menyepelehkan.
        ''Tentu ada! Sekarang dia seperti menjauhiku. Dan aku sering melihatnya sedang berdua denganmu!'' ucap Seohyun marah. Seohyun tersenyum sinis. ''Ahh apa kau mencintainya?'' tanya Seohyun. Shin Hye menatap Seohyun tak percaya dan dengan lantang berkata *Iya*. Seohyun terkejut dan di matanya sudah ada butiran airmata.
      Kemudian dia pergi meninggalkan Shin Hye. Shin hye meminum kopinya dan bergumam.  ''Mencintainya?'' Ia tersenyum sinis pada dirinya sendiri. ''Can I love
him? Molla! Biarlah waktu yang menjawabnya!'' gumamnya.









¤¤¤¤











        ''Hei,'' Shin Hye menengok namun tak menanggapi senyum pria yang baru saja tersenyum padanya. Shin Hye hanya mengangkat sudut bibirnya, menjadi guratan sinis. ''Hei, apa aku sudah membuat salah kepadamu?'' tanyanya sambil mencoba mensejajarkan jalannya dengan Shin Hye.
       Shin Hye tak menghiraukannya, ia malah terus berjalan. ''Yak, Park Shin Hye-ssi,'' teriaknya. Shin Hye menghentikan langkahnya, lalu ia berbalik untuk melihat pria yang baru saja meneriakki namanya. Ia menatap pria itu lekat.
        ''Siapa kau? Jangan menyapaku seolah-olah kita saling mengenal!'' tanya dan ucap Shin Hye datar.
        Pria itu tersenyum ketika Shin Hye menanyakan hal itu, ia senang akhirnya Shin Hye mulai peduli padanya. Kemudian ia mengulurkan tangannya. Shin Hye melihat itu, tapi ia kembali menatap pria itu.
        ''Naneun...........''







¤¤ TBC ¤¤






05 Juli 2016


Can I Love You? (Part 2) - Upi Hwang [Chapter]

Can I Love You? (Part 2) - Upi Hwang [Chapter]







Cast           : Jung Yong Hwa (CNBLUE), Park Shin Hye.

Other Cast : Yoon Eun Hye. Joo Ji hoon. SeoHyun (SNSD). Park Jiyeon (T-Ara). Park Se-young. Ok Taecyeon (2PM). Kang Min Hyuk (CNBLUE). Dll

Cameo       : Lee Jong Suk, Cho Kyuhyun (Super Junior).

Genre        :Romance, Hurt, Friendship, School-life.

Author      : Upi Hwang

Cover By  : Dyah Fitriana (Cover Fanfiction (CF))

Lenght     : Chapter







Warning!


       Sebenarnya ini fanfic requestan bestie author, #SI. Dia dulu suka banget sama couple ini, tapi gak tau sekarang. Ff ini juga pernah di publish di blog pribadi author yang terbengkalai. Dan author terharu pas ada yang minta sequel. Baiklah author akan bikin sequelnya. Jadi ini adalah sequel dari oneshoot author itu.
      Typo pasti, OOC mungkin. Abal-abal banget, alur kecepatan, gaje. Ide pasaran. Apabila ada kesamaan alur, itu murni ketidak sengajaan.         Sesungguhnya para tokoh bukan milik author, melainkan milik agensi dan orang tua masing-masing, author hanya memakai mereka untuk keperluan cerita.









Part 2.


Happy Reading-
(Don't like, don't read!)




#Molla! Biarlah waktu yang menjawabnya.#









       *Aigo jangan katakan jika gadis yang dijodohkan denganku adalah dia!* batin Yong Hwa.
      Namun ternyata bukan hanya Yong Hwa yang membatin, namun gadis yang sebentar lagi akan menjadi tunangannya pun melakukan hal yang sama, bertanya-tanya dalam hatinya.
      *Aigo apa-apaan ini? Jangan bilang jika yang dijodohkan denganku adalah orang aneh ini?* batin Shin Hye.

       ''Baiklah karna semuanya sudah datang, bagaimana kalau kita mulai acaranya?'' saran Tn. Jung yang mendapatkan anggukan dari semua yang hadir.



-skip time-



       Acara pun selesai. Sekarang Shin Hye dan Yong Hwa sudah resmi bertunangan. Mereka adalah tunangan yang tak pernah akur, karna dihati mereka sudah ada cinta masing-masing.        Buktinya sekarang mereka sedang bertengkar hanya karna masalah kecil. ''Yak kau, kenapa kau menerobos antrianku?'' tanya Shin Hye sedikit berteriak. Yong Hwa menatap Shin Hye lalu ia tersenyum mengejek.
       ''Hei Shin Hye-ya, dengar ne. Ini bukan rumahmu jadi terserah padaku!'' ucap Yong Hwa tak mau disalahkan. Urat-urat kekesalan sudah mulai muncul di dahi Shin Hye kalau saja teman-teman pria itu tak mencegah, mungkin saja sekarang Yong Hwa sudah babak belur oleh pukulan Shin Hye.

.
.
.

         Shin Hye memakan makanannya dengan sedikit kasar dengan bibir yang masih dimanyunkan. Tatapannya marah memandang pria yang sekarang berada jauh di depannya. Jiyeon dan Se-young hanya menggelengkan kepala mereka melihat ekspresi Shin Hye yang seperti itu.
        ''Sudahlah Shin Hye-ya, jangan seperti itu!'' ucap Se-young.
        ''Ne eonni, lebih baik kau ceritakan kepada kami siapa pria yang sudah menemukan dompetmu itu!'' ucap Jiyeon antusias. Se-young mengangguk.
        ''Ne sepertinya itu lebih baik!''
        ''Namanya Lee Jong Suk!'' Jiyeon semakin antusias ketika eonninya menyebutkan nama sang pria. ''Aku juga tidak tau kenapa dompet itu bisa ada di tangannya. Dan saat kami sedang bicara, tiba-tiba saja Min Hyuk-ssi datang!''
        ''Untuk apa dia datang?'' tanya Jiyeon kesal. Se-young hanya tersenyum melihat Jiyeon yang mengerucutkan bibirnya.
         Shin Hye menggeleng, ''tapi aku tau nama pria itu dari Min Hyuk-ssi. Dia juga yang sudah memperkenalkan kami.''
         ''Benarkah? Jadi mereka saling mengenal?'' tanya Se-young. Shin Hye mengangguk. ''Lalu sekarang kau dan Jong Suk-ssi, bagaimana hubungan kalian?'' tanyanya. Shin Hye menatap Se-young polos.
         ''Bagaimana maksudmu?''
         ''Ya ampun eonni,'' ucap Jiyeon gemas. ''Maksudnya, apa kalian sedang berkencan?'' tanya Jiyeon. Shin Hye yang mendengarnya langsung menggeleng cepat.
          ''Ya tidak seperti itu juga! Kami hanya berteman,'' ucap Shin Hye. Jiyeon dan Se-young mengangguk mengerti.
        ''Tapi kau menyukainya kan eonni?'' tepat! Sebuah pertanyaan yang tepat diberikan oleh Jiyeon. Shin Hye membulatkan matanya dan menatap Jiyeon tak percaya. *Bagaimana dia bisa menebaknya?* batin Shin Hye bertanya-tanya. Shin Hye memalingkan wajahnya. Tanpa menjawab Jiyeon, ia langsung meminum minumannya yang terabaikan olehnya.
         ''Hei, apa kalian ingin jalan-jalan akhir pekan ini? Kudengar ada film bagus di bioskop! Bintangnya Lee Yo Won,'' ucap Shin Hye mengganti topik pembicaraan. Jiyeon mendengus karna pertanyaannya diabaikan, sedangkan Se-young hanya geleng-geleng kepala.
         ''Kau mulai lagi eonni!'' gumam Jiyeon. Shin Hye hanya nyengir tanpa dosa.






¤¤¤¤







        ''Seohyun-ah.''
        ''Ne oppa, waeyo?'' tanya Seohyun pada Yong Hwa yang baru saja memanggilnya.
        ''Akhir pekan ini, mau menonton?'' tanyanya penuh harap. Seohyun tampak berfikir. Cukup lama, sebelum akhirnya ia mengangguk. Seohyun pun tersenyum, senyuman yang sangat manis di mata Yong Hwa. Tapi percayalah, itu hanya senyum palsu, karna sebenarnya banyak rahasia yang di sembunyikan oleh Seohyun dari Yong Hwa. *Mianhae, oppa.* batin Seohyun lirih.
         ''Sudah sore, biar kuantar pulang kau,'' ucap Yong Hwa sambil bangkit. Seohyun mengangguk, lalu ia ikut bangkit. Mereka berjalan dengan bergandengan tangan sampai ke tempat dimana mobil Yong Hwa terparkir.

.
.
.
.

        Cukup dua puluh menit untuk sampai di rumah Seohyun yang megah. Seohyun turun dari mobil itu, lalu ia tersenyum dan melambaikan tangannya kearah Yong Hwa. Setelahnya mobil Yong Hwa pergi dari depan rumahnya.
        Seohyun pun akan masuk. Namun saat ia membalikkan badannya, betapa terkejutnya ia melihat seorang pria yang sedang menatapnya marah. Seohyun gentar, ia gemetaran bahkan ia bergetar hebat meski ia sudah menggenggam tali tas selempangnya.
        ''Kyu... Hyun,'' gumamnya dengan bibir bergetar. Di matanya tersirat rasa bersalah.
        Pria bernama Kyuhyun itu berjalan mendekat kearah Seohyun yang masih terpaku di tempatnya terakhir berdiri. ''Jadi karna pria kaya itu kau meninggalkanku, Seohyunnie?'' tanya Kyuhyun dengan penuh penekanan. Di matanya sekarang hanya tersirat kemarahan. Seohyun menggeleng. ''Cih, lalu karna apa?'' tanya Kyuhyun lagi.
          ''Mianhae, jeongmal mianhae.''


        Dan disinilah mereka, di kafe Elf. Kafe tempat pertama kali Seohyun dan Kyuhyun berkencan. ''Jelaskan!'' pinta Kyuhyun. Seohyun menatap Kyuhyun sebelum akhirnya ia bercerita.





        Flashback.




        Hari itu adalah hari yang tak terduga bagi Seohyun. Karna setelah hampir dua jam menunggu Kyuhyun menjemputnya, namun sang kekasih tak jua datang. Dan lebih parahnya hujan turun dihari yang jelas-jelas cerah. Seohyun terus menggerutu hingga ada sebuah mobil berhenti dihadapannya.
        ''Seohyun-ssi? Sedang apa?'' tanya sang pemilik mobil yang tak lain adalah Jung Yong Hwa. ''Cepat masuk! Aku akan mengantarmu,'' ucapnya lagi. Tapi Seohyun tetap diam, membiarkan air hujan turun semakin deras. ''Ayolah, tunggu apa lagi?''
         Seohyun ragu, hingga sebuah sms masuk dari Kyuhyun diterimanya.


    Mianhae Seohyunnie, aku tak bisa menjemput! Ada hal mendadak yang tak bisa ku tinggalkan,


        Begitulah isi pesan singkat dari sang pemilik hati. Seohyun menatap kembali Yong Hwa yang masih setia menunggunya. Sebelum ia tersenyum dan mengangguk. Setelahnya tubuh kurusnya itu masuk ke dalam mobil. Dan Yong Hwa mengantarnya.
        Sesampainya di rumah, Seohyun langsung masuk. Dan betapa terkejutnya ia kala melihat ayahnya sudah berada di rumah pada jam segini. ''Appa sudah pulang?'' ucapnya.
        ''Siapa pria itu?'' tanya sang ayah tanpa menjawab pertanyaan Seohyun. Seohyun mengerti siapa yang dimaksud ayahnya itu.
        ''Jung Yong Hwa, putra tunggal pemilik Jung kontruksi, dan cucu dari pemilik Jung Hospital,'' jelas Seohyun.
        Sang ayah mengangguk-angguk. ''Kalau begitu jadikan dia milikmu!'' ucap sang ayah langsung. Seohyun membulatkan matanya tak percaya dengan apa yang baru saja didengarnya.
        ''Tapi kenapa aku harus mendekatinya, appa?'' tanya Seohyun langsung.
        ''Dia menyukaimu!''
        ''Tapi aku tak menyukainya!'' pekik Seohyun.
        ''Appa tidak peduli! Kau harus mendekatinya dan menjadikannya milikmu! Kalau kau tak mau jatuh miskin,'' ucap ayahnya.
        ''Apa maksudmu, appa?'' tanya Seohyun. Ia mengerutkan keningnya.
        ''Appa bangkrut, dan jika kau tak mendapatkan pria itu. Kita akan jatuh miskin!'' jelas sang ayah.
         ''Tapi appa, tetap sa......,'' ucapannya terhenti kala sang ayah sudah meninggalkannya di ruang tamu. Itu tandanya sang ayah tak mau ada penolakkan. ''Appa,'' ucap Seohyun lirih tanpa suara.




               Flashback End.



       Kyuhyun menggenggam tangan Seohyun. Sedangkan Seohyun, ia sudah terisak. ''Mianhae, jeongmal mianhae,'' isaknya. Kyuhyun yang tak sanggup melihat kekasihnya itu menangis, akhirnya duduk disamping sang gadis dan memeluk erat sang gadis.






¤¤¤¤






          ''Heoh apa-apaan eommaku itu!'' gerutu Shin Hye didepan rumah seseorang dengan sebuah kotak di tangan kanannya. Sekarang ia sedang menutupi wajahnya dengan topinya, karna sekarang ia memang sedang memakai topi putih di kepalanya. Karna ia takut sesuatu yang tak diinginkannya terjadi saat ada salah satu temannya mengenali dia sedang menuju ke rumah yang notabennya adalah musuhnya sendiri.



     Tiiiiiit,



      Shin Hye terlonjak kaget saat klakson mobil berbunyi. Lalu pemilik mobil menyembulkan kepalanya melalu kaca yang terbuka. ''Hei nona, menyingkirlah!'' ucapnya sedikit kesal karna gadis itu masih terpaku di depan pintu gerbangnya.
      Dengan gerakan kaku, Shin Hye berbalik dan melihat Yong Hwa yang terkejut ketika melihatnya. Setelahnya ia melihat Yong Hwa yang tekikik.
        Shin Hye yang melihatnya menjadi sebal sendiri, bagaimana bisa orang itu tertawa seperti itu setelah sebelumnya ia terkejut bukan main.
       ''Yak ada apa dengan pakaian itu? Apa kau seorang penguntit sekarang?'' ejeknya sambil menunjuk diri Shin Hye. Shin Hye yang melihatnya hanya bisa mendengus kesal.
       ''Ini juga karna terpaksa, kau tau!'' ucapnya marah.
       Bukannya menjawab, Yong Hwa malah terus tertawa. Shin Hye akan marah, namun gerbang itu sudah terbuka. ''Nona kau ditunggu nyonya didalam,'' ucap penjaga yang baru saja membukakan pintu gerbang itu.
       Shin Hye mengangguk lalu ia masuk. Di belakangnya Yong Hwa juga masuk dengan diiringi tertawa yang tak henti-hentinya. Entah kenapa Yong Hwa sangat menyukai jika ia berhasil membuat Shin Hye kesal atau marah-marah. Karna menurutnya itu adalah hiburan tersendiri bagi Yong Hwa.
       Pintu utama sudah terbuka, bahkan saat Shin Hye baru akan menuju kesana. *Rumah ini lima kali lebih besar dari rumahku!* batin Shin Hye. *Apa karna ini appa dan eomma memaksaku menjadi tunangan pria menyebalkan itu?* lanjutnya membatin.
       Tanpa sadar ia sudah sampai di depan pintu rumah itu. Ia mematung hingga, ''Apa yang kau lakukan disitu? Menyingkirlah!'' ucap Yong Hwa yang sudah sampai juga, ia menggeser tubuh Shin Hye kasar hingga menyebabkan tubuh Shin Hye oleng dan jatuh dengan tidak elitnya.
        Yong Hwa terkejut, begitu pula eommanya yang baru saja turun untuk menemui calon menantunya itu. Mereka sama-sama membulatkan matanya. Sedangkan Shin Hye yang sadar diperhatikan hanya menundukkan kepala, lalu dengan segera bangkit berdiri. Ia membungkuk meminta maaf. ''Maafkan aku bibi,'' ucapnya lemah.
         Ny. Jung menggeleng cepat, kemudian ia membawa Shin Hye masuk dan duduk di ruang tamu. ''Ngomong-ngomong, apa kalian berangkat bersama?'' Shin Hye dan Yong Hwa yang sedang minum sama-sama tersedak ketika mendengar pertanyaan mendadak itu. Ny. Jung mengerutkan keningnya melihat reaksi dua orang dihadapannya saat ini.
        ''Itu ano......''








¤¤ TBC ¤¤






04 Juli 2016








You & I - Upi Hwang [OneShoot]

You & I - Upi Hwang [OneShoot]
Cast             : Kim Ji Ah aka Jia, Cho Kyuhyun
Other Cast  : Bae Suzy, Kim Soo Hyun, Ham Eunjung, Krystal Jung, Ok Taecyeon dll
Genre         : School-life, Romance, Friendship, Family.
Cover By     : Dvsnt_art
Author        : Upi Hwang
Lenght        : Oneshoot









    Tahun pelajaran  baru, baru saja dimulai. Banyak wajah - wajah baru yang menghiasi sekolah di Korea Selatan, termasuk Seoul High School. Disana juga banyak wajah-wajah baru yang menghiasi sekolah itu.
     Dan di sekolah itu juga terukir sebuah perasaan yang dirasakan oleh Kim Ji Ah, atau biasa dipanggil Jia. Jia adalah salah satu pelajar kelas dua di Seoul High School. Dia seorang yeoja yang ceria, supel dan baik. Oleh sebab itu, dia banyak dikenali oleh siswa-siswi Seoul High School, baik teman seangkatan maupun sunbaenim atau teman diatasnya. Dia berteman baik dengan Bae Suzy dan Ham Eunjung.
    Dia menyukai seorang Cho Kyuhyun, teman seangkatannya. Dia juga sudah berusaha untuk jauh lebih dekat dengan Kyuhyun, namun hasilnya nihil dikarnakan sikap Kyuhyun yang cuek dan dingin.
    Berbagai cara sudah ia lakukan, termasuk meminta Taecyeon untuk mendekatkannya dengan Kyuhyun. Kenapa ia meminta tolong pada Taecyeon? Itu karna Taecyeon merupakan kekasih dari Ham Eunjung, sahabatnya. Dan Taecyeon juga merupakan salah satu senior yang akrab dengan Kyuhyun.
    Dan yang harus kalian ingat! Kim Ji Ah adalah adik dari seorang Kim Soo Hyun. Yah Kim Soo Hyun teman seangkatan Taecyeon yang merupakan salah satu bintang basket sekolah, ia senior dari seorang Cho Kyuhyunm baik di pelajaran ataupun di organisasi.



       *************


    ''Ugh panasnya,'' keluh seorang yeoja berambut panjang.
    ''Kau benar Jia-ah,'' timpal seseorang berambut pendek yang duduk disamping yeoja yang dipanggil Jia atau Kim Ji Ah.
     ''Hah, dimana Bae Suzy sekarang? Apa dia masih sibuk pacaran dengan oppaku?'' tanya Jia yang hanya mendapat angkatan bahu dari orang yang berada disampingnya. Jia kesal, lalu menengok kesamping kirinya, disana terdapat seorang yeoja berambut pendek yang asik dengan ponselnya. ''Yak  Eunjung eonni, apa kau mendengarkanku heoh?'' teriak Jia dan yang diteriaki hanya nyengir kuda, lalu Eunjung menggeleng dengan wajah polosnya. Kemudian ia memperlihatkan earphone yang menempel ditelinganya. Jia hanya mendengus melihat hal itu.
    Tak lama berselang, yeoja yang dicari oleh Kim Ji Ah datang dihadapan mereka, dialah Bae Suzy, teman seangkatannya sekaligus kekasih dari oppanya, Kim Soo Hyun.
    ''Maaf sudah membuat kalian menunggu,'' ucapnya, lalu duduk di depan Jia dan Eunjung.
    ''Kau dari mana saja Suzy-ah? Kau membuatku jamuran karna terlalu lama menunggumu.'' ucap Jia kesal, Suzy hanya nyengir lebar dengan wajah innocentnya.
     ''Hehhehe,''
    kemudian ia memberikan minuman kaleng pada dua yeoja itu. ''Hei bagaimana  hubunganmu dengan Kyuhyun-ssi?'' tanya Suzy. Pertanyaan yang membuat Jia murung. Jia membuka tutup minumannya, lalu menenggak minuman itu dengan sedikit kasar.
     ''Tidak ada kemajuan! Jangankan untuk saling menyapa, tersenyum juga tidak!'' ucap Jia frustasi. Eunjung dan Suzy hanya menatap iba kepada Jia.
     ''Kau jangan menyerah ne Jia-ah,'' ucap Eunjung yang sudah mengalihkan perhatiannya dari ponselnya kepada Jia. Di mengetahui semua perjuangan Jia dalam mendekati Kyuhyun, jadi ia mengerti apa yang dirasakan oleh Jia saat ini.
    ''Ne, eonn gomaweo semangatnya.'' ucap Jia dengan senyum yang dipaksakan.


           *************


     ''Kyuhyun-ssi,'' panggil seseorang pada namja bernama Kyuhyun. Kyuhyun menengok, ia terlihat lelah, dikarnakan ia baru saja selesai latihan bersama timnya.
    ''Ada apa Krystal-ssi?'' tanya Kyuhyun dingin, pada gadis yang memanggilnya, gadis yang notabennya adalah adik kelasnya.
    ''Ige, ambilah!'' ucap Krystal sambil menyodorkan sebuah handuk kecil, Kyuhyun mengaambilnya.
    ''Gomaweo,'' ucapnya sebelum meninggalkan lapangan menuju ke loker pria.
  Krystal yang ditinggal Kyuhyun hanya bisa terharu, karna handuk darinya diterima oleh  Kyuhyun.

   Biasanya yang melakukan hal itu adalah Kim Ji Ah, namun sayang handuk yang diberikan Jia tak pernah diambil, dan hari ini ia tidak melakukan hal itu, karna ia sedang sibuk mengerjakan tugas dari Kang Songsaengnim bersama Suzy.


       *************

    Saat jam istirahat, di kantin.


    ''Kau tadi kemana heoh?'' tanya Eunjung pada Suzy dan Jia yang baru datang.
    ''Kami mengerjakan tugas dari Kang songsaengnim, eonni.'' ucap Suzy, sedangkan Jia masih sibuk memesan makanan untuknya dan Suzy.
    ''Memangnya kenapa eonni?'' tanya Jia ketika baru saja duduk. Eunjung meminum minumannya.
    ''Kau tau? Anak baru bermarga Jang itu sudah berani secara terang-terangan mendekati Kyuhyun!'' ucap Eunjung sedikit jutek. Suzy yang baru minum tersedak, akan tetapi Jia terlihat biasa saja, namun tetap saja tersirat raut ke khawatiran di wajah Jia. ''Kenapa kau biasa saja Jia-ah?'' tanya Eunjung.
     ''Yah itu wajar saja, karna Kyuhyun memang keren dan tampan, jadi wajar dong banyak anak baru yang menyukainya.'' jawab Jia santai. Suzy hanya mengangguk, sedangkan Eunjung menggeleng.
    ''Kau salah Jia-ah, kukira dia sudah menjadi pesaingmu sekarang.'' ucap Eunjung.
     ''Maksudmu apa eonni? Dan sebenarnya dia itu siapa? Gadis yang bermarga Jung itu siapa?'' tanya Jia penasaran.
     ''Ne, dia itu tadi memberikan sebuah handuk dan yang lebih parahnya lagi, handuk itu diterima oleh Kyuhyun. Bukankah kau juga sering melakukan hal itu? Namun tak pernah diterima oleh Kyuhyun?'' tanya Eunjung, Jia berfikir lalu mengangguk. ''Dia itu Krystal Jung, adik dari Jessica Jung!'' ucap Eunjung histeris. Dan seketika wajah Jia menjadi kacau, ia murung. Benarkah krystal seberuntung itu? Tanya Jia dalam hati.
     ''Dan.....''
     ''Jungie-ah,'' belum selesai Eunjung bicara, sudah ada suara yang memanggilnya. Dia adalah Ok Taecyeon. Taecyeon terlihat lelah dengan keringat yang masih terlihat dikeningnya, Taecyeon lalu duduk disamping Eunjung. Melihat keringat yang masih bercucuran di dahi Taecyeon, Eunjung yang sigap langsung mengelap keringat itu dengan saputangan miliknya.
     ''Ini minumlah,'' ucap Eunjung menyodorkan minumannya yang masih terbilang banyak, Taecyeon menerima itu, ia tak peduli itu baru ataupun sudah diminum, Taecyeon langsung meminumnya. Suzy dan Jia yang melihat hal itu merasa jijik, namun yang diperhatikan hanya cuek.
    ''Hei, kudengar namja pujaanmu sedang dekat dengan hoobaenya tuh.'' ucap Taecyeon kepada Jia.
    ''Benarkah itu oppa?'' tanya Jia mencoba menyakinkan diri, jika itu tidak benar, namun nyatanya Taecyeon mengangguk. Itu berarti rumor kedekatan Kyuhyun dan Krystal benar adanya.
     ''Kau yang sabar yah Jia-ah, belum tentu mereka jadian.'' ucap Suzy, ( Calon kakak ipar yang baik :D ) yang mendapat anggukan dari Eunjung.
     ''Apa kau mau aku pertemukan lagi dengannya?'' tanya Taecyeon, Jia menggeleng lemah. ''Aigo, sudahlah kau jangan sedih ne!'' ucap Taecyeon sebelum pergi meninggalkan mereka berdua, karna bel masuk sudah berbunyi. Taecyeon dan Eunjung kembali ke kelasnya, begitu pula dengan Suzy dan Jia.

     Dikoridor, saat Jia dan Suzy menuju kekelas, mereka berpapasan dengan Kyuhyun yang baru saja berganti pakaian dengan tas yang tersampir dipundak kanannya dan ia terlihat membawa handuk kecil di tangan kirinya. Jia yang melihat hal itu hanya bisa menangis dalam diam.
   Kyuhyun melihat kearah Jia, ia melihat Jia memalingkan wajahnya ketika dirinya melihat kearah Jia. Bukan dengan wajah yang tersipu, atau terpesona. Tapi Jia memalingkan wajahnya dengan wajah yang sedih? Itulah yang dapat dilihat Kyuhyun lewat pandangan singkatnya terhadap Jia.

     Saat di kelas, Kyuhyun yang baru datang, melewati Jia dan Suzy untuk menuju ke bangkunya, karna memang Kyuhyun duduk dua bangku dibelakang Suzy dan Jia. Jika biasanya Kyuhyun lewat, Jia itu bisa histeris, namun kali ini jangan kan menatap kagum pada sosok Kyuhyun, menengok kearahnya saja tidak. Sebenarnya Kyuhyun tidak masalah akan hal itu, tapi entah kenapa melihat kelakuan Jia hari ini membuat seorang Kyuhyun penasaran.
    Tak lama setelah Kyuhyun duduk, Jang Sonsaengnim datang, menjelaskan materi pelajarannya hari ini.

 Bel pulang pun berbunyi.
 Jika biasanya Jia ngotot ingin pulang bersama Kyuhyun walaupun pada akhirnya ia selalu pulang sendiri karna Kyuhyun tidak ingin pulang bersamanya. Tetapi hari ini ia melengos begitu saja ketika melewati Kyuhyun di parkiran.
    ''Oppa, tunggu aku!'' teriak Jia ketika sudah berada dibalik punggung Kyuhyun, orang yang dipanggil oppa menengok dan mentap lekat pada diri Jia. Yah dialah Kim Soo Hyun,
     ''Ada apa Jia-ah?'' tanya Soo Hyun dengan nada heran.
     ''Hari ini oppa tidak pulang bersama Suzy kan?'' tanya Jia mencoba memastikan, Soo Hyun menggeleng.     ''Ne, dia bilang hari ini dia dijemput ayahnya.'' jawab Soo Hyun santai. ''Wae?'' tanya Soo Hyun melihat gelagat aneh adiknya. Biasanya Jia tidak seperti ini, dan wajahnya hari ini terlihat kusut, padahal dia itu orang yang selalu ceria apapun keadaannya.
       ''Aku ingin pulang bersama oppa.'' ucap Jia sambil mengambil helm yang ada di tangan Soo Hyun, helm yang biasa dipakai oleh Suzy.
     Soo Hyun yang menyadari perubahan adiknya, tidak mengatakan hal lain lagi, karna ia tak mau membuat suasana hati adiknya tambah kacau.
     Akhirnya Soo Hyun pulang dengan membonceng adiknya, Jia. Mereka melewati Kyuhyun yang sudah siap dengan motornya. Kyuhyun melihat kearah Jia, ketika mereka bersampingan, namun ia tak melihat kearah dirinya, atau tanda - tanda bahwa Jia akan melihat kearahnya. Kyuhyun yang menyadari perubahan yang aneh dari Jia, hanya bisa mengangkat bahunya dan bertanya-tanya. Sebenarnya ada apa dengan gadis itu? gumamnya pelan.
    Kyuhyun senang perubahan Jia yang sudah tidak mengejar-ngejar dirinya lagi, namun entah mengapa ketika melihat raut kesedihan diwajah ceria seorang Kim Ji Ah, malah membuat dirinya merasa bersalah. Ingin sekali rasanya ia bertanya langsung, sebenarnya ada apa? Namun rasa gengsi mengalahkan niatannya.



       *************


     Sudah empat hari ini Jia murung, tak ada lagi wajah ceria yang selalu terpampang dulu, bahkan kemarin Soo Hyun melihat Jia menangis didalam kamarnya.
Hari ini Jia tidak masuk dikarnakan sedang kurang sehat, Soo Hyun yang mengantarkan surat itu ke kelas Jia, disana kebetulan ada seorang Cho Kyuhyun, dan ia memutuskan untuk bicara padanya. Memang selama ini Soo Hyun cuek terhadap kisah cinta adiknya, namun bukan berarti ia tidak tau namja mana yang disukai oleh adiknya selama satu tahun belakangan ini.
     ''Kyuhyun-ah, bisakah kita bicara?'' tanya Soo Hyun ketika berada disamping Kyuhyun. Kyuhyun yang mendengar itu mengangguk. ''Sehabis pulang sekolah temui aku di atas sekolah!'' lanjutnya sebelum meninggalkan Kyuhyun dengan penuh pertanyaan.

    ''Hei ada apa, kenapa Soo Hyun sunbae ingin bicara denganmu?'' tanya Donghae, teman sekelas sekaligus teman tim basketnya, ketika Soo Hyun baru saja keluar dari kelas itu. Kyuhyun yang memang tidak tau hanya mengangkat bahunya. Donghae pun kembali ke kursinya. Kyuhyun melihat ke bangku yang biasanya ditempati oleh Jia, hari ini kosong. Kyuhyun yang tidak tau kenapa hanya merasa sedikit kehilangan.
    Tak lama berselang, Suzy masuk. Ia sempat melihat kearah Kyuhyun sekilas sebelum duduk di bangkunya. Ia melihat dengan tatapan benci dan marah? Itulah yang Kyuhyun rasakan.



       *************

    Bel pulang pun berbunyi, Kyuhyun segera bergegas menuju ke atap sekolah, dikoridor ia sempat berpapasan dengan Krystal, adik kelas yang di gosipkan menjalin kasih dengan dirinya. Krystal tersenyum namun Kyuhyun hanya melengos begitu saja.

    Ia pun sampai diatap sekolah, dengan nafas yang sedikit terputus-putus ia berjalan mendekat kearah Soo Hyun berada.
  Soo Hyun sudah berada diatap lima menit sebelum Kyuhyun berada disana.
    ''Ada apa sunbae?'' tanya Kyuhyun yang sudah mengontrol nafasnya. Soo Hyun menatap Kyuhyun. Lalu menarik nafas cukup panjang,

    ''Kau pasti tau bukan, bahwa adikku menyukaimu?'' Deg, Kyuhyun merasa jantungnya berhenti ketika Soo Hyun membahas tentang itu. Kyuhyun mengangguk. ''Maaf sebelumnya, sebenarnya aku tidak mau membicarakan ini, tapi sebagai seorang Oppa, aku juga sedih melihat adikku yang murung seperti saat ini.'' jelas Soo Hyun. Kyuhyun tertegun mendengarnya. Murung? Seorang Kim Ji Ah murung? Tapi kenapa? Itu lah isi hatinya saat ini.
       ''Aku tidak tau apa yang terjadi antara dirimu dengan adikku, tapi tidak bisakah kau memberinya harapan?'' lanjutnya, Kyuhyun diam saja. ''Jika kau tidak menyukainya, maka hentikanlah dia untuk terus berharap padamu. Tolaklah dia, jika kau menolaknya itu lebih baik. Kau bisa bermesraan dengan kekasihmu tanpa membuat adikku terluka. Tapi jika kau mendiamkannya, tak menghiraukannya namun kau malah bermesraan dengan wanita lain, itu akan menyakiti hatinya!'' ucap Soo Hyun dewasa.
       ''Aku tidak menyalahkanmu, tapi setidaknya. Tolaklah adikku, berhentilah membuatnya menerka-nerka. Toh selama ini kau tidak pernah menyukainya bukan?'' Kyuhyun tak menjawab, ia sedang mencerna apa yang dibicarakan oleh Soo Hyun. Otak cerdasnya serasa mati mendengar semua penuturan Soo Hyun.
  Soo Hyun menghela nafas, ketika memperhatikan raut frustasi diwajah Kyuhyun. ''Sudahlah, ku harap kau melakukan yang terbaik!'' ucap Soo Hyun, ia menepuk bahu Kyuhyun sebelum berjalan menjauhi atap menuju parkiran. Karna ia tak mau membuat Suzy menunggu.



       *************


    Esoknya Jia masuk, ia pergi bersama oppanya, diparkiran ia sudah ditunggu oleh dua sahabatnya, Bae Suzy dan Ham Eunjung. Wajah Jia sudah jauh lebih fresh dibandingkan empat hari yang lalu.
    ''Hei, kenapa kau tidak bilang jika kemarin kau tak masuk?'' tanya Eunjung, mereka berjalan berdampingan, sedangkan Suzy, ia malah berjalan berdampingan dengan Soo Hyun. Mereka mengekor Jia dan Suzy.
     ''Maaf eonni, suhu tubuhku naik secara tiba-tiba. Jadi aku tak sempat memberitahukan hal itu pada siapapun, '' ucap Jia dengan senyuman lemahnya, itu semua karna ia masih sedikit merasa pusing. Eunjung mengangguk.
      ''  Maaf kemarin eonni tak bisa menjengukmu, karna eonni ada tugas dari Park Sonsaengnim.'' ucap Eunjung lembut, Jia mengangguk.
     ''Ne, Gwaenchana.'' ucapnya.

  Eunjung, Suzy, Jia dan Soo Hyun berhenti di luar kelas Jia,
      ''Masuklah, jika kau pusing jangan memaksakan dirimu!'' ucap Soo Hyun. Jia mengangguk, ''Suzy-ah tolong jaga adikku.'' ucap Soo Hyun lembut kepada Suzy, Suzy tersenyum.
     ''Ne oppa, kau tenang saja.'' ucapnya.
     ''Kau jangan terlalu lelah yah Jia-ah, wajahmu masih pucat.'' saran Eunjung khawatir. Jia mengangguk. Kemudian Soo Hyun dan Eunjung berlalu dari depan kelas.

    Lima menit sebelum bel masuk berbunyi, Kyuhyun masuk dan berjalan disamping bangku Jia, lalu ia berhenti. Jia yang memang sudah memutuskan untuk tidak menyukai Kyuhyun lagi, tak menyadari hal itu.
    ''Jia-ah, aku ingin bicara denganmu.'' ucap Kyuhyun dengan lantang. Jia dan Suzy yang mendengar perkataan itu langsung menatap diri Kyuhyun. ''Temui aku di atap sekolah istirahat ini, sendiri saja!'' ucapnya sebelum berlalu menuju bangkunya.

    ''Ada apa dengan sidingin itu? Kenapa tiba-tiba ia ingin bicara dengan mu Jia-ah?'' tanya Suzy pada Jia. Jia yang memang malas membahas ajakan Kyuhyun hanya mengangkat bahu, lalu kembali memfokuskan dirinya pada ponselnya.


 Jam istirahat pun dimulai,

  Sekarang Suzy sedang berada di kantin sendirian, namun tak lama kemudian Eunjung datang bersama Taecyeon.
    ''Dimana Jia?'' tanya nya pada Suzy.
    ''Dikelas, ia tidak mau keluar hari ini.'' jawabnya lemas.


@Kelas,

   Saat ini memang Jia sedang berada dikelas, ia hanya seorang diri disana, lima belas menit berlalu jam istirahat, Suzy belum kembali dari Kantin. Ia yang jenuh memutuskan untuk menemui Kyuhyun diatap sekolah.
   Dan disinilah dia, diatap sekolah yang sudah terdapat Kyuhyun disana. Kyuhyun menatap sosok Jia yang baru datang, ia memperhatikan penampilan Jia. Jia sudah berubah drastis walau cuma lima hari, tubuhnya sedikit kurus, dan wajahnya terlihat sedikit menirus. Jia berjalan mendekat.
    ''Ada apa?'' tanya Jia langsung dengan nada datarnya. Bahkan nada ramahnya hilang dari suaranya. Kyuhyun merasakan hal itu. Kyuhyun mencoba menghangatkan suasana dengan tersenyum. Jarang sekali seorang Kyuhyun memberikan senyuman pada orang lain. Namun senyuman itu tak berpengaruh pada Jia yang sekarang, mungkin jika Jia yang dulu, dia akan histeris mendapat senyuman seorang Kyuhyun, dan sayangnya Jia yang sekarang berada didepan, bukanlah Jia yang dulu. Kyuhyun tersenyum miris mengingat hal itu.

     ''Seharusnya aku yang bertanya. Ada apa denganmu?'' tanya Kyuhyun dengan nada yang hangat.
     ''Bukan urusanmu!'' ucap Jia dingin.
     ''Hei, kau marah eoh? Karna kudekat dengan Krystal?'' tebak Kyuhyun, Jia membulatkan matanya, ia tak habis pikir, kenapa mudah sekali Kyuhyun mengatakan hal itu. Lalu Jia tersenyum miris.

      ''Marah kau bilang? Karna kau dekat dengan Krystal?'' tanya Jia dengan nada mengejek, ''Memangnya kau itu siapa bagiku? Kekasih? Suami? Tunangan? Bukankan? Jadi jangan berfikir aku marah hanya karna hal sepele seperti itu!'' ucap Jia. Kyuhyun yang tak percaya hanya mengerutkan keningnya. Jia melihat jamnya, 12. 25 Kst. Itu pertanda lima menit lagi bel akan berbunyi.
     ''Sudahlah, kau tenang saja. Kau tak usah memperdulikan ku, aku sudah tidak menyukai mu lagi koq, jadi jika kau dan dia mau bermesraan ya sudah.'' jawab Jia jauh lebih santai sambil berjalan membelakangi Kyuhyun. Kyuhyun mencerna perkataan Jia. Dan ia hanya bisa menatap lirih punggung yang menjauh itu.


       *************


   Satu minggu sudah berlalu, sekarang Jia sudah benar - benar bisa melepaskan Kyuhyun, yak meskipun masih ada sedikit rasa sakit. Tak jarang pula ia melihat Kyuhyun dan Krystal yang sering berdua, namun hari ini entah mengapa ia merasa sesak, ketika Krystal di bonceng oleh Kyuhyun. Mereka berdua melewati Jia yang sedang duduk di bangku parkiran, Kyuhyun tak menyadari itu.
    Sebenarnya satu minggu ini, Kyuhyun sudah mencoba mendekati Jia, namun Jia selalu menghindar. Karna ia berfikir Kyuhyun hanya merasa kasihan melihat keadaannya sekarang.
    Tanpa sadar airmata itu mengalir, Jia mencoba mengontrolnya agar tidak keluar lagi namun airmata itu malah bertambah banyak. Ia yang sudah tidak sanggup, berjalan menjauhi parkiran. Ia bahkan melupakan seorang Soo Hyun yang akan pulang bersamanya. Ia berjalan entah kemana. Yang pasti bukan kearah rumahnya.

     Soo Hyun yang baru kembali dari loket, melihat Jia yang sudah tidak ada dibangku tunggu, dan tepat saat itu Soo Hyun mendapat pesan dari adiknya, bahwa Jia pulang naik bus.
   Tak lama setelah Soo Hyun memasukkan ponselnya kedalam saku, Suzy melewatinya, alhasil ia mengajak Suzy untuk pulang bareng. Suzy yang kebetulan tidak dijemput setuju untuk diantarkan pulang oleh Soo Hyun.


      Ternyata Jia pergi ke kedai es krim kesukaannya, ia sudah menghabiskan satu gelas es krim rasa vanila, dan saat ini ia sedang mencoba menghabiskan segelas lagi es krim rasa stroberri.
   Selama mengunyah es krim pandangannya hanya menatap keluar jendela. Karna memang ia sedang duduk di dekat jendela. Sudah satu jam ia di kedai ini, setelah lelah berjalan tiga jam tanpa tujuan. Ia juga sudah memberitahu Soo Hyun, bahwa dirinya akan pulang telat.
      ''Tak baik melamun seperti itu,'' ucap sebuah suara menyadarkan Jia dari lamunannya. Jia menengok kearah sumber suara, disana terlihat seorang yeoja cantik, seketika wajahnya menjadi cerah. Senyuman manis terukir di bibir Jia ketika menyadari siapa wanita itu.
       ''Eonni, neomu bogoshippeo.'' ucap Jia. Wanita itu tersenyum mendengar nada manja di suara Jia.
      ''Ah Jia-ah,'' ucap wanita itu gemas dengan nada suara Jia.
      ''Ji Hyun eonni, kau kemana saja heoh? Seminggu setelah putus dari Oppa, kau tidak ada kabar....'' ucap Jia merajuk.
       ''Hehehehe mianhae,'' ucap Ji Hyun sambil nyengir.

     Ji Hyun dengan nama lengkap Jung Ji Hyun, dia adalah eonni bagi Kim Ji Ah, dan Noona sekaligus mantan kekasih bagi Kim Soo Hyun. Ji Hyun dan Soo Hyun menjalin kasih cukup lama, mereka memulai hubungan itu dari Soo Hyun awal masuk SMA sampai akhir semester di kelas dua. Setelah itu ia pergi keluar negri untuk melanjutkan study nya. Dan saat kepergiaannya yang tanpa kabar itu sempat membuat Jia terpuruk sebelum datang Eunjung dan Suzy. Setelah itu baru oppa nya menjalin kasih dengan Suzy.



       *************


   Karna waktu sudah sore, alhasil Jia diantar pulang oleh Ji Hyun yang memang sedang membawa mobilnya.
    Sesampainya dirumah, Jia menarik paksa Ji Hyun untuk mampir, sebenarnya ia merasa tidak enak, takut menimbulkan kesalahpahaman diantara Soo Hyun dan kekasih barunya, jika ada berita yang tidak mengenakkan.
     ''Yak Jia-ah, kenapa baru pulang jam segini heoh??'' teriak Soo Hyun dari dalam, masih dengan ketidaksadarannya bahwa di belakang tubuh adiknya terdapat seseorang.
     ''Soo Hyun-nie, kau masih tidak berubah,'' ucap Ji Hyun yang mampu didengar dengan baik oleh Soo Hyun, seketika itu ia baru menyadari bahwa itu adalah Jung Ji Hyun.



       *************


    Disekolah, pagi-pagi sekali Jia sudah datang, hari ini ia tak pergi bersama Soo Hyun. Ia berjalan dengan santai menyusuri jalanan sekolah yang di sisi kanan dan kirinya terdapat hamparan rumput hijau yang luas, yang banyak diselingi pohon besar. Saat ia sedang menatap lurus kedepan, pemandangan yang sangat tidak ingin dilihat oleh Jia, terlihat. Yaitu seorang Krystal dan Kyuhyun yang sedang berciuman.
    Ingin rasanya ia melewati dua makhluk itu, namun perasaan suka yang belum sepenuhnya hilang, malah membuat Jia melangkahkan kakinya menjauhi tempat itu, ia berlari menuju keluar gerbang sekolah dengan airmata yang bederai, sebenarnya ia tak ingin menangis, namun...... Tidak bisa. Ia terus berlari dijalanan yang sepi, namun sepi bukan berarti tak ada kendaraan. Naas bagi Jia, saat ia sedang ingin menyebrang jalan, ada mobil truk yang melaju kencang, menerjang tubuhnya. Tubuhnya terpental jauh kepinggir koridor, dengan darah yang bercucuran dari kening dan seluruh tubuhnya.

   @Kyuhyun

     Plaaaak, sebuah tamparan telak mengenai pipi mulus itu, pipi wanita cantik yang sudah secara paksa mencium Kyuhyun, wanita yang tidak lain adalah Krystal. Krystal memegang pipinya yang memerah, akibat tamparan yang sakit, karna walau sepelan apapun Kyuhyun menampar, itu tetap saja terasa sakit dikarnakan Krystal hanyalah seorang wanita.
     ''Jangan pernah melakukan itu lagi!'' ucap Kyuhyun dingin.
     ''Oppa,,,'' ucap Krystal lirih.
     ''Ingat, aku tidak menyukaimu!'' ucap Kyuhyun tegas, ia memalingkan wajahnya, berniat pergi dari sana. Dan saat itulah ia melihat seseorang yang ia kenal, dan yang akhir-akhir coba dia dekati, berlari menjauh dari tempat itu.
     Kyuhyun tanpa pikir panjang lagi, langsung meninggalkan Krystal seorang diri hanya untuk mengejar orang itu, orang yang tak lain adalah Kim Ji Ah.

    Kyuhyun mencoba mengejar Jia, dan ia berteriak memanggil nama Jia, ketika ia menyadari Jia dalam bahaya.
    Jia terus saja berlari tidak menghiraukan panggilan dari Kyuhyun, dikarnakan ia sedang kalut, hingga akhirnya hal itu terjadi. Tubuh kurus itu terlempar jauh dari tempat terakhirnya berpijak. Tepat didepan mata Kyuhyun, Kyuhyun jadi lemas seketika.

    Orang-orang yang ada pun berkumpul untuk menolong Jia, Kyuhyun berjalan lunglai menuju tubuh yang terbaring ditanah itu, tubuh yang berlumuran darah.
    Ia sudah memberitahu Soo Hyun akan keadaan adiknya, saat ia sudah sampai didekat tubuh itu, tubuh itu sudah dibopong oleh seorang namja tinggi yang tidak lain adalah Taecyeon. Taecyeon segera membawa Jia menuju taksi yang sudah ia hentikan, saat melewati Kyuhyun, Taecyeon sempat melirik diri Kyuhyun. Setelahnya ia berlalu menuju rumah sakit.


       *************


   Sudah tiga jam berlalu sejak kecelakaan itu, sekarang tubuh Jia masih terbaring lemas di tempat tidur rumah sakit, matanya yang indah juga masih terpejam. Disampingnya ada dua namja yang masih setia menunggu untuk mata itu terbuka. Mereka ada Kim Soo Hyun dan Cho Kyuhyun. Jika Soo Hyun disana itu wajar, karna Jia adalah adiknya. Sedangkan Kyuhyun? Untuk apa dia disana? Yah benar, Kyuhyun sudah mulai menyukai Jia, ia menyadarinya ketika sikap Jia berubah padanya.
     ''Kyuhyun-ssi, kau kembalilah ke sekolah, Jia biar aku saja yang menjaganya. Aku akan memberitahumu jika ia sudah sadar.'' ucap Soo Hyun. Kyuhyun yang tidak bisa mengelak, hanya bisa mengikuti kata-kata Soo Hyun.
   Kyuhyun beranjak dan sebelum ia membuka pintu kamar itu, pundaknya di tepuk oleh Soo Hyun. Tepukan yang berusaha memberikan Kyuhyun kekuatan. Kyuhyun pun pergi dari kamar itu.



       *************


      Hari ini adalah hari minggu, hari dimana tubuh itu sudah tertidur selama hampir dua minggu, dan entah sampai kapan tubuh itu akan bangun.
  Hari ini, Suzy, Eunjung, Taecyeon, Soo Hyun sedang berkumpul menemani tubuh yang terbaring itu, bahkan Ji Hyun juga hadir, ia menyempatkan dirinya, dari kesibukkannya hanya untuk menjenguk diri Jia.
    ''Jia-ah, bangunlah... Aku merindukan senyumanmu,'' ucap Eunjung.

   Sudah dua jam mereka disana, mereka pun memutuskan untuk pulang kecuali Soo Hyun. Tak lama sehabis mereka pulang, Kyuhyun datang, wajahnya sudah jauh lebih segar dari pada saat awal-awal Jia kecelakan.
   ''Hyung, kau istirahatlah, biar aku yang menjaga Jia,'' ucap Kyuhyun, yang mendapat anggukan dari Soo Hyun.
   ''Araseo, aku akan pulang berganti baju, kau tolong jaga adikku!'' ucap Soo Hyun sebelum berlalu dari sana. Kyuhyun mengangguk.

     Sekarang di kamar itu hanya tinggal Jia dan Kyuhyun. Kyuhyun duduk disamping Jia, lalu ia menggenggam telapak tangan Jia dengan kedua telapak tangannya.
   ''Hei, putri tidur! Kenapa kau belum membuka matamu heoh? Apa aku harus menciummu, baru kau akan bangun?'' ucap Kyuhyun, ''Ckckckck, jika aku melakukannya, pasti aku akan di pukuli oleh oppa mu itu.'' lanjutnya.
    ''Ouh ayolah Jia-ah, sadarlah! Kau ingin kan mendengar kata- kata kejujuran dari mulutku?'' ucap Kyuhyun tak pernah lelah, meski objek didepannya tidak pernah menanggapi.
   Hening, yah setelahnya terjadi hening disana, masih dengan posisi yang sama, namun hanya kebisuan yang terjadi. Kyuhyun menatap wajah damai yang sedang tertidur didepannya. Dan bagai disihir oleh kekuatan mata Kyuhyun, mata dan jari itu mulai bergerak. Kyuhyun yang melihatnya membulatkan matanya, lalu ia bangkit untuk memanggil dokter.
    Dokter yang dipanggil Kyuhyun selesai memeriksa keadaan tubuh Jia. Soo Hyun sekarang sudah berada di kamar rawat Jia, karna begitu Jia mulai sadar, Kyuhyun langsung memberitahukanmya pada Soo Hyun.
     ''Tuan Kim, pasien Kim Ji Ah, baik-baik saja, setelah melihat hasilnya, kepalanya baik-baik saja, benturan yang terjadi tidak membuatnya amnesia, jadi kalian tenang saja. Ji Ah-ssi hanya butuh istirahat saja sekarang.'' ucap sang Dokter, Soo Hyun dan Kyuhyun mengangguk senang.
     ''Khamsamnida,'' ucap mereka berdua, dokter itu mengangguk lalu pergi meninggalkan kamar itu.



       *************



       Sekarang Jia dan Kyuhyun sedang berada di taman rumah sakit, sudah tiga hari setelah Jia sadar, jadi ia dibolehkan berjalan-jalan di taman. Dengan bantuan kursi roda, Kyuhyun mendorong kursi itu. Setelah mendudukkan Jia di tempat yang tepat, giliran Kyuhyun yang mendudukkan dirinya di depan kaki Jia. Mereka saling berhadapan.
     ''Kyuhyun-ssi,'' panggil Jia
     ''Ne Jia-ah, waeyo?''
     ''Apa selama aku tak sadarkan diri, kau yang selalu merawatku selain oppaku?''
     ''Hemmm bisa dibilang seperti itu.'' jawab Kyuhyun santai.
     ''Tapi kenapa?'' tanya Jia lirih.
     ''Itu karna aku menyukaimu Jia-ah,'' Jia tertegun mendengar jawaban itu, ia mengerutkan keningnya, tanda ia tidak percaya pada alasan yang diberikan Kyuhyun. ''Ne, ternyata aku sadar Kau dan Aku tidak bisa dipisahkan, tanpa ada kamu hatiku terasa hampa, dan aku yakin kau juga begitu. Oleh karna itu You and I always together.'' ucap Kyuhyun, sebuah jawaban yang membuat Jia terharu. Ia pun menangis, namun kali ini tangisan bahagia.
   Kyuhyun mengatakannya dengan menatap kedua mata Jia, ia juga memegang erat kedua tangan Jia.
   ''So, will you be my girlfriend?'' Jia mengangguk,
   ''Ne, I Will.''
  Kyuhyun tersenyum, lalu ia bangkit dari duduk jongkoknya, memeluk diri Jia. Mereka tersenyum dalam kehangatan yang mengalir akibat pelukan itu. Suasana tenang menambah moment saat ini.
   Cinta yang diperjuangkan Jia selama ini tidak gagal, cintanya terbalas oleh orang itu, Kyuhyun.





           End......



Powered by Blogger.

Translate

Labels

15& 2AM 2NE1 2PM 5Dolls 9Muses After School Ahn Eunjin Ahn Seo Hyun Ahn Sohee auliasyalwa B.A.P B1A4 Bae Sun Mi Bae Suzy Baek A Yeon Baek Azizah Baek Yebin Baek Yerin Bambam Baro Bestie Big Bang Boyfriend Brothership BTOB BTS Byun Baekhyun Cha Hyun Rin Chapter Cho Kyuhyun Choi Hanny Choi Seung Hyun Choi Seungri Choi Siwon Choi Sungmin Choi Youngjae Cholict Click-B CNBLUE Comedy D.O Davichi DAY6 DIA Do Kyung Soo Donghyun Drama Eunhyuk EXO EXO-K EXO-M F.T. Island Fafiter Challenge Family FANFICTION Fantasy Friendship GFriend Girls' Generation Go Ahra GOT7 Ham Eunjung Han Hye Sun Han Hyo Joo Han Hyori Han Nayeon Hurt Hwang Chansung Hwang Minhyun Im Yoona Jang Geun Suk Jang Wooyoung Jenny Jeon Boram Jia Jinyoung Joo Ji Hoon Jr Jung Ho Seok Jung Il Woo Jung Jinwoon Jung Min Joo Jung Yerin Jung Yong Hwa Juniel Kaeun Kang Hye Ri Kang Hyo Rya Kang Min Hyuk Kang Yo Ra Kang Young Hyun Khunpimook Bhuwakul Kim Bum Kim Dani Kim Hanny Kim Hanny/Choi Hanny Kim Ji Ah Kim Jong In Kim Jong Woon Kim Min Jung Kim Nam Gil Kim Nam Joon Kim Nana Kim Naya Kim Seok Jin Kim So Eun Kim Soo Hyun Kim Sookyu Kim Wonpil Kim Woo Bin Kim Yugyeom Kris Wu Krystal Jung Lee Areum Lee Donghae Lee Hae Na Lee Hyo Jin Lee Hyo Ra Lee Hyukjae Lee Jae In Lee Jang Woo Lee Ji Eun Lee Jong Suk Lee Junho Lee Keina Lee Keumjo Lee Min Ho Lee Qri Lee Seung Gi Lee Sungmin Lee Sunny Lee Yo Won Married-life MellyTaenggo MeloDrama Min Yoon Gi Mistery Myoui Mina Na Haeryung Nam Gyuri Nichkhun Horvejkul Noh Lee Young NU'EST OC Oh Ha Ni Oh Jong Hyuk Ok Taecyeon OneShoot Park Chan Yeol Park Hyomin Park Jae Hyung Park Ji Eun Park Jihyo Park Jimin Park Jiyeon Park Keyla Park Se-young Park Shin Hye Park Soyeon Park Sungjin Park Yeon Jung Rap Monster Risma Song Romance Romantic Roy Kim Ryewook Sandara Park Sandeul School-life SeoHyun Sequel Shannon William Song Minyoung Sowon SPEED Sung Hyun Jae Super Junior T-Ara The Ark Tiffany Hwang Tiramisuu Latté TOP Trilogi Twice TwoShoot U-Kiss Upi Hwang V Wonder Girls Yaoi Yesung Yoo Youngjae Yook Sung Jae Yoon Dowoon Yoon Eun Hye Young K Yuna Kim