Showing posts with label Park Shin Hye. Show all posts

Can I Love you? (Part 6) [End] - Upi Hwang [Chapter]

Can I Love you? (Part 6) [End] - Upi Hwang [Chapter]






Cast           : Jung Yong Hwa (CNBLUE), Park Shin Hye.

Other Cast : SeoHyun (SNSD). Park Jiyeon (T-Ara). Park Se-young. Ok Taecyeon (2PM). Kang Min Hyuk (CNBLUE). Dll

Cameo       : Ham Eunjung (T-Ara).

Genre        : Romance, Hurt, Friendship, School-life.

Author      : Upi Hwang

Cover By  : snowflake94

Lenght     : Chapter







Warning!



       Sebenarnya ini fanfic requestan bestie author, #SI. Dia dulu suka banget sama couple ini, tapi gak tau sekarang. Ff ini juga pernah di publish di blog pribadi author yang terbengkalai. Dan author terharu pas ada yang minta sequel. Baiklah author akan bikin sequelnya. Jadi ini adalah sequel dari oneshoot author itu.
      Typo pasti, OOC mungkin. Abal-abal banget, alur kecepatan, gaje. Ide pasaran. Apabila ada kesamaan alur, itu murni ketidak sengajaan.         Sesungguhnya para tokoh bukan milik author, melainkan milik agensi dan orang tua masing-masing, author hanya memakai mereka untuk keperluan cerita.









Part 6.


Happy Reading-
(Don't like, don't read!)




#Molla! Biarlah waktu yang menjawabnya.#








        ''Maaf ne aku terlambat!'' ucap Shin Hye saat baru memasuki kedai. Di sana sudah terdapat seorang Taecyeon yang duduk di samping yeoja chingunya, Eunjung. Minhyuk yang sedang bercanda ria dengan seorang Jiyeon. Shin Hye terkekeh melihatnya, walau bagaimanapun ia masih tak percaya jika akhirnya temannya itu bisa jadian dengan Minhyuk. Dan Park Seyoung yang sedang menggelengkan kepalanya melihat tingkah Jiyeon dan Minhyuk.
        Semua pandangan terarah pada Shin Hye. Kemudian Eunjung langsung menggeser duduknya agar Shin Hye bisa duduk di sampingnya. ''Gwaenchana,'' ucapnya lembut.
       Tak lama setelah ia duduk, pesanan mereka datang. ''Gomaweo eonni!'' Eunjung mengangguk.
       ''Ngomong-ngomong, ada acara apa kita ke sini oppa?'' tanya Jiyeon pada Taecyeon. Taecyeon hanya tersenyum. Lalu Eunjung menatap Taecyeon kesal.
       ''Jadi kau tidak memberitahu mereka?'' Taecyeon nyengir sebelum mengangguk. Eunjung mendengus. Kemudian ia menatap teman-teman Taecyeon yang sekarang sudah menjadi temannya juga.
       ''Aku menyempatkan pulang ke Seoul untuk merayakan ini dengan kalian,'' ucapnya yang langsung mendapatkan tatapan bertanya dari empat pasang mata di sana. ''Hari ini anniversary hubungan kami yang kelima.''
       ''Woah, jinjah?'' tanya Seyoung mewakili mereka semua yang penasaran. Eunjung mengangguk.
       ''Kau hebat hyung. Bisa menjalin hubungan selama itu,'' komentar Minhyuk.
       ''Tentu saja! Bahkan hubungan pernikahan akan jauh lebih lama dari ini.''
       ''Jadi kalian akan menikah?'' tanya Shin Hye dan Jiyeon bersamaan. Eunjung tersipu malu mendengarnya.
       ''Ya, jika gadis di sampingku ini sudah siap!'' jawab Taecyeon. Sebuah jawaban yang membuat Eunjung semakin tersipu.


      Saat acara minum kopi mereka hampir selesai, tiba-tiba saja ada seseorang yang menghampiri mereka. ''Maaf hyung, aku terlambat!'' Semua mata melihat kearah orang itu. Dan betapa terkejutnya Shin Hye saat melihat siapa orang yang baru datang itu.
     Taecyeon berdiri, menghampiri orang itu, lalu ia memukul kepala orang yang baru datang itu. ''Bodoh! Seharusnya kau datang lebih awal setelah dua tahun pergi tanpa kabar!'' marahnya.
       ''Maaf hyung.''
       ''Yong Hwa-ya,'' gumam Shin Hye, ia masih menatap lekat diri Yong Hwa. Yong Hwa melihat ke arah Shin Hye, lalu ia tersenyum pada gadis itu.
       Ingin rasanya Shin Hye menangis, itulah yang terlihat. Karna sekarang matanya sudah berkaca-kaca. ''Hi,'' gumamnya tanpa suara. Namun Shin Hye tak melihat hal itu karna matanya sudah memburam oleh air mata.

.
.
.
.

       Suasana hening terjadi di sana. Baik Shin Hye maupun Yong Hwa, tak ada dari salah satu mereka yang mau membuka mulut untuk memulai pembicaraan. Suasana terasa sangat canggung sekarang.
       Shin Hye masih tidak percaya bahwa Yong Hwa berada di hadapannya saat ini. Setelah dua tahun pergi meninggalkannya tanpa kabar sedikitpun. Ya, Yong Hwa pergi meninggalkannya, meninggalkan Korea, setelah ia mengatakan ingin merasakan hal yang sama seperti yang Shin Hye rasakan, di pinggir Sungai Han waktu itu.
       Yong Hwa seperti tertelan bumi setelah mengatakan hal yang membuat Shin Hye tak mampu berkata-kata. Kata yang mampu membuat Shin Hye berharap. Memang waktu itu Yong Hwa tidak mengatakan jika pria itu mencintainya, tapi tetap saja perkataannya waktu itu menyiratkan tentang hal itu.
       Shin Hye menghela nafas, cukup kasar untuk didengar oleh Yong Hwa. Yong Hwa melihatnya dan terkekeh melihat ekpresi lelah di wajah Shin Hye.
       Shin Hye menengok.
       ''Apa kabar, Shin Hye-ya?'' tanya Yong Hwa akhirnya memecah keheningan. Shin Hye membulatkan matanya sebelum menundukkan wajahnya. Setelahnya ia mengangkat wajahnya dan memandang hamparan rumput hijau yang luas di hadapan mereka. Memang sekarang mereka sedang berada di taman. Taecyeon berbaik hati membiarkan mereka pergi berdua.
       ''Aku baik, yah meskipun tidak terlalu baik. Kau sendiri, apa kabar?'' Shin Hye menengok dan menatap Yong Hwa lengkap dengan senyuman manisnya. Ia terkejut melihat raut kekhawatiran di wajah tampan pria itu.
        Yong Hwa langsung mengulurkan tangannya menyentuh pipi Shin Hye. ''Apa kau sakit, Shin Hye-ya?'' tanyanya khawatir. Shin Hye memegang tangan yang sedang mengusap pipinya itu, ia menggeleng masih dengan senyumannya.
       ''Aku tidak sakit, aku hanya lelah menunggu seseorang kembali. Bahkan aku fikir ia tak akan kembali.''
       Yong Hwa tau ialah yang dimaksud Shin Hye. Yong Hwa terkekeh. ''Tapi nyatanya dia kembali bukan?'' tanyanya.
       Shin Hye mengangguk, ''tapi aku tidak tau untuk apa dan siapa dia kembali!''
        Yong Hwa yang mendengarnya langsung membawa Shin Hye ke dalam pelukannya. Shin Hye membelalakkan matanya. Ia mencoba melepaskan pelukan itu, namun Yong Hwa malah memeluknya semakin erat, hingga akhirnya ia menyerah di dalam pelukan hangat Yong Hwa.
       ''Aku kembali untukmu, untuk hidup bersamamu.'' Shin Hye kembali membelalakkan matanya. Yong Hwa menaruh dagunya di pundak Shin Hye. ''Waktu sudah menjawab semuanya, Shin Hye-ya.''
        ''Apa maksudmu?'' tanya Shin Hye tercekat.
       ''Aku sudah merasakan apa yang kau rasakan dua tahun lalu. Dan kau tau, aku hampir gila memikirkan ingin bertemu denganmu. Karna semakin hari, rasa itu semakin besar tumbuh di hatiku,'' jujur Yong Hwa.
       Shin Hye tercekat, benarkah yang didengarnya saat ini? ''Bohong! Jika itu benar seharusnya......''
        ''Aku tidak bisa Shin Hye-ya,'' potong Yong Hwa. ''Karna aku takut, disaat itu perasaanmu sudah berbeda terhadapku.''
        ''Dan apa yang akan kau lakukan jika rasa itu semakin besar? Kau tau, jika kau hampir gila, aku rasanya sudah gila karna rasa itu!''
        Yong Hwa tersenyum mendengarnya. Kemudian ia melepaskan pelukannya, menatap Shin Hye lekat. Ia juga memegang kedua bahu Shin Hye. ''Araseo.'' Shin Hye terpaku melihat tatapan lembut dan senyuman Yong Hwa. ''Maukah kau menghabiskan sisa waktumu untuk hidup bersamaku?'' Shin Hye diam tak menjawab. Apakah ini lamaran? Jika iya, dimana cincinnya?.
      Shin Hye tak menyangka Yong Hwa akan memintanya menghabiskan waktu untuk hidup bersama pria itu, ia kira Yong Hwa hanya akan meminta dirinya menjadi kekasih pria itu.
       Yong Hwa sepertinya bisa membaca raut wajah Shin Hye. Alhasil ia merogoh saku celananya dan mengeluarkan sesuatu dari sana. Lalu memperlihatkan sebuah kotak beludru berwarna merah, membukanya dan memperlihatkan isinya kepada Shin Hye. Yang memperlihatkan sepasang cincin emas putih.
       Shin Hye membulatkan matanya tak percaya, itu adalah cincin pertunangan mereka, dulu. Ia melihat Yong Hwa yang mengambil salah satu cincin itu, cincin yang lebih kecil kemudian pria itu memasangkan cincin itu di jari manisnya.
      Shin Hye menatap Yong Hwa yang sedang tersenyum padanya. Akhirnya ia mengangguk, disaat itu matanya terasa memburam karna airmata yang menggenang di pelupuk mata indahnya.
      Sebuah anggukan yang sangat berarti bagi Yong Hwa, lalu ia juga memakai cincinnya sendiri. Kemudian ia menatap Shin Hye yang sudah mulai berkaca-kaca. Ia terkekeh melihatnya, setelahnya entah angin apa yang sudah membuatnya nekat mendekatkan wajahnya ke wajah Shin Hye. Perlahan namun pasti, bibir mereka saling berpaut.
       Shin Hye tak terkejut, ia malah memejamkan matanya, menikmati tautan lembut itu.







¤¤¤¤







      Kedua keluarga itu sangat senang saat tau bahwa kedua anak mereka memutuskan untuk bertunangan kembali. Tak ada keraguan diantara mereka. Bahkan mereka yakin kali ini pertunangan putra-putri mereka akan berlajut kejenjang pernikahan.

      Dan sekarang pasangan tunangan itu sedang menghadiri sebuah pernikahan salah satu teman mereka, yaitu Taecyeon dan Eunjung. Mereka tak terlalu terlalu terkejut, karna memang hubungan Taecyeon-Eunjung pantas dibawa kejenjang yang lebih jauh, bukan hanya sekedar berpacaran saja. Tapi tetap saja, Shin Hye tidak menyangka jika pasangan kekasih itu akan langsung menikah, bukannya bertunangan dulu.
      Terbalik dengannya, ia malah tidak berpacaran, tapi malah langsung bertunangan. Memikirkan hal itu membuat Shin Hye terkekeh.
      Yong Hwa yang baru kembali dari belakang, melihat kekehan itu. ''Ada apa?''
      Shin Hye menengok dan sedikit terkejut, lalu ia menggeleng. ''Tidak apa-apa, aku hanya sedikit terkejut mereka langsung menikah, bukan bertunangan dulu,'' ucapnya sambil menunjuk Taecyeon dan Eunjung yang sedang mendapat selamat dari para tamu undangan.  Yong Hwa mengangguk tanda setuju.
      ''Ouh eonni, rupanya kau di sini!'' ucap Jiyeon yang sedang menarik lengan Minhyuk agar mendekat ke arah Yong Hwa dan Shin Hye. Minhyuk mengambil tempat di samping Yong Hwa karna Jiyeon sudah berdiri di samping Shin Hye.
       Shin Hye memperhatikan Jiyeon. ''Kau cantik Jiyeonnie,'' pujinya.
       Jiyeon tersenyum bangga. ''Aku memang cantik eonni,'' ucapnya sambil bernarsis ria. Minhyuk mendengus Yong Hwa tersenyum geli sedangkan Shin Hye membulatkan matanya.
      ''Ouh ne, aku lupa!'' ucap Shin Hye dengan cengiran yang menampilkan sederet giginya yang rapi.
      ''Kau juga cantik eonni, sangat cantik!'' Shin Hye merona mendengar pujian itu.

       Tak lama setelah Jiyeon-Minhyuk datang, Seyoung datang menghampiri mereka. ''Maaf aku terlambat ne? Ah tadi banyak pasien menunggu!'' ucapnya sambil sedikit menggerutu.
       ''Tidak koq, kajja kita ke pasangan yang sedang berbahagia sekarang!'' ajak Yong Hwa. Mereka semua mengangguk dan berjalan ke arah panggung pengantin.
      Eunjung yang melihat kehadiran mereka langsung berbinar senang. ''Itu mereka Taecyeon-ah,'' ucapnya sambil mengalihkan perhatian Taecyeon. Taecyeon melihat ke arah yang ditunjuk Eunjung. Dan benar di sana ada teman-temannya yang sedang menuju ke arahnya.
       ''Eonni, chukkae-yo, hanggbokae-yo,'' ucap Shin Hye, yang mendapat anggukan dari Jiyeon dan Seyoung.
       ''Kalian darimana saja? Kami menunggu kalian tau!'' ucap Eunjung sambil cemberut. Yang berhasil membuat ketiga wanita itu tertawa.
        ''Sudahlah gadis-gadis, mari kita berfoto!'' ajak Taecyeon yang langsung mendapat anggukan dari semuanya. Taecyeon dan Eunjung berada di tengah, Seyoung di samping gadis itu sambil memegang bunga pengantin. Yong Hwa dan Shin Hye berada di sampingnya dengan tangan yang saling berpaut. Sedangkan Minhyuk dan Jiyeon berada di samping Taecyeon. Mereka tersenyum saat blitz kamera menyala.

       Akhirnya malam itu berakhir dengan foto bersama. Yong Hwa terlihat terus menggandeng tangan Shin Hye. Mereka sangat bahagia malam itu, bukan hanya pasangan pengantin, tapi juga Shin Hye-Yong Hwa, Jiyeon-Minhyuk dan juga teman mereka yang masih single, Seyoung. Mereka menghabiskan sisa malam itu di pesta pernikahan Taecyeon-Eunjung.
        Dan ada sebuah perkataan yang tak bisa dilupakan oleh Shin Hye yaitu, ''kita akan menyusul mereka, sebentar lagi!'' Shin Hye mendengar Yong Hwa mengatakan penuh kejujuran dan kelembutan tepat di telinganya. Shin Hye yang mendapatkan bisikan itu hanya mengangguk sambil terus tersenyum.
       ''Akan kutunggu itu!'' gumamnya kepad Yong Hwa sambil tersenyum.







¤¤ The End ¤¤





 14 Juli 2016

Can I Love you? (Part 5) - Upi Hwang [Chapter]

Can I Love you? (Part 5) - Upi Hwang [Chapter]






Cast           : Jung Yong Hwa (CNBLUE), Park Shin Hye.

Other Cast : SeoHyun (SNSD). Park Jiyeon (T-Ara). Park Se-young. Ok Taecyeon (2PM). Kang Min Hyuk (CNBLUE). Dll

Cameo       : Jang Geun Suk. Ham Eunjung (T-Ara).

Genre        : Romance, Hurt, Friendship, School-life.

Author      : Upi Hwang

Cover By  :  snowflake94

Lenght     : Chapter







Warning!


       Sebenarnya ini fanfic requestan bestie author, #SI. Dia dulu suka banget sama couple ini, tapi gak tau sekarang. Ff ini juga pernah di publish di blog pribadi author yang terbengkalai. Dan author terharu pas ada yang minta sequel. Baiklah author akan bikin sequelnya. Jadi ini adalah sequel dari oneshoot author itu.
      Typo pasti, OOC mungkin. Abal-abal banget, alur kecepatan, gaje. Ide pasaran. Apabila ada kesamaan alur, itu murni ketidak sengajaan.         Sesungguhnya para tokoh bukan milik author, melainkan milik agensi dan orang tua masing-masing, author hanya memakai mereka untuk keperluan cerita.









Part 5.


Happy Reading-
(Don't like, don't read!)




#Molla! Biarlah waktu yang menjawabnya.#






        ''Geun Suk-ssi,'' panggil sebuah suara. Sangat lembut, Geun Suk dan Shin Hye yang mendengarnya, menengok ke arah pemanggil tersebut. Mereka menatap orang itu bingung. Hingga sebuah senyuman terukir indah di bibir orang itu. ''Lama tak berjumpa, chagia.''
       Geun Suk membulatkan matanya kala gadis itu memanggilnya chagia. ''Siapa kau?'' tanya Geun Suk tak percaya. Gadis itu mengerutkan keningnya.
       ''Kau melupakanku? Kita bertemu di Busan!'' jelas sang gadis. ''Atau kau juga melupakan janjimu?''
       ''Janji? Janji apa? Aku tak mengenalmu!'' ucap Geun Suk masih dengan raut terkejut dan tak percaya.
        Lalu sang gadis melihat ke arah Shin Hye. ''Ouh apa ini semua karna gadis ini?'' tunjuknya pada Shin Hye.
        Shin Hye menggeleng cepat. ''Ani, kau salah paham kami......'' Belum sempat Shin Hye menyelesaikan perkataannya, tiba-tiba saja ia melihat Taecyeon berjalan menghampiri mereka. Ia juga melihat Taecyeon yang berdiri di sampingnya. Dan ia terkejut kala pria itu merangkul pundaknya. ''Apa yang......''
        ''Shin Hye-ya, kemana saja kau!'' potong Taecyeon. ''Aku mencarimu!'' Taecyeon menatap Geun Suk. ''Apa pria ini menggodamu Shin Hye-ya?'' tanyanya sambil menatap Geun Suk penuh kecurigaan. ''Dan siapa gadis ini?'' tanyanya sambil melihat gadis yang tadi memanggil Geun Suk.
        Kemudian Taecyeon memperhatikan Geun Suk dan gadis itu bergantian. ''Heoh, jadi kau sudah memiliki kekasih tapi masih mendekati sepupuku hah?'' ucap Taecyeon marah.
        Geun Suk mencoba menjelaskan tapi hampir saja Taecyeon memukulnya jika ia tak ditahan oleh Shin Hye. ''Pergilah! Jangan sampai aku melihatmu mendekati sepupuku lagi!'' ucap Taecyeon dingin. Geun Suk yang takut melihat ekpresi marah Taecyeon pun hanya pergi meninggalkan kedai.
        Setelah pria itu meninggalkan kedai. Gadis tadi tertawa terbahak-bahak. ''Aigo Eunjung-ah, tadi itu keren sekali!'' ucap Taecyeon sambil mengusap-usap kepala Eunjung. Eunjung nyengir mendengar pujian itu.
         ''Kau juga keren, Taecyeon-ah!'' ucap Eunjung masih memegangi perutnya. Shin Hye mengerutkan keningnya memperhatikan mereka.
        ''Sebenarnya, ada apa ini oppa?'' tanya Shin Hye kebingungan. Taecyeon menatap Shin Hye.
        ''Ada yang ingin kubicarakan denganmu, Shin Hye-ya.''


.
.
.


       Mereka duduk berhadapan dengan Eunjung di samping Taecyeon. Pesanan mereka pun sudah tersaji di atas meja.
       ''Ouh ya ampun, kukira tadi eonni benar-benar kekasih Geun Suk-ssi,'' ucap Shin Hye masih tak percaya. Eunjung menggeleng.
       ''Tentu saja bukan! Taecyeon akan marah jika aku berselingkuh di belakangnya,'' ucap Eunjung sambil melirik Taecyeon yang sedang menyesap kopi hitamnya.
        ''Jadi, ada apa oppa?'' tanya Shin Hye kepada Taecyeon.
       Taecyeon meminum kopinya kembali
sebelum menjawab Shin Hye ''Apa kau mencintainya?'' tanya Taecyeon serius, Shin Hye bingung dia hanya menaikkan satu alisnya. ''Yong Hwa, apa kau mencintainya?'' tanya Taecyeon lagi. Cukup lama diam akhirnya Shin Hye menjawab.
       ''Entahlah, aku juga bingung,'' jawab Shin Hye tenang.
       ''Apa maksudmu?'' tanya Taecyeon.
       ''Aku rasa, aku memang memendam perasaan untuknya,'' ucap Shin Hye. Taecyeon masih memperhatikan Shin Hye. Shin Hye
meminum kopinya lalu berbicara.
        ''Can I Love you Yong Hwa-ssi?'' ucapnya pelan.
        ''Heum?'' gumam Taecyeon, Shin Hye menatap Taecyeon.
        ''Oppa, sepertinya waktu telah menjawab semuanya,'' ucap Shin Hye semangat.
        ''Baiklah Shin Hye-ya, sebenarnya aku tidak mengerti dengan apa yang kau ucapkan! Namun aku tau kau memang mencintai Yong Hwa. Oleh karna itu rebutlah Yong Hwa dari Seo Hyun!''
        ''Apa maksudmu?'' tanya Shin Hye bingung.
        ''Seohyun punya niat jahat pada Yong Hwa, jika aku yang memberi tau Yong Hwa, dia tidak akan percaya padaku! Oleh karna itu, aku berharap padamu Shin Hye-ya.''



Flashback.



         ''Ne appa, shirreo!'' ucap Seohyun di tempat sepi.''Tapi appa naneun.....''.
        ''Ne aku akan melakukan hal itu aku ,,, aku akan berpura-pura hamil anaknya, agar Yong Hwa segera menikahiku. Dengan begitu appa bisa mencegah  kebangkrutan di perusahaan appa.'' .....
        ''Ne.''

         Disaat yang bersamaan pula Taecyeon lewat dan tak sengaja mendengar kalimat terakhir Seohyun.




Flashback End        



       ''Mmmwo?'' Ucap Shin Hye tak percaya, Taecyeon mengangguk.
      ''Oleh karna itu cegahlah Seohyun melakukan hal itu, yang ku tau dia akan menjebak Yong Hwa, akhir pekan ini.'' Taecyeon memberikan Alamat yang akan didatangi oleh Yong Hwa dan Seohyun.
       Shin Hye menatap lekat alamat itu, sebelum ia menatap Taecyeon kembali. ''Tapi kenapa harus aku oppa?'' Taecyeon menatap balik Shin Hye. ''Aku hanya mencintainya, dan bukan berarti aku juga bisa membuatnya jatuh.......''
       ''Kau bisa!'' potong Taecyeon.''Karna sebenarnya pria itu juga mencintaimu.''
       Shin Hye terkekeh mendengar pernyataan Taecyeon yang menurutnya Yong Hwa mencintai dirinya. ''Oppa, dia tidak mungkin mencintaiku! Jika memang dia mencintaiku, dia pasti tidak akan membatalkan pertunangan kami!''
        ''Dia menyesali itu Shin Hye-ya, percayalah! Itu terlihat jelas di wajahnya. Bahkan ia terlihat marah saat Geun Suk mendekatimu!''
       ''Tapi bagaimana bisa, oppa tetap saja aku tidak mengerti kenapa harus aku yang....,''
       ''Kumohon Shin Hye-ya,'' pinta Taecyeon memelas sambil memotong perkataan Shin Hye.
        Shin Hye menatap Taecyeon lekat, di mata pria itu menyiratkan permohonan yang amat dalam padanya. Shin Hye menghela nafas sebelum akhirnya mengangguk.
        ''Gomaweo Shin Hye-ya, jeongmal gomaweo.'' Shin Hye mengangguk sambil tersenyum sebelum ia pamit pulang karna waktu yang sudah menjelang sore.
        Taecyeon dan Eunjung menatap punggung Shin Hye hingga menghilang di balik pintu. Kemudian Eunjung memegang tangan Taecyeon yang berada di atas meja. Taecyeon menatapnya dan gadis itu tersenyum padanya. ''Kau sudah melakukan yang terbaik!'' ucapnya lembut.
        Melihat senyuman itu membuat Taecyeon ikut menyunggingkan senyum di bibirnya.







¤¤¤¤







       Tak terasa akhir pekan datang lebih cepat dari biasanya, itulah yang dirasakan oleh Park Shin Hye. Sekarang ia sedang mengenakan dress merah muda selututnya dibalut blazer berwarna putih tulang.
       ''Maaf eonni, aku terlambat!'' ucap Jiyeon yang baru saja berhenti di hadapan Shin Hye dengan mobilnya yang berwarna merah. Shin Hye langsung masuk ke dalam mobil Jiyeon.



@Yong Hwa's House.


        ''Ne Seohyunnie, aku akan segera tiba di sana!''
        ''Ne.. Jaa.'' Yong Hwa mematikan ponselnya lalu masuk kedalam mobil dan melajukan mobilnya.


      Kemudian Shin Hye dan Jiyeon datang setelah kepergian Yong Hwa yang sudah cukup lama.
      Ny. Jung melihat raut khawatir Shin Hye. Sebenarnya ia masih berharap kalau Shin Hye adalah calon menantunya sampai Shin Hye menjelaskan bahwa sekarang Yong Hwa dalam bahaya.
       ''Apa maksudmu?''
       ''Aku tidak bisa memberitahukan padamu sekarang bi, tapi apakah Yong Hwa masih ada di rumah?''
       Ny. Jung menggeleng. ''Ia sudah pergi dari tadi!'' ucapnya cemas.
      ''Mwo? Yong Hwa sudah pergi?'' Ny. Jung mengangguk. ''Kalau begitu kami harus pergi,'' ucap Shin Hye.
      Shin Hye berlari meninggalkan rumah setelah izin kepada sang pemilik.
       ''Ahjumma, kami pergi dulu. Annyeong,'' ucap Jiyeon.

.
.
          
       ''Jiyie-ya cepatlah sedikit!'' ucap Shin Hye panik bahkan ia tidak sadar jika ia sudah berteriak kepada Jiyeon. Sekarang mereka sedang diperjalanan menuju ke alamat yang waktu itu diberikan oleh Taecyeon.
       ''Ne eonni, ini sudah cepat!''
       ''Ouh itu, itu mobil Yong Hwa, ne benar itu mobil Yong Hwa.''
        Shin Hye menunjuk sebuah mobil, lalu Jiyeon menyalip mobil itu. Dan berhenti di depannya.
        ''Yak apa yang kalian lakukan heoh?'' teriak Yong Hwa kesal yang langsung keluar dari mobilnya. Shin Hye menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi. Yong Hwa tak percaya sampai ia sendiri yang mendengarnya dari Seohyun.
       Yong Hwa berharap itu semua tidak benar namun semuanya hanyalah harapan. Saat tiba di tempat tujuan, ia melihat Seohyun sedang bertengkar dengan seorang namja yang akan bertanggung jawab. Ia juga melihat namja itu memeluk Seohyun. Tanpa menunggu waktu lama, Yong Hwa langsung memutuskan Seohyun di tempat itu juga......

.
.
.
.


      Yong Hwa menangis di pinggir sungai Han, ia meluapkan semua perasaannya di sana. Lalu setelah puas ia duduk sambil menelungkupkan wajahnya di kedua tangannya.
       ''Ige,'' ucap seorang yeoja sambil memberikan sebotol minuman. Yong Hwa mengangkat wajahnya lalu mengambil minuman itu. ''Bolehkah aku duduk
di sampingmu?'' Yong Hwa mengangguk. Yeoja itu duduk. ''Ku tau ini pasti berat dan sangat sakit bukan.'' Yeoja itu diam sejenak. ''Hajiman kau tidak boleh menyerah, masih banyak orang yang mencintaimu. Termasuk aku.'' Yong Hwa tertegun.
        ''Shin Hye-ya..'' ucapnya lirih ''Sejak kapan kau mencintaiku?'' tanya Yong Hwa memberanikan diri. Sekarang mereka hanya berdua, karna Jiyeon sudah disuruh pulang oleh Shin Hye.
        Shin Hye hanya mengangkat bahu. ''Entahlah aku juga tidak tau, yang aku tau sekarang waktu sudah menjawab semuanya.''
        Yong Hwa menatap lekat diri Shin Hye. Tiba-tiba saja rasa bersalah muncul kembali di hatinya. ''Mianhae,'' gumamnya.
         Shin Hye menatap Yong Hwa, lalu ia tersenyum. ''Gwaenchana.''
        Keheneingan cukup lama terjadi, sebelum. ''Apa kau mau melewatkan setiap waktu bersamaku?'' Shin Hye menatap Yong Hwa. ''Biarkanlah aku juga merasakan hal yang sama denganmu, terhadapmu.''
        Shin Hye tertegun sekaligus terharu mendengar pertanyaan Yong Hwa. *Benarkah ini? Bukan hanya sekedar mimpi dan harapanku saja?* batin Shin Hye tak percaya.
       ''Maukah kau melakukan semua hal bersama ku?'' Shin Hye yang sudah berkaca-kaca mengangguk. Lalu Yong Hwa memeluknya.
        ''Mianhae. Hajiman Gomaweo Jeongmal Gomaweo.''
         Shin Hye menangis dalam pelukan hangat Yong Hwa.










¤¤ TBC ¤¤






13 Juli 2016

Can I Love you? (Part 4) - Upi Hwang [Chapter]

Can I Love you? (Part 4) - Upi Hwang [Chapter]








Cast           : Jung Yong Hwa (CNBLUE), Park Shin Hye.

Other Cast : SeoHyun (SNSD). Park Jiyeon (T-Ara). Park Se-young. Ok Taecyeon (2PM). Kang Min Hyuk (CNBLUE). Dll

Cameo       : Jang Geun Suk. Ham Eunjung (T-Ara).

Genre        : Romance, Hurt, Friendship, School-life.

Author      : Upi Hwang

Cover By  : snowflake94

Lenght     : Chapter







Warning!


       Sebenarnya ini fanfic requestan bestie author, #SI. Dia dulu suka banget sama couple ini, tapi gak tau sekarang. Ff ini juga pernah di publish di blog pribadi author yang terbengkalai. Dan author terharu pas ada yang minta sequel. Baiklah author akan bikin sequelnya. Jadi ini adalah sequel dari oneshoot author itu.
      Typo pasti, OOC mungkin. Abal-abal banget, alur kecepatan, gaje. Ide pasaran. Apabila ada kesamaan alur, itu murni ketidak sengajaan.         Sesungguhnya para tokoh bukan milik author, melainkan milik agensi dan orang tua masing-masing, author hanya memakai mereka untuk keperluan cerita.









Part 4.


Happy Reading-
(Don't like, don't read!)




#Molla! Biarlah waktu yang menjawabnya.#









        Pria itu tersenyum ketika Shin Hye menanyakan hal itu, ia senang akhirnya Shin Hye mulai peduli padanya. Kemudian ia mengulurkan tangannya. Shin Hye melihat itu, tapi ia kembali menatap pria itu.
        ''Naneun...........''  Cukup lama pria itu terdiam hingga akhirnya ia pun menjawab.   ''Jang Geun Suk imnida.'' Lengkap dengan senyuman penuh dari pria itu. Shin Hye hanya menatap pria itu bingung. ''Aku menyukaimu, Shin Hye-ya,'' lanjutnya.
        Shin Hye sempat membulatkan matanya sekilas, sebelum akhirnya ia tertawa terbahak-bahak sambil memegangi perutnya.
        Sekarang giliran pria yang bernama Jang Geun Suk itu yang membulatkan matanya sambil mengerutkan keningnya. ''Waeyo?'' tanya Geun Suk dengan nada yang terdengar kebingungan.
         ''Dengar ne, Geun Suk-ssi. Aku tidak mengenalmu sebelum ini, tapi tiba-tiba saja kau mengatakan kalau kau menyukaiku. Ouh ayolah Geun Suk-ssi, itu sangat konyol!'' ucap Shin Hye sedikit memekik diakhir kalimatnya. ''Dan jangan memanggilku seolah-olah kita adalah teman!'' ucapnya dingin sebelum berlalu dari hadapan pria itu.
        Geun Suk hanya menatap punggung Shin  Hye yang mulai menjauh. Tak ada niat untuk mengejarnya.

        Dan tanpa mereka sadari, ternyata Yong Hwa melihat hal itu. Ia sedikit cemburu melihat hal itu, ia juga tak tau kenapa. Tapi tiba-tiba saja ide itu muncul di kepalanya. Setelahnya ia menyeringai.







¤¤¤¤







         ''Apa? membatalkan pertunangan?'' ucap Ny. Jung memekik. Yong Hwa hanya mengangguk santai. ''Tapi kenapa Yong Hwa-ya?'' tanyanya kemudian masih dengan nada yang sama, syok.
        ''Ne memangnya apa yang sudah terjadi diantara kalian? Kenapa kau begitu ingin membatalkan hal ini?'' kali ini Tn. Jung yang bertanya.
        Yong Hwa menatap kedua orang tuanya itu bergantian. ''Memangnya apa lagi?'' Yong Hwa menghela nafas. ''Dia mencintai pria lain! Dan hari ini aku melihatnya sedang tertawa bersama!''
        Tn. dan Ny. Jung mengerutkan keningnya. ''Kau hanya cemburu Yong Hwa-ya,'' ucap Ny. Jung melembut.
       ''Ne lagipula, belum tentu mereka adalah sepasang kekasih!'' timpal Tn. Jung.
        Yong Hwa mendengus. ''Bukan sepasang kekasih bagaimana? Jelas-jelas mereka berciuman di taman yang sepi itu!'' bohong Yong Hwa. Ia juga tak tau kenapa ia bisa berbohong seperti itu hanya untuk membatalkan pertunangannya. ''Dan aku juga sudah punya kekasih!'' lanjutnya pelan.
        Tn. dan Ny. Jung membulatkan mata mereka. ''Bagaimana bisa? Kau......'' Ny. Jung tak dapat menyelesaikan perkataannya, karna ia sudah terlanjur jatuh pingsan.
        ''Yeobo.''
        ''Eomma.''
       Mereka panik. ''Cepat telpon 119!'' perintah Tn. Jung. Yong Hwa mengangguk dan tanpa menunggu waktu lagi, ia sudah menelpon 119.

.
.
.
.

       Mereka, Yong Hwa dan Tn. Jung menunggu dengan gusar di depan pintu ICU yang masih tertutup rapat itu. Sebelum akhirnya sang dokter keluar. Dokter itu menatap Yong Hwa dan Tn. Jung bergantian, setelahnya ia tersenyum. ''Ny. Jung tidak apa-apa, ia hanya sedikit terkejut dan kelelahan!'' ucapnya sebelum berlalu meninggalkan ruangan itu.
       Mereka berdua masuk saat mata Ny. Jung sudah terbuka. Di sana, Yong Hwa menyadari tatapan kecewa. ''Baiklah, batalkan pertunangan itu!'' ucapnya dingin. Ia juga tak mau menatap Yong Hwa.
        ''Yeobo......''







¤¤¤¤







        Dua hari sudah berlalu semenjak pertunangan itu dibatalkan. Keluarga Park menerima hal itu, dan tak terlalu mempersalahkan hal itu. Tapi tetap saja, keluarga Jung merasa sangat bersalah. Apalagi Ny. Jung, ia bahkan sampai menangis ketika ia dan suaminya mengatakan membatalkan pertunangan putranya dengan putri keluarga Park.


        Jiyeon dan Seyoung berjalan berdampingan, sedangkan Shin Hye berjalan di belakang mereka. Ia sedang sibuk mengeledah isi tasnya, mencari sesuatu. Sampai ia mengalihkan pandangannya kepada seseorang yang sedang duduk bersama kedua temannya itu. Ia menatap sekilas pria itu, sebelum akhirnya sibuk kembali mencari barangnya.
        Pria itu, ia adalah Yong Hwa. Ia juga melihat tatapan sedih di mata Shin Hye. Melihat hal itu, tiba-tiba saja sebuah penyesalan berkelebat di kepalanya.
       Tapi tak lama kemudian, rasa menyesal itu tergantikan oleh rasa tidak suka saat ia melihat pria yang waktu itu bersama Shin Hye, berada di hadapan Shin Hye sekarang. Tanpa sadar, rahangnya mengeras melihat hal itu.
       Taecyeon memperhatikan gelagat itu. ''Ouh ayolah Yong Hwa-ya, biarkan dia!'' ucapnya. Lalu Yong Hwa menatap Taecyeon dengan tatapan menuntut sebuah jawaban. ''Bukankah kalian sudah berpisah?'' tanyanya kemudian.
       Minhyuk yang tidak mengerti, mengerutkan keningnya. ''Berpisah?'' gumamnya, lalu ia menatap Yong Hwa. ''Ya ampun hyung, jadi sekarang kau sudah berpisah dari SeoHyun noona?'' tanya Minhyuk sedikit histeris. Yong Hwa melihatnya, ia melihat mata Minhyuk yang berbinar karna sudah menyimpulkan kesimpulan yang salah.
        ''Bukan dengan Seohyun, tapi dengan Shin Hye!'' ucap Taecyeon membenarkan kesimpulan Minhyuk yang teramat salah. Minhyuk dan Yong Hwa menatap Taecyeon lekat.
         ''Apa maksudmu hyung? Apa hubungannya Yong Hwa hyung dengan Shin Hye noona?'' tanya Minhyuk polos.
        ''Ne apa maksudmu hyung?'' tanya Yong Hwa. Taecyeon menggelengkan kepalanya.
         ''Jangan bertingkah bodoh Yong Hwa-ya!'' teriaknya. ''Bukankah kalian sudah bertunangan? Dan sekarang cincin yang kalian gunakan, sudah tidak terpasang di jarimu!'' Yong Hwa membeku mendengar penjelasan Taecyeon. Minhyuk membulatkan matanya.
         ''Darimana kau tau hyung?'' akhirnya Yong Hwa bertanya dengan suara lemahnya.
         ''Cih, aku melihatnya. Aku pernah melihatnya datang ke rumahmu dengan penampilan seperti seorang stalker. Dengan sebuah kantung di tangannya. Lalu aku juga pernah melihat.........'' ucapan Taecyeon terhenti saat ia melihat Seohyun yang sudah berada di hadapan merek.
        Seohyun tersenyum sangat manis, tapi entah kenapa Taecyeon muak melihatnya. ''Ouh Seohyunnie, ada apa?'' tanya Yong Hwa lembut.
        Seohyun mendekatkan mulutnya ke telinga Yong Hwa. ''Temui aku di Sone's kafe, sepulang kuliah!'' bisiknya. Lalu Seohyun menjauhkan dirinya dari telinga Yong Hwa. Dan tersenyum kembali kepada Yong Hwa saat ia sudah berhasil menatap pria itu.
       Yong Hwa ikut tersenyum dan mengangguk. ''Ne, tunggu aku!'' Seohyun mengangguk sebelum meninggalkan tempat itu.
       Yong Hwa masih menatap punggung Seohyun yang mulai menjauhi mereka.
       ''Seharusnya kau memutuskan hubunganmu dengan Seohyun-ssi,'' ucap Taecyeon sinis. ''Bukan dengan Shin Hye-ssi! Dan aku setuju dengan pilihan kedua orang tua mu!'' lanjutnya.
      Yong Hwa mengerutkan keningnya. ''Ada apa denganmu hyung? Kenapa kau terlihat marah sekali? Ah apa kau menyukai Shin Hye-ssi? Kalau begitu kau saja yang bertunangan dengannya!'' ucap Yong Hwa.
       Taecyeon yang mendengarnya, refleks berdiri, memegang kerah baju Yong Hwa dan akan memukul Yong Hwa jika saja ia tidak ditahan oleh Minhyuk. ''Dengar ne, jangan berkata hal konyol seperti itu. Karna kau tau alasanku. Aku tak mungkin mengkhianati kekasihku!'' teriaknya. Setelahnya ia meninggalkan Yong Hwa dan Minhyuk. Bahkan ia tak menengok sama sekali saat Minhyuk terus-menerus meneriakkan namanya.
        Minhyuk menatap Yong Hwa tak percaya. ''Ada apa denganmu hyung? Kenapa hari ini kau sangat berbeda!'' ucap Minhyuk tak percaya. Ingin rasanya ia pergi meninggalkan hyungnya itu, namun ia tak tega melihat hyungnya yang satu itu sendirian. Akhirnya ia pun hanya diam di sana.








¤¤¤¤







       Taecyeon memasuki Hottest kafe dengan wajah yang benar-benar marah. Bahkan ia tak melihat gadis yang sedang melambaikan tangan ke arahnya, hingga gadis itu memanggil namanya. Taecyeon menengok ke arah gadis itu. Ia melihat gadis itu sedang tersenyum kepadanya. Kemudian ia pun berjalan kearah gadis itu, memeluk sang gadis dan mencium pipi sang gadis saat mereka sudah berhadapan. Setelahnya mereka duduk di bangku yang sudah di pesan oleh sang gadis.
        ''Apa kabar Taecyeon-ah?'' tanyanya masih lengkap dengan senyuman manisnya.
        ''Aku baik, dan bagaimana kabarmu, Eunjung-ah?''
        Eunjung menatap Taecyeon. ''Ada apa denganmu, chagia? Apa kau marah padaku?'' tanya Eunjung tanpa menjawab pertanyaan Taecyeon. Taecyeon membulatkan matanya.
        ''Bukan seperti itu Eunjung-ah, hanya saja.....''
        ''Lihat, kau sedang merajuk sekarang. Sebenarnya ada apa? Kenapa dengan wajah mu yang terlihat kesal?'' ucap Eunjung sambil memperhatikan Taecyeon lekat.
       Taecyeon memperhatikan tangannya yang dipegang erat oleh Eunjung. Lalu ia menatap Eunjung yang sedang menatapnya penuh dengan kelembutan. ''Aku sedang bertengkar dengan Yong Hwa-ya!'' Eunjung tetap diam menunggu kelanjutan cerita dari sang pria. ''Dia membatalkan pertunangannya demi kekasihnya!'' Terdengar kemarahan di sana saat Taecyeon mengutarakannya. ''Padahal kekasihnya itu tidak sebaik yang dia kira!''
         ''Apa maksudmu, Taecyeon-ah?'' Eunjung akhirnya bertanya ketika Taecyeon tak juga melanjutkan kata-katanya.
         ''Yah seperti itu, kekasihnya sedang hamil dan sekarang ia akan menjebak Yong Hwa dan membiarkan Yong Hwa yang menjadi ayah dari bayi itu!''
         ''Memangnya.....''
         ''Dia sedang mengandung bayi dari laki-laki yang sangat dicintainya!'' potong Taecyeon.
         ''Jadi Yong Hwa-ssi bukanlah pria yang dicintai oleh gadis yang notabennya adalah kekasihnya?'' Taecyeon mengangguk. ''Tapi apakah dia tau tentang hal itu?''
         ''Itu dia, masalahnya Yong Hwa tidak mau mendengarkanku. Ia malah......'' Ucapan Taecyeon terhenti kala ia melihat seorang Park Shin Hye dan pria yang ia ketahui namanya Geun Suk, masuk ke Hottest kafe.
         Eunjung mengikuti arah pandangan Taecyeon. Kemudian ia membulatkan matanya. Taecyeon menyadari itu. ''Ada apa?'' tanya Taecyeon. ''Kau mengenal mereka Eunjung-ah?''
         Eunjung menggeleng. ''Aku hanya mengenal si pria.'' Taecyeon membulatkan matanya. ''Dia seorang player. Bahkan aku hampir saja tertipu olehnya waktu aku di Busan dulu.'' Taecyeon mengangguk. ''Dan apa kau mengenal mereka, Taecyeon-ah?'' tanya balik Eunjung.
       Taecyeon mengangguk. ''Si gadis bernama Park Shin Hye, ia mantan tunangannya Yong Hwa-ya.'' Eunjung mengangguk. Tiba-tiba saja sebuah ide muncul dibenak Taecyeon.
       Eunjung melihat Taecyeon yang menyeringai. Lalu pria itu membisikkan sesuatu kepada Eunjung. Eunjung yang mendengarnya ikut tersenyum. ''Ok, kajja.''



.
.
.
.

         ''Apa yang kau lakukan di sini, Geun Suk-ssi?'' tanya Shin Hye kesal, itu terlihat jelas di wajahnya. Sedangkan yang ditanya hanya nyengir.
        ''Aku ingin menemanimu, Shin Hye-ya....'' jawabnya riang. Shin Hye hanya menghela nafas, sebelum berjalan kearah pelayan untuk memesan secangkir kopi. Geun Suk mengekor di belakangnya.


        ''Geun Suk-ssi,'' panggil sebuah suara. Sangat lembut, Geun Suk dan Shin Hye yang mendengarnya, menengok ke arah pemanggil tersebut. Mereka menatap orang itu bingung. Hingga sebuah senyuman terukir indah di bibir orang itu. ''Lama tak berjumpa, chagia.''







¤¤ TBC ¤¤







12 Juli 2016
Powered by Blogger.

Translate

Labels

15& 2AM 2NE1 2PM 5Dolls 9Muses After School Ahn Eunjin Ahn Seo Hyun Ahn Sohee auliasyalwa B.A.P B1A4 Bae Sun Mi Bae Suzy Baek A Yeon Baek Azizah Baek Yebin Baek Yerin Bambam Baro Bestie Big Bang Boyfriend Brothership BTOB BTS Byun Baekhyun Cha Hyun Rin Chapter Cho Kyuhyun Choi Hanny Choi Seung Hyun Choi Seungri Choi Siwon Choi Sungmin Choi Youngjae Cholict Click-B CNBLUE Comedy D.O Davichi DAY6 DIA Do Kyung Soo Donghyun Drama Eunhyuk EXO EXO-K EXO-M F.T. Island Fafiter Challenge Family FANFICTION Fantasy Friendship GFriend Girls' Generation Go Ahra GOT7 Ham Eunjung Han Hye Sun Han Hyo Joo Han Hyori Han Nayeon Hurt Hwang Chansung Hwang Minhyun Im Yoona Jang Geun Suk Jang Wooyoung Jenny Jeon Boram Jia Jinyoung Joo Ji Hoon Jr Jung Ho Seok Jung Il Woo Jung Jinwoon Jung Min Joo Jung Yerin Jung Yong Hwa Juniel Kaeun Kang Hye Ri Kang Hyo Rya Kang Min Hyuk Kang Yo Ra Kang Young Hyun Khunpimook Bhuwakul Kim Bum Kim Dani Kim Hanny Kim Hanny/Choi Hanny Kim Ji Ah Kim Jong In Kim Jong Woon Kim Min Jung Kim Nam Gil Kim Nam Joon Kim Nana Kim Naya Kim Seok Jin Kim So Eun Kim Soo Hyun Kim Sookyu Kim Wonpil Kim Woo Bin Kim Yugyeom Kris Wu Krystal Jung Lee Areum Lee Donghae Lee Hae Na Lee Hyo Jin Lee Hyo Ra Lee Hyukjae Lee Jae In Lee Jang Woo Lee Ji Eun Lee Jong Suk Lee Junho Lee Keina Lee Keumjo Lee Min Ho Lee Qri Lee Seung Gi Lee Sungmin Lee Sunny Lee Yo Won Married-life MellyTaenggo MeloDrama Min Yoon Gi Mistery Myoui Mina Na Haeryung Nam Gyuri Nichkhun Horvejkul Noh Lee Young NU'EST OC Oh Ha Ni Oh Jong Hyuk Ok Taecyeon OneShoot Park Chan Yeol Park Hyomin Park Jae Hyung Park Ji Eun Park Jihyo Park Jimin Park Jiyeon Park Keyla Park Se-young Park Shin Hye Park Soyeon Park Sungjin Park Yeon Jung Rap Monster Risma Song Romance Romantic Roy Kim Ryewook Sandara Park Sandeul School-life SeoHyun Sequel Shannon William Song Minyoung Sowon SPEED Sung Hyun Jae Super Junior T-Ara The Ark Tiffany Hwang Tiramisuu Latté TOP Trilogi Twice TwoShoot U-Kiss Upi Hwang V Wonder Girls Yaoi Yesung Yoo Youngjae Yook Sung Jae Yoon Dowoon Yoon Eun Hye Young K Yuna Kim