Showing posts with label Drama. Show all posts

I'm Sorry (Part 2) [End] - Upi Hwang [TwoShoot]

I'm Sorry (Part 2) [End] - Upi Hwang [TwoShoot]





Author       :  Upi Hwang.
Cast           :  Ham Eunjung, Ok Taecyeon, Choi Seung Hyun.
Other Cast :  Hwang Chansung, Park Hyomin, Park Jiyeon, Jung Yong Hwa dll.
Genre        :  Drama, Romance, Hurt.
Cover by    : Merry art&design
Lenght       : TwoShoot



Summary :  Taecyeon dan Eunjung adalah sepasang kekasih, namun hati sang gadis masih mencintai sang mantan yang bernama Seung Hyun. Lalu apakah yang terjadi pada hubungan dua sejoli itu ketika sang namja mengetahui akan kebenaran hati sang yeoja? Dan apakah yang terjadi disaat hati sang yeoja sudah mulai berubah namun sang namja tak mengetahuinya?







                                 #Mianhae......#


Part   2






        ''Oppa, aku........'' ucap Eunjung menggantung. ''Mianhae, aku tidak bisa!'' lanjutnya setelah beberapa menit berlalu.
     ''Kenapa? Bukankah kau masih mencintaiku?'' tanya Seung Hyun bingung.
      ''Awalnya memang iya, namun setelah malam tadi, akhirnya ku menyadari, bahwa  namja yang ku cinta adalah Taecyeon. Mianhae.'' jelas Eunjung





______________




       ''Eonni, cepatlah!'' teriak seseorang dari ruang tamu.
      ''Ne Jiyi-ah, tunggu sebentar,'' jawabnya, dia adalah Eunjung.

    Eunjung akan keluar dari kamarnya akan tetapi, tangannya tanpa sengaja menjatuhkan sebuah kotak kecil yang ada diatas nakas.  Prang, kotak itu terbuka, lalu terlihatlah sebuah gelang perak dengan bandul inisial.

    Eunjung mengambilnya, setelahnya ia teringat akan kenangan masa lalunya bersama seorang pria yang kini membawa setengah hatinya. Air mata itu menetes begitu saja, membasahi dua belah pipinya.

     ''Mianhae, Taecyeon-ah jeongmal.'' ucapnya terisak. Lima menit kemudian, ia keluar dari kamarnya.
    ''Eonni, kajja ! Bukankah hari ini adalah pameran pertamamu?'' ucap Jiyeon, tanpa menengok kearah Eunjung.

    ''Benar Jungie-ah, kajja,'' ajak Hyomin, namun didetik itu juga, ''Jungie-ah, gwaenchana?'' tanyanya khawatir yang melihat raut wajah Eunjung. Jiyeon yang mendengar juga langsung menengok kearah Eunjung dan raut wajahnya berubah menjadi khawatir.

     ''Ne, gwaenchana,'' ucap Eunjung sambil tersenyum. ''Kajja....'' lanjutnya. Mau tidak mau Hyomin dan Jiyeon pun melangkah keluar rumah karna Eunjung sudah lebih dulu berjalan keluar.

       Ada rasa sesal di hati Hyomin dan Jiyeon. Andai dulu mereka tau lebih awal jika sebenarnya Eunjung sudah tidak mencintai Seung Hyun lagi, mungkin ini semua tidak akan terjadi.

       Sudah empat tahun berlalu setelah hari itu. Mereka sudah lulus dari Universitas, Eunjung lulus sebagai Pelukis, Hyomin sebagai Fotographer dan Jiyeon sebagai Desainer.

      Walaupun sudah empat tahun lamanya, Eunjung masih sendiri, akan tetapi ia masih sering bertemu bahkan mengobrol dengan Seung Hyun. Sekarang Seung Hyun sudah memiliki kekasih bernama Sandara. Sedangkan Taecyeon, Eunjung sama sekali tidak tau kabarnya, padahal Chansung sudah lulus menjadi bussiness man yang cukup handal dibidangnya. Dan Yong Hwa ia sudah lulus sebagai Jaksa.



@Gedung pameran,


     Disana terlihat banyak lukisan berjejer rapi, itu semua adalah lukisan karya Eunjung selama empat tahun ini.

    ''Woah eonni, ini menakjubkan!'' puji Jiyeon yang baru pertama kali melihat karya Eunjung. Eunjung tersenyum, sedangkan Hyomin sibuk mengambil gambar dari lensa kameranya.

     ''Eunjung-ssi,'' tiba-tiba saja sebuah suara menyadarkan Eunjung dari dunianya.
    ''Ouh Dara eonni,'' ucap Eunjung sedikit terkejut.''Ah kau terlalu formal eonni.'' lanjutnya ketika sudah sadar. Seseorang yang dipanggil Dara hanya tersenyum kecil.

    ''Eonni kau sendiri? Dimana Seung Hyun oppa?'' tanya Jiyeon yang melihat Dara hanya sendiri, yah dia adalah Sandara, kekasih Seung Hyun.
     ''Dia sedang di parkiran.'' jawab Dara lembut. Kemudian,

     ''Maafkan aku, aku terlambat,'' ucap Seung Hyun yang baru saja berhenti berlari disamping Dara.
     ''Ne oppa , gwaenchana. Maafkan aku sudah mengganggu waktu kalian,''
     ''Tidak apa, Eunjung-ah,'' ucap Dara dengan suara khasnya.

     ''Ne, Dara benar. Selamat yah Jungie-ah, akhirnya kau bisa mengadakan pameran senimu sendiri!'' ucap Seung Hyun sambil mengacak-acak rambut Eunjung.
     ''Yak oppa, hentikan!'' elak Eunjung. Saat mereka sedang bercanda ria,

    ''Yak Chansungie lepas!'' teriak seseorang yang mengakibatkan pandangan Eunjung, Jiyeon, Seung Hyun dan Dara menatap kearah Dua pemuda yang baru datang. Hyomin? Ia hanya melirik sebentar, sebelum sibuk kembali dengan dunianya.
      ''Yong Hwa-ah, Chansung-ah,'' Chansung hanya nyengir, sedangkan Yong Hwa membenarkan posisi berdirinya.
     ''Dia belum datang yah?'' tanya Chansung, Eunjung mengerutkan keningnya.
     ''Nuguya?'' tanya Eunjung.

     ''Ah ani,'' ucap Chansung kikuk. ''Noona, aku permisi dulu ne,'' lanjutnya lalu berlari menuju kelantai bawah.
     ''Yak Chansungie, tunggu!'' teriak Eunjung, namun Chansung sudah tak terlihat.

    Eunjung memperhatikan Yong Hwa, dan ia terkejut ketika menyadari bahwa Yong Hwa masih memakai baju kejaksaan. Yong Hwa yang merasa diperhatikan, hanya tertawa kikuk, karna ia berfikir pasti sekarang ia terlihat konyol.
     Itu semua bukan kemauan Yong Hwa, tapi itu karna Chansung! Yah karna pria berhidung bengkung itu Yong Hwa tidak sempat membuka baju jaksanya.

    Sepeninggal Taecyeon, Yong Hwa mencoba berdamai dengan Eunjung. Dan beruntunglah dia, karna Eunjung bukan orang yang pendendam, alhasil mereka pun menjadi teman akrab.

    Diluar sana ternyata Chansung sedang menghubungi seseorang.
     ''Yak hyung, kau dimana?'' tanya Chansung cemas.
     ''Aku sedang di jalan menuju kesana, Chansungie.'' jawab orang itu.
     ''Cepatlah!''
     ''Ne bawel!'' ucap orang itu sebelum sambungan telpon terputus.

        Setelah cukup lama menunggu Chansung masuk kembali kedalam ruangan, karna ia takut membuat Eunjung curiga. Tak lama ponselnya berdering, ia mengangkat panggilan tersebut,
    ''Ne hyung wae?''
    ''Kau dimana? Aku sudah diluar gedung sekarang!''
     ''Ouh kau sudah diluar gedung? Yasudah kau masuk saja, tempat pameran seninya di lantai dua galery.''
     ''Araseo.'' jawab orang disebrang sambungan. Chansung pun memberikan panduan jalan menuju ke lantai dua galery.

    Sambungan terputus ketika orang itu sudah menapaki kakinya di lantai dua, lalu orang itu bergumam, ''Memangnya seberapa penting pameran ini baginya?'' ia bergumam dengan sedikit kesal, karna orang itu tak juga menemukan Chansung.

     Saat sedang melihat-lihat, ada sebuah Lukisan yang membuat orang itu berhenti dan menatapnya, yaitu lukisan seorang gadis berambut pendek sedang berusaha mendekati seorang pria di sebuah jembatan.
    Di lukisan itu tergambar jelas bahwa sang pria tersenyum kearah sang gadis, tapi entah kenapa sang gadis malah berlari menuju pria itu dengan air mata yang menggenang di mata dan pipinya, padahal disana sang pria sedang duduk santai.

     ''Lukisan yang menarik,'' ucapnya masih terus memperhatikan lukisan yang hanya terdiri dari warna-warna gelap. Dan mayoritas di dominasi oleh warna hitam dan putih. ''Ouh apa ini,'' ia membaca sebuah tulisan kecil yang berbunyi 'Mianhae'  terdapat dipojok bawah lukisan tersebut. Ia mencoba meraih lukisan sebelum,
     ''Mata mu sangat jeli tuan.'' ucap sebuah suara, suara seorang wanita.

  Deg, entah mengapa detak jantung orang yang sedang melihat lukisan tersebut serasa terhenti ketika mendengar suara itu. Suara lembut namun garing itu mengingatkannya pada seseorang. Itukah kau? Batinnya.
     ''Lukisan itu kubuat untuk seseorang, seseorang yang sangat berarti bagiku, namun sekarang ia sudah pergi entah kemana,'' lanjut gadis itu yang tidak lain adalah Eunjung. Yah Eunjung yang memang habis menemani teman-temannya, tak sengaja melihat pria yang sekarang sedang berada didepannya saat ini memperhatikan lukisannya jadi ia pun menghampiri pria itu.
      ''Benarkah?'' gumam pria itu pelan, namun mampu di dengar baik oleh Eunjung. Eunjung mengangguk.
      ''Ne, dan aku menyesal belum mengatakan maaf padanya.'' ucap Eunjung sedih, entah mengapa ia merasa nyaman berada dibelakang punggung pria yang sekarang sedang berada didepannya saat ini.

      ''Siapakah pria yang jahat itu?'' tanya pria itu dengan sebuah senyuman miris.
      ''Dia tidak jahat!'' ucap Eunjung agak kesal ketika pria itu menyebut kata Jahat. ''Aku yang jahat, dia pergi meninggalkanku karna ia ingin aku bahagia bersama mantan kekasihku yang masih sangat kucintai. Tapi dia salah, dan saat aku menyadari perasaanku yang sebenarnya, ia sudah pergi meninggalkanku. Tepat dihari jadi kami yang kesatu tahun, dan di hari ulang tahunnnya.'' jelas Eunjung dengan nada sedih diakhir kalimatnya. ''Dia pasti tidak akan memaafkanku!'' lanjutnya.

      ''Dia memaafkanmu.'' Eunjung terkejut pria itu menanggapi perkataannya,
     ''Tidak, tidak mungkin dia akan memaafkanku!'' ucap Eunjung tegas.
     ''Tapi dia sudah memaafkanmu, Jungie-ah.'' ucapnya yang ternyata mengenal Eunjung. Eunjung mengerutkan keningnya,

    ''Siapa kau?'' tanya  Eunjung Sedikit memekik. Memang wajah pria itu tak terlihat karna tertutupi oleh sebuah topi, pria yang menggunakan kaos santai polos warna putih dibalut sweater abu-abu.

    Pria itu menengok lalu memperlihatkan wajahnya. Seketika Eunjung melemas, dia menutup mulutnya dengan kedua telapak tangannya, ia tak percaya pada apa yang ia lihat sekarang. Ia juga akan jatuh jika tangan kekar itu tidak menahannya.
    Didetik kemudian, ia menangis.......


~~~~~


    Suasana hening terjadi diantara dua makhluk yang baru saja bertemu kembali beberapa jam yang lalu, dan dimasing-masing tangan itu memegang sebuah minuman kaleng.

    ''Apa kabar Jungie-ah?'' tanya pria itu mencoba membuka pembicaraan.
    ''Aku baik Taecyeon-ah. Kau sendiri, apa kabar?'' tanya balik Eunjung kepada pria itu, yang ternyata adalah Taecyeon.

      ''Aku juga baik.''
 Setelahnya tak ada lagi percakapan, karna hening tercipta lagi... Kali ini cukup lama sebelum,
      ''Mianhae, jeongmal mianhae.'' ucap Eunjung lirih, ia menundukkan kepalanya lalu memegang erat minuman kaleng yang sedang ia pegang. Taecyeon menengok kearahnya kemudian ia melihat air bening itu jatuh dari salah satu kelopak matanya.... ''Aku salah, tapi jujur. Aku tidak pernah membohongimu tentang perasaanku yang sayang terhadapmu. Hanya saja, aku... Aku...'' Eunjung tak dapat meneruskan kata-katanya karna sekarang ia sudah menangis. Ia terisak dan air mata itu turun semakin deras.

    Taecyeon yang tak tega, memeluknya. Karna walau bagaimanapun ia juga masih sangat mencintai gadis ini. Memeluk gadisnya dengan erat. Eunjung menangis didalam dekapan hangat itu, dekapan yang sangat dirindukan Eunjung selama empat tahun ini. Dekapan seorang Ok Taecyeon.

     Taecyeon mengusap punggung Eunjung lembut seraya menenangkan gadis itu, ''Jungie-ah, aku memaafkanmu, sungguh!'' ucap Taecyeon. Yang hanya mampu dijawab dengan kata  'Gomaweo'  yang tulus dari Eunjung yang masih tetap menangis.

    Taecyeon terus memperhatikan Eunjung, Eunjung tersipu malu kala menyadari hal itu. Dan sekarang, matanya tertuju pada sebuah gelang yang sedang digunakan oleh Eunjung. Sebuah gelang dengan bandul inisial. Gelang yang sangat dikenalnya, karna dialah yang memesan gelang itu, khusus untuk hadiah kesatu tahun hubungan mereka.

    ''Jungie-ah, kenapa gelang itu bisa berada padamu?'' tanya Taecyeon. Eunjung melihat gelangnya lalu,
    ''Yong Hwa memberikannya padaku, dia bilang kau lupa membawanya.'' jawab Eunjung santai. Sekarang suasananya sudah jauh lebih santai. Mereka juga sudah menceritakan apa saja yang terjadi kepada diri mereka selama empat tahun ini.

     ''Lalu bagaimana hubunganmu dengan Seung Hyun hyung sekarang?'' tanya Taecyeon ketika menyadari sedari tadi Eunjung tidak menyebutkan nama Seung Hyun didalam ceritanya.

    ''Hubungan kami baik, sekarang ia sedang menjalin kasih dengan Dara eonni.'' jelas Eunjung. Taecyeon mengangguk, meski awalnya ia sedikit terkejut.
     ''Tadinya kukira kalian menjalin......''

     ''Tidak, memang setelah kau pergi, dia memintaku untuk menjadi kekasihnya lagi, namun aku menolak! Karna waktu itu aku tau, pria yang benar-benar kucintai saat itu bukan Seung Hyun oppa, melainkan dirimu. Ok Taecyeon!'' ujar Eunjung sambil tersenyum membayangkan kejadian empat tahun lalu itu.
   Taecyeon tersenyum mendengar perkataan jujur Eunjung itu.

    ''Lalu, apa sekarang perasaan itu masih sama?'' pancing Taecyeon, Eunjung menoleh,
    ''Perasaan?'' tanya Eunjung.
    ''Pabo-ya.'' ucap Taecyeon sambil mengacak-acak rambut Eunjung, Eunjung cemberut yang mengakibatkan hidungnya di cubit oleh Taecyeon. ''Perasaanmu terhadapku, apa itu masih sama seperti dulu?'' tanya Taecyeon masih dengan senyumannya. Eunjung membuka mulutnya membentuk huruf O, kemudian  mengangguk.

     ''Hem ottokhae,'' ucap Eunjung sambil pura-pura berfikir. ''Seperti sudah tidak, karna sekarang aku sangat, sangat mencintai seseorang.'' ujar Eunjung sambil tersenyum jahil.
      ''Benarkah? Siapakah itu?'' tanya Taecyeon miris. Aura mukanya berubah seketika.

     ''Hei, kenapa kau murung heoh?'' tanya Eunjung, namun tak dijawab oleh Taecyeon. ''Yak sekarang aku memang sedang sangat sangat mencintai seseorang, dan orangnya itu adalah Ok-Taec-yeon!'' ucap Eunjung sambil mengeraskan nama Taecyeon. Taecyeon memandang tak percaya pada Eunjung, yang hanya di balas oleh sebuah senyuman dan anggukan dari Eunjung. Setelahnya senyuman itu menjalar kepada Taecyeon, sehingga Taecyeon pun menampilkan sebuah senyuman.



       ''Akhirnya mereka bersatu juga,'' ucap Hyomin yang melihat Eunjung dan Taecyeon, bukan hanya Hyomin, tapi disana juga ada Jiyeon, Chansung, Yong Hwa, Seung Hyun dan Sandara.
     ''Ne eonni,'' ucap Jiyeon terharu.
     ''Semoga mereka bahagia,'' ucap Chansung tulus. Yang mendapat anggukkan dari Yong Hwa.
     ''Mereka so sweet yah Oppa,'' ucap Sandara, lalu ia mendapat pelukkan hangat dipinggangnya.
    ''Ne kau benar chagia,'' ucap Seung Hyun.


 kembali ke Taecyeon dan Eunjung berada.

    ''Hem Jungie-ah,'' ucap Taecyeon.
    ''Ne?''
    ''Lalu apakah kau mau menjalin hubungan lagi denganku?'' tanya Taecyeon. Eunjung tersenyum dan mengangguk. ''Benarkah?''
     ''Ne oppa, mari kita mulai lagi dari awal!'' ucap Eunjung.

    Taecyeon tersenyum dan memeluk tubuh Eunjung. Taecyeon melepaskan pelukkannya, lalu ia menyentuh pipi Eunjung, dan dia juga mendekatkan wajahnya ke wajah Eunjung. Perlahan namun pasti, bibir mereka saling bertemu, Eunjung menelan ludah nya. Setelahnya ia menutup matanya mengikuti Taecyeon yang sudah menutup mata terlebih dahulu.

    Mereka larut dalam ciuman pertama mereka itu, dan untung saja teman-teman mereka yang tadi sempat melihat adegan meluk - memeluk, sekarang sudah sibuk dengan pengunjung pameran seni lukis Eunjung.




                                End^.^








  



I'm Sorry (Part 1) - Upi Hwang [TwoShoot]

I'm Sorry Part 1 - Upi Hwang [TwoShoot]


Cast           :  Ham Eunjung, Ok Taecyeon, Choi Seung Hyun.
Other Cast :  Hwang Chansung, Park Hyomin, Park Jiyeon, Jung Yong Hwa dll.
Genre        :  Drama, Romance, Hurt.
Cover by   : Merry art&design
Author      :  Upi Hwang.
Lenght      : TwoShoot


Summary :  Taecyeon dan Eunjung adalah sepasang kekasih, namun hati sang gadis masih mencintai sang mantan yang bernama Seung Hyun. Lalu apakah yang terjadi pada hubungan dua sejoli itu ketika sang namja mengetahui akan kebenaran hati sang yeoja? Dan apakah yang terjadi disaat hati sang yeoja sudah mulai berubah namun sang namja tak mengetahuinya?







                   #Mianhae......#



      ''Eonni kekasihmu sudah datang,'' teriak yeoja berambut panjang.
     ''Yak Jiyeon-ah bisakah kau mengecilkan suaramu!'' ucap Seseorang disamping yeoja bernama Jiyeon itu.
      ''Tidak bisa Hyomin eonni,'' ucap Jiyeon kepada Hyomin. Lalu disaat mereka sedang bertengkar, turunlah yeoja berambut pendek.
       ''Siapa kekasihku?'' tanyanya santai sambil meneguk segelas air. Hyomin dan Jiyeon tertegun.
       ''Yak Eunjung eonni, apa yang kau bicarakan heoh? Tentu saja Taecyeon oppa. Memangnya kau kira siapa lagi? Seung Hyun oppa?'' ucap Jiyeon ketus. Hyomin hanya geleng - geleng kepala melihat tingkah Eunjung.
        ''Ouh....'' tanggapan Eunjung. Eunjung hanya berlalu ke kamarnya.
        ''Yak Jungie-ah temuilah dulu Taecyeon-ssi.'' ucap Hyomin. Namun Eunjung tetap cuek, alhasil Jiyeon yang membuka kan pintu, dan menyuruh Taecyeon menunggu.

        Hari ini memang hari libur, jadi jelas bagi para pasangan untuk menghabiskan waktu bersama di akhir pekan.
Lima belas menit kemudian Eunjung turun dan langsung pergi.
        ''Hyomin-ah, Jiyeon-ah, aku pergi dulu ne!'' ucap Eunjung sebelum meninggalkan rumah.
        Setelah seharian mereka habiskan dengan menonton dan makan, Eunjung dan Taecyeon berjalan - jalan di taman. Mereka adalah pasangan kekasih yang bisa di bilang pasangan cukup lama, karna usia kebersamaan mereka hampir memasuki bulan ke-11.

     Flashback

  11 bulan yang lalu....

         ''Eunjung-ssi, aku Ok Taecyeon. Aku ingin mengenalmu dengan baik, jadi ku mohon izinkan aku untuk mendekatimu!'' ucap Taecyeon tegas. Eunjung terkejut karna Taecyeon, pemuda yang baru di kenalnya itu, berani mengatakan hal itu kepadanya di depan temannya yaitu Hyomin dan Jiyeon.
      ''Keren,'' gumam Jiyeon dan Hyomin pelan, dengan pandangan mata yang kagum terhadap sosok namja yang sekarang ada di depan mereka.
      Eunjung pun mengangguk. Dan hanya butuh waktu seminggu sebelum akhirnya mereka berpacaran.

      Flashback End.


       Saat di taman, mereka sangat senang. Eunjung yang memakan es krimnya berlepotan, terpaksa dibersihkan oleh Taecyeon.
        ''Ckckck..... Kau masih seperti anak kecil saja,'' ejek Taecyeon. Setelah selesai membersihkan sudut bibir Eunjung, Taecyeon lalu menghisap jarinya.
        ''Yak, apa yang kau lakukan ?'' cegah Eunjung yang melihat tingkah Taecyeon.
 Memang selama hampir sebelas bulan ini, mereka tidak pernah berciuman di bibir, mereka hanya memegang tangan, mencium pipi dan kening, hanya itu.
         ''Ini manis,'' komentar Taecyeon. Eunjung hanya mendengus.

         Akhir - akhir ini sikap Eunjung agak berubah. Dia memang cuek, namun sekarang ini, sikapnya agak seperti orang yang menjaga jarak. Hal itu tidak lain disebabkan karna orang di masa lalu Eunjung yang tidak bisa di lupakan olehnya, bahkan sampai sekarang. Saat Eunjung menerima Taecyeon, ia juga masih berharap bisa kembali dengan Choi Seung Hyun. Namja yang pernah mengisi hari - harinya selama satu tahun lebih.
          Namja yang meninggalkannya begitu saja. Akan tetapi, Eunjung tak bisa membencinya. *Taecyeon-ah, kau terlalu baik untukku,* batin Eunjung lirih.
      ''Ah sudah sore, mari kuantar kau pulang Jungie-ah,'' ucap Taecyeon menyadarkan Eunjung dari lamunan nya. Eunjung melihat jam sebentar sebelum ia mengangguk.
    Disaat mereka akan berjalan, mereka berpapasan dengan namja yang sudah berhasil memporak - porandakkan hati Eunjung yaitu Choi Seung Hyun.
      ''Hi, Eunjung-ah,'' sapa Seung Hyun hangat, ia juga tersenyum, Eunjung balas tersenyum. Eunjung terus saja memperhatikan namja itu, tanpa menyadari Taecyeon menatapnya sedih.
       *Tatapan itu, apakah kau masih mencintainya Jungie-ah?* batin Taecyeon miris. Seolah - olah waktu berhenti disaat itu, Taecyeon terus membatin. *Tak bisakah kau hanya melihatku? Tak bisakah hatimu hanya untukku? Jungie-ah......* batin Taecyeon menangis.
      Memang baik dia maupun Eunjung selama ini saling terbuka, hanya satu rahasia Eunjung, yaitu ia masih mencintai Seung Hyun. Akan tetapi, Taecyeon mengetahui rahasia itu. Ia mengetahui nya dari Jung Yong Hwa, temannya yang satu jurusan dengan Eunjung. Ia lebih sering mendengar Eunjung menyebut nama Seung Hyun di banding Taecyeon, malah jika bukan karna Hyomin dan Jiyeon yang menyebutkan, mungkin Eunjung tak akan menyebut nama Taecyeon. Yong Hwa sering menyarankan agar Taecyeon lebih baik berpisah dari Eunjung.

      Flashback

    ''Hyung, sampai kapan kau mau seperti ini terus?'' tanya Yong Hwa sedih, disana juga da Chansung yang sedang asik makan. ''Hyung dia tidak mencintaimu, jika Seung Hyun hyung masih berada di hati dan pikirannya!'' lanjut Yong Hwa lirih.
      ''Tapi Yong Hwa-ah.......''
      ''Sebenarnya Eunjung noona menyukai mu hyung,'' ucap Chansung, memotong perkataan Taecyeon.
      ''Yak apa yang kau bicarakan Chansung-ah?'' tanya Yong Hwa.
     '' Ne, memang benar! Eunjung noona itu menyukaimu, hanya saja di hatinya masih ada Seung Hyun hyung,'' jelas Chansung.
    Chansung memang kenal dekat dengan Eunjung, dia juga berteman baik dengan Hyomin dan Jiyeon.
     ''Benarkah?'' Chansung mengangguk. ''Apakah masih ada kesempatan untukku?'' tanya Taecyeon.
      ''Tentu saja hyung!'' ucap Chansung menyela Yong Hwa yang akan bicara.

     Flashback End.

   *Kau tenang saja Jungie-ah, aku akan melepasmu jika waktunya tiba.* batin Taecyeon lirih.
    ''Eunjung-ah kau akan kemana?'' tanya Seung Hyun yang menyadarkan Taecyeon dari lamunannya.
     ''Aku akan pulang,'' ucapnya tersenyum sambil menggandeng tangan kiri Taecyeon, ''Kajja oppa,'' ucapnya pada Taecyeon, ''Oppa, kami bailk dulu ne :) .'' ucapnya pada Seung Hyun. Taecyeon tertegun, ''Jungie-ah,,,,'' gumamnya pelan.
      Eunjung dan Taecyeon pun berjalan melewati Seung Hyun. Taecyeon menaiki motornya, diikuti oleh Eunjung. Setelah naik, Eunjung berpegangan erat di pinggang Taecyeon. -hangat- itulah yang di rasakan Taecyeon di dalam keputus asaannya.
      ''Taecyeonnie~~'' panggil Eunjung lembut.
      ''Ne...'' jawab Taecyeon sedikit menoleh.
      ''Sebentar lagi tanggal 27, di hari jadi kita yang ke sebelas, kau mau apa?'' Taecyeon tertegun, ia mengira Eunjung takkan peduli akan hal itu. Dalam helm ia tersenyum.
      ''Aku tidak ingin apa - apa, Jungie-ah!'' jawab  Taecyeon ramah, sekarang giliran Eunjung yang tertegun.
      ''Tapi aku akan tetap memberikan sesuatu untukmu chagia.'' ucap Eunjung lembut. *Chagia, dia bilang chagia tadi.* batin Taecyeon terharu, bersamaan dengan berakhirnya perkataan Eunjung, mereka sudah sampai di depan rumah Eunjung. Eunjung turun, Taecyeon membuka helmnya.
      ''Besok aku akan menjemputmu,'' ucap Taecyeon, akan tetapi Eunjung menolak ''wae?''
       ''Kau bareng saja dengan Chansung dan Yong Hwa, aku akan pergi bersama Hyomin dan Jiyeon,'' ucap Eunjung ''Lagi pula sepertinya Yong Hwa-ssi tidak menyukai kau pergi bersama ku.'' lanjutnya.
      ''Aigo bicara apa kau ini?''
      ''Sudahlah besok aku akan pergi bersama Hyomin dan Jiyeon.''
      ''Araseo, sudah masuk sana!'' ucap Taecyeon lembut dengan suara khasnya, Eunjung mengangguk, namun sebelum Taecyeon memakai helmnya kembali, Eunjung sudah mencium pipi sang kekasih.
      ''Gomaweo :) kau berhati - hatilah!'' ucap Eunjung sebelum benar - benar meninggalkan Taecyeon. Taecyeon pun pulang dengan senyuman dan sejuta keyakinan, bahwa Eunjung sudah mencintai dirinya sekarang.
     Ternyata di dalam rumah sana ada yang melihat adegan itu.
     ''Huuuh, jika seperti itu dia sangat romantis,'' dengus seseorang. ''Ne kau benar Hyomin eonni, mereka sangat romantis dan juga cocok.'' timpal seseorang lainnya yang tidak lain adalah Jiyeon. Mereka berdua senang melihat Eunjung dan Taecyeon seperti itu.

       23 November

 Sudah delapan hari setelah acara kencan Taecyeon dan Eunjung. Sekarang Taecyeon sedang sibuk dengan tugas - tugas kuliahnya, alhasil membuatnya jarang menghabiskan waktu dengan Eunjung.
     Sekarang ini Eunjung sedang duduk dibawah pohon bersama Hyomin dan Jiyeon. Disaat mereka sedang asik,
       ''Eunjung-ah......''
  Ketiga yeoja itu menengok menengok keasal suara. Deg hati Eunjung bergetar melihat senyum orang itu.
        ''Yak mau apa kau, Seung Hyun oppa?'' tanya Hyomin ketus, sekaligus menyadarkan Eunjung dari perasaannya yang sudah terbang entah kemana. ''Jangan ganggu Jungie eonni kami!'' lanjutnya Jiyeon yang memang tidak terlalu mengenal Seung Hyun, hanya menyimak.
       ''Aigo, kau galak sekali Hyomin-ah, aku hanya ingin bicara dengan Eunjung-ah. Itu saja,'' jawab Seung Hyun santai.
       ''Ouh, kajja Seung Hyun oppa,'' Eunjung dan Seung Hyun beranjak dari sana.
       ''Yak Jungie-ah, kau mau kemana?'' teriak Hyomin, namun Eunjung tak menghiraukannya. Bersamaan dengan perginya Eunjung dan Seung Hyun, Chansung datang kearah Hyomin dan Jiyeon.
       ''Wae noona?'' tanya nya pada Hyomin.
       ''Hyomin eonni meninggalkan kami hanya untuk pria itu!'' ucap Jiyeon sambil menunjuk kearah Eunjung dan Seung Hyun, Chansung melihatnya.
       ''Noona,'' gumam Chansung lirih.


_______________

         ''Hyung, kau darimana saja?'' tanya Yong Hwa ketika Taecyeon baru masuk, disana juga terdapat Chansung. Mereka melihat wajah kusut Taecyeon, ''Dia tidak menemui mu kah?'' tanyanya lagi, ia melihat kado kecil yang ada di tangan Taecyeon.
      ''Bukan seperti itu, mungkin dia....''
      ''Sudahlah hyung!'' interupsi Yong Hwa, ''Lebih baik kalian berpisah saja!'' lanjutnya dingin.
      ''Tapi.......''
      ''Benar hyung, lebih baik kalian berpisah saja.'' kali ini saran Chansung, yang membuat Taecyeon dan Yong Hwa terkejut. Selama ini Yong Hwa tau, Chansung selalu membela Eunjung. Akan tetapi kali ini, ''Bukan berarti noona tidak baik untukmu hyung, akan tetapi aku takut kau terluka lebih dalam lagi jika kau tetap bersama noona! Ku kira noona belum bisa melupakan Seung Hyun hyung.'' lanjutnya tegas.
         ''Tapi kenapa?'' tanya Taecyeon lirih. Lalu Chansung menceritakan apa yang dilihatnya tadi sore,



   Flashback

       ''Eunjung-ah, bisakah kau menemaniku bicara hari ini?'' tanya Seung Hyun ketika pelajaran baru saja usai.
       ''Oppa, memangnya tidak adakah yang bisa kau ajak pergi selain Eunjung eonni?'' tanya Hyomin yang mulai geram dengan gelagat Seung Hyun yang sangat jelas sedang mencoba mendekati Eunjung kembali. ''Dan kau Eunjung eonni, bukankah kau sudah punya janji dengan Taecyeon oppa? Taecyeon akan marah jika melihatmu .......''
      ''Sudahlah Hyomin-ah, Taecyeon tidak akan marah akan hal ini.'' potong Eunjung seraya menggandeng tangan Seung Hyun dan meninggalkan kelas.
       ''Eonni.......'' sekarang giliran Jiyeon yang menatap tak percaya pada Eunjung.
   Saat Eunjung dan Seung Hyun menuju parkiran, mereka berpapasan dengan Chansung, akan tetapi  Eunjung tak menyadarinya.
     Tak lama berselang, Chansung berpapasan dengan Hyomin dan Jiyeon.
    ''Wae noona?'' tanya Chansung pada Hyomin. Hyomin hanya melihat kearah Eunjung lemah. ''Apakah mereka sudah baikkan?'' tanyanya lagi.
     ''Entahlah, tapi kita hanya bisa menunggu waktu sebelum hal itu akan benar - benar terjadi.''
     ''Ne, kadang aku sedih kalau melihat hal ini, padahal satu minggu yang lalu Eunjung eonni sangat romantis pada Taecyeon oppa.'' timpal Jiyeon, Hyomin mengangguk.
     ''Chansung-ah, aku kasihan pada Taecyeon, bisakah kau menyuruhnya berpaling dari Eunjung?'' tanya Hyomin, pertanyaan yang membuat Chansung dan Jiyeon terkejut. Chansung mau tak mau menyanggupi, setelah mendengar alasan Hyomin.

    Flashback End.

      ''Araseo!'' ucap Taecyeon datar seraya meninggalkan dua adiknya itu. Yong Hwa dan Chansung hanya menghembuskan nafas.

___________

     ''Eonni, kau dari mana saja?'' tanya Hyomin dingin ketika Eunjung baru masuk, akan tetapi Eunjung terus saja berlari menuju kamarnya. ''Yak Jungie-ah.'' teriak Hyomin.
     ''Mungkin mereka benar-benar tidak bisa bersama eonni.'' timpal Jiyeon yang baru saja datang dari arah dapur. Hyomin hanya mengangguk. Ternyata Eunjung sedang mencari ponselnya yang tertinggal.
      Dia melihatnya dan terdapat sembilan puluh delapan panggilan tak terjawab, yang berasal dari Taecyeon. Alhasil pada saat itu juga, Eunjung langsung menelpon Taecyeon. Akan tetapi, sang empunya nomor sedang sibuk. Taecyeon sedang menelpon sang ayah di waktu yang bersamaan dengan Eunjung menelponnya.
      ''Apa dia marah?'' gumam Eunjung sambi menghempaskan tubuhnya.




  Dua puluh delapan November.

    Dari semalam Taecyeon tak memberi kabar kepada Eunjung, hal itu membuat Eunjung semakin yakin jika sekarang Taecyeon benar - benar marah terhadapnya, ditambah kedekatannya dengan Choi Seung Hyun. Hal itu pasti membuat Taecyeon,
     ''Arrrrrrrgh.....''jerit Eunjung frustasi.
     Dia pun memutuskan untuk menunggu Taecyeon keluar dari kelasnya. Dan sekarang dia berada di samping pintu kelas Taecyeon.
     Tak lama setelah sang dosen berlalu, Taecyeon pun keluar.
      ''Taecyeon-ah....'' rajuk Eunjung manja, Taecyeon menengok, lalu ia menampilkan wajah terkejut.
      ''Yak hyung, menyingkirlah dari pintu!'' ucap suara dibelakang Taecyeon, suara orang yang tak lain adlaah Chansung. Chansung yang sudah berada di luar dengan susah payah, karna Taecyeon masih di pintu pun terkejut melihat kehadiran Eunjung.
      ''noo,, noona?'' ucap Chansung gugup, Eunjung hanya tersenyum.
      ''Taecyeon-ah, aku ingin bicara denganmu. Ikutlah denganku!'' ucap Eunjung sambil menarik tangan Taecyeon tanpa memberikan Taecyeon kesempatan untuk membalas perkataan Eunjung.
     Mereka juga melewati Yong Hwa, yang memandang dua sejoli itu dengan tatapan bertanya-tanya.




      ''Mianhae!'' ucap Eunjung ketika minuman pesanan mereka datang. Sekarang mereka sedang berada di Queens kafe.
      ''Untuk apa?'' tanya Taecyeon dingin, hal itu membuat Eunjung tersentak.
      ''Untuk semuanya,'' jawab Eunjung sendu. ''Aku akui, aku memang salah, oleh karna itu maafkanlah aku.'' lanjutnya lemah. Taecyeon terkejut melihat ekspresi bersalah Eunjung Omo, apakah aku sedingin itu?  Batinnya.
     Baru saja Taecyeon akan memegang tangan Eunjung, tapi Eunjung sudah mengangkat wajahnya dan menampilkan senyum indahnya.
      ''Maaf tidak mengangkat telphonemu, ponselku tertinggal. Aku juga sudah berusaha menghubungimu, tapi kau tidak mengangkatnya.'' ucap Eunjung berusaha tegar dengan suaranya yang terdengar bergetar walaupun ia tertawa sewaktu mengucapkannya. Namun terlihatjelas dimatanya, jika ia sangat menyesal.
      Eunjung yang tak jua mendengar Taecyeon bicara, meminta Taecyeon memberikan ponselnya. Taecyeon yang bingung, langsung memberikannya.
    Taecyeon terus memperhatikan Eunjung yang sedang menggantungkan sebuah bonaeka panda kecil di ponselnya.
    ''Tadaaaaa.....''ucap Eunjung sambil memperlihatkan gantungan itu. Sebuah bonela panda yang terdapat angka dua puluh tujuh dan inisial EJ. Taecyeon mengambil ponselnya dan matanya terus memperhatikan boneka kecil yang tergantung di ponselnya itu. ''Itu karya temanku, tetapi aku yang mendesign nya.'' jelas Eunjung, Eunjung juga memperlihatkan gantungan ponselnya, lalu Taecyeon melihat boneka yang sama tergantung disana,  hanya saja inisialnya berbeda TY  itulah inisial boneka Eunjung.
      ''Kau jangan pernah membuang ini ne,'' ucap Eunjung dengan senyum manisnya.
      ''Jungie-ah,'' gumam Taecyeon lirih.
      ''Maafkan aku Taecyeon-ah, aku salah.'' ucap Eunjung setelah beberapa lama terdiam. Taecyeon yang sedang sibuk dengan makanannya, melihat kearah Eunjung yang masih tertunduk, namun menyiratkan kesedihan.

       Tak terasa waktupun mulai senja, sepasang kekasih yang sedari tadi di liputi kebisuan, akhirnya pergi meninggalkan kafe. Ketika diluar kafe, tangan Eunjung di genggam dan di masukkan ke kantong sweater, oleh Taecyeon.
     ''Udaranya sangat dingin, kau bisa beku nanti!'' ucap Taecyeon tanpa mengalihkan pandangannya kearah Eunjung. Eunjung melihat kearah Taecyeon, lalu setelahnya ia tersenyum. Mereka berdua pun berjalan dalam keheningan dengan posisi tangan Eunjung yang berada di dalam kantong sweater dan di pegang erat oleh Taecyeon.


   Tiga belas hari setelah kejadian itu.


       Keadaan tak jua berubah, Eunjung dan Taecyeon tak sehangat awal-awal mereka menjalin kasih. Malam ini, di tengah dinginnya malam, Taecyeon mengendarai mobilnya menuju ke kediaman seseorang.

      Setelah sampai, di sudah di sambut oleh dua yeoja cantik berambut panjang, dialah Park Hyomin dan Park Jiyeon. Taecyeon datang ke kediaman mereka, karna ingin merayakan hari jadi seseorang. Taecyeon dan dua gadis Park itu berjalan memasuki sebuah kamar yang tak lain adalah kamar Ham Eunjung.

     Rapi sekali kesan pertama Taecyeon ketika memasukinya. Mereka mencoba membangunkan yeoja yang tertidur itu, cukup lama sebelum akhirnya sebuah erangan terdengar dari bibir sang yeoja. Yeoja itu mencoba menggerakkan badan dan kelopak matanya. Kemudian ,

     ''Seung Hyun oppa,'' gumamnya. Deg tiba-tiba saja suasana menjadi hening. Taecyeon tersenyum getir, Jiyeon dan Hyomin yang merasa tidak enak hati terus mengguncangkan tubuh wanita itu, hingga gadis itu membuka matanya yang tak besar itu.

      ''Ouh Taecyeon oppa,'' ucap yeoja itu saat menatap namja yang sedang membawa kue. Lalu Taecyeon menampilkan senyum terbaiknya.
     ''Saengil chukkae Eunjung-ah,''
     Kemudian Eunjung tersenyum dan tanpa malu - malu, ia mencium pipi kiri Taecyeon. Namun Taecyeon hanya tersenyum miris.
Bertahanlah sebentar lagi Jungi-ah, batin Taecyeon.


    Dua puluh tujuh Desember

    Waktu menunjukkan pukul 23.45 KST, di sebuah kafe yang belum tertutup itu, duduklah seorang yeoja cantik dengan rambut pendeknya. Duduk di dekat jendela, ia sering kali menengok kearah pintu masuk, setiap kali mendengar suara pintu di buka. Dialah Ham Eunjung, ia sudah berada di sini dari tiga jam yang lalu.

   Tampak Eunjung yang sedang memainkan ponselnya, ia sedang mencoba menghubungi seseorang.
   ''Taecyeon-ah........'' gumamnya lirih, tak lama kemudian dering ponselnya berbunyi, dan tertera nama Hyomin dilayarnya. Eunjung mengangkatnya,

    ''Yoboseyo,'' ucap Eunjung lemah
   ''Yak Jungie-ah, kau dimana heoh?'' teriak Hyomin marah ''Cepat pulang!'' lanjunya
    ''Araseo,'' jawab Eunjung lemah sebelum memutuskan sambungan.
       Saat Eunjung menatap nanar pada makanan yang tersaji didepannya, sang waitress menghampirinya,

      ''Jeoseonghamnida ahgassi, tapi tempat kami akan segera tutup,'' ujar sang waitress sopan. Mau tak mau Eunjung harus meninggalkan kafe itu.
     Eunjung keluar dari tempat itu dan berjalan menyusuri malam ditengah taman, ia masih mencoba menghubungi Taecyeon, namun hasilnya nihil.

     Saat Eunjung sudah di batas kesedihan nya, ponselnya berdering, tercantum disana sebuah nama Chansung.
        ''Yoboseyo,'' ucap Eunjung lemah
        ''Noona, kau dimana?'' tanya Chansung lembut, walaupun ia juga kecewa. Namun ia juga ikut sedih mendengar suara Eunjung.
        ''Aku di taman yang berada di jalan Street Art,'' jawab Eunjung masih dengan nada yang sama.

         ''Tunggu disana, aku akan menjemputmu noona,'' ucap Chansung sebelum mematikan Ponselnya.
         Eunjung duduk di salah satu bangku, lalu ia teringat percakapannya dengan Taecyeon dua hari yang lalu.




     Flashback

   Dua puluh Lima Desember

     ''Ya ampun, Taecyeon-ah kemana Syalmu?'' tanya Eunjung ketika menyadari Taecyeon tak memakai Syal, padahal cuaca sedang sangat dingin. Lalu Eunjung mengeluarkan syal rajut berwarna merah dan memakaikannya ke leher Taecyeon.

      ''Eunjung-ah, besok kajja kita rayakan hari jadi kita yang ke satu tahun,'' ajak Taecyeon, Eunjung menatapnya lalu menggeleng.
      ''Kenapa harus besok?''
      ''Jungie-ah......''
      ''Sudahlah Taecyeon-ah, lusa itu bukan waktu yang lama,'' potong Eunjung tersenyum. Bukan seperti itu Jungie-ah, batin Taecyeon lirih.

        ''Tapi bagaimana jika setelah hari esok aku tak bisa menemuimu?'' tanya Taecyeon lemah, Eunjung mengerutkan keningnya.
      ''Apa maksudmu?''
      ''Ah aniya....''


   Flashback End.

     Eunjung menangis setelahnya,
       ''Mianhae, jeongmal mianhae Taecyeon-ah,'' ucap Eunjung terisak. Disaat itu pula Chansung datang dan mengantar Eunjung pulang.
     Malam itu Eunjung tidak tidur, ia terus saja menangis tanpa suara.


_____________


          ''Yak Seung Hyun-ssi, mau apa lagi kau heoh?'' tanya Hyomin kesal ketika melihat Seung Hyun berada dirumah mereka paginya.

       ''Aku hanya.....'' belum sempat Seung Hyun menjawab, Eunjung sudah menghampiri mereka yang berada di dekat pintu.
     ''Dia mengajakku pergi Hyomin-ah,'' ucap Eunjung datar dengan wajah yang masih terlihat jelas bahwa ia habis menangis.
 seung Hyun dan Eunjung pergi

     ''Eonni-ah,'' lirih Jiyeon yang baru turun dari kamarnya.



    Ternyata Seung Hyun dan Eunjung pergi ke Queens kafe.
         ''Bagaimana Jungie-ah, apa kau menerimaku kembali?'' tanya Seung Hyun ketika pesanan mereka datang. Memang Seung Hyun meminta Eunjung untuk menjadi kekasihnya kembali, walaupun ia tau Eunjung sudah memiliki Taecyeon, namun ia masih saja mendekatinya.

     Eunjung terdiam cukup lama, sebelum ia mengangkat wajahnya yang sendu,

      ''Oppa, aku.........''







          ^TBC^
Powered by Blogger.

Translate

Labels

15& 2AM 2NE1 2PM 5Dolls 9Muses After School Ahn Eunjin Ahn Seo Hyun Ahn Sohee auliasyalwa B.A.P B1A4 Bae Sun Mi Bae Suzy Baek A Yeon Baek Azizah Baek Yebin Baek Yerin Bambam Baro Bestie Big Bang Boyfriend Brothership BTOB BTS Byun Baekhyun Cha Hyun Rin Chapter Cho Kyuhyun Choi Hanny Choi Seung Hyun Choi Seungri Choi Siwon Choi Sungmin Choi Youngjae Cholict Click-B CNBLUE Comedy D.O Davichi DAY6 DIA Do Kyung Soo Donghyun Drama Eunhyuk EXO EXO-K EXO-M F.T. Island Fafiter Challenge Family FANFICTION Fantasy Friendship GFriend Girls' Generation Go Ahra GOT7 Ham Eunjung Han Hye Sun Han Hyo Joo Han Hyori Han Nayeon Hurt Hwang Chansung Hwang Minhyun Im Yoona Jang Geun Suk Jang Wooyoung Jenny Jeon Boram Jia Jinyoung Joo Ji Hoon Jr Jung Ho Seok Jung Il Woo Jung Jinwoon Jung Min Joo Jung Yerin Jung Yong Hwa Juniel Kaeun Kang Hye Ri Kang Hyo Rya Kang Min Hyuk Kang Yo Ra Kang Young Hyun Khunpimook Bhuwakul Kim Bum Kim Dani Kim Hanny Kim Hanny/Choi Hanny Kim Ji Ah Kim Jong In Kim Jong Woon Kim Min Jung Kim Nam Gil Kim Nam Joon Kim Nana Kim Naya Kim Seok Jin Kim So Eun Kim Soo Hyun Kim Sookyu Kim Wonpil Kim Woo Bin Kim Yugyeom Kris Wu Krystal Jung Lee Areum Lee Donghae Lee Hae Na Lee Hyo Jin Lee Hyo Ra Lee Hyukjae Lee Jae In Lee Jang Woo Lee Ji Eun Lee Jong Suk Lee Junho Lee Keina Lee Keumjo Lee Min Ho Lee Qri Lee Seung Gi Lee Sungmin Lee Sunny Lee Yo Won Married-life MellyTaenggo MeloDrama Min Yoon Gi Mistery Myoui Mina Na Haeryung Nam Gyuri Nichkhun Horvejkul Noh Lee Young NU'EST OC Oh Ha Ni Oh Jong Hyuk Ok Taecyeon OneShoot Park Chan Yeol Park Hyomin Park Jae Hyung Park Ji Eun Park Jihyo Park Jimin Park Jiyeon Park Keyla Park Se-young Park Shin Hye Park Soyeon Park Sungjin Park Yeon Jung Rap Monster Risma Song Romance Romantic Roy Kim Ryewook Sandara Park Sandeul School-life SeoHyun Sequel Shannon William Song Minyoung Sowon SPEED Sung Hyun Jae Super Junior T-Ara The Ark Tiffany Hwang Tiramisuu Latté TOP Trilogi Twice TwoShoot U-Kiss Upi Hwang V Wonder Girls Yaoi Yesung Yoo Youngjae Yook Sung Jae Yoon Dowoon Yoon Eun Hye Young K Yuna Kim