Showing posts with label Im Yoona. Show all posts

Unpredictable Love Part 8 [End] - Park Yeon Jung & Sung Byun Jae [Chapter]

Unpredictable Love Part 8 [End] - Park Yeon Jung & Sung Byun Jae [Chapter]


Author  : Park Yeon Jung & Sung Hyun Jae
Cast      : *Choi Siwon
              *Im Yoona
              *Ok Taecyeon
              *Ham Eunjung
Genre   : Romance, Friendship,Hurt, Family, Etc
Lenght  : Chapter



Sinopsis : " Dikehidupan yang akan datang aku ingin tetap menjadi salah satu bagian yang berharga dalam hidupmu lagi, sama seperti saat ini Im Yoona, Saranghae"
Rating :







Part   8



     Siwon melihat Eunjung menggumamkan sesuatu, namun ia tak mengetahui apa yang digumamkan oleh kekasihnya itu.
   Eunjung yang masih berdiri dipinggir jalan, tidak sanggup lagi melihat pemandangan ini, ''Aku kecewa padamu oppa, dan kali ini aku benar-benar kecewa!'' gumam Eunjung. Lalu ia berlari meninggalkan tempat itu.
    Dan tanpa pikir panjang lagi, ia langsung mengejar Eunjung yang sudah beranjak dari tempatnya berdiri tadi. Ia terus meneriaki nama gadis itu. Namun naas bagi Eunjung, karna saat ia akan berlari lebih jauh, ada sebuah truk yang menghantam tubuhnya hingga terlempar jauh kepinggir jalan.
       ''Brugh.''
    Siwon, Taecyeon dan Yoona terpaku seketika melihat itu, melihat banyak darah dikepala Eunjung.
      ''Jungie-ya......''
    Siwon langsung menghampiri tubuh gadis itu, lalu ia memapah kepala yang berlumur darah itu dipahanya. ''Jungie-ya, mianhae jeongmal mianhae!'' ucapnya sambil menangis, nada penuh penyesalan terdengar disana.
    ''Le...pas....kan aku, op,,,,,pa!'' ucap Eunjung tersenggal-senggal, ia tersenyum setelah mengatakan hal itu. Dan kemudian matanya tertutup.
     ''Ani, andwaeyo. Jungi-ya bangun, kumohon bangunlah! Jebal...'' teriak Siwon. Tak lama setelah itu ambulance datang dan membawa tubuh Eunjung.




                   ¤¤¤¤§§§¤¤¤¤



    Sudah enam bulan berlalu sejak hari itu, namun tubuh Eunjung tak jua bangun dan matanya tak jua terbuka. Sekarang ia masih terbaring dikamar rumah sakit Seoul, dikamar 112. Hari ini ada seorang wanita yang mengunjunginya, wanita itu meletakkan bunga disisi jendela kamar itu.
    ''Eonni, kenapa kau masih memejamkan matamu, heoh? Hari ini bunga sedang bermekaran, bukalah matamu. Ah aku pasti terlihat konyol karna memanggilmu eonni, tapi memang kau lebih tua dariku kan? Eonni.'' ucap wanita itu, ia terisak ketika mengatakannya, ia sedang berusaha menahan isak tangisnya. ''Eunjung-ah, mianhae jeongmal mianhae, ini salahku. Aku tau kau milik Siwon oppa, namun aku tidak mau melepaskan Siwon oppa untukmu. Mianhae jeongmal. Dan sekarang aku sudah mendapatkan hukuman dari keserakahanku. Taecyeon oppa, kami berpisah.'' kali ini ia, benar-benar tak bisa menahan tangisnya. ''Mianhae, jeongmal mianhae Eunjung-ssi.'' isaknya, ''Kapan kau akan bangun eoh? Ah aku kangen sekali melihat mu yang bersikap arogan demi melindungi Siwon oppa dariku.'' ucapnya setelah cukup tenang, ''Taecyeon oppa, dia sudah pergi sejak hari itu dan sekarang Siwon oppa juga akan pergi ke Amerika untuk menyelesaikan studinya, lalu kapan kau akan bangun eoh? Kumohon cepatlah buka matamu.'' lanjutnya.


    Flashback


   Enam bulan yang lalu.

   Ruangan itu begitu bising, karna dihiasi oleh isak tangis seseorang yang berada disana.
   ''Eunjung-ah, mianhae. Kumohon bukalah matamu!'' ucap salah satu orang itu.
   ''Ne, Eunjung-ssi, Siwon oppa benar, bukalah matamu, kami mohon.''
  Disana hanya ada tiga orang, dihadapan mereka ada seorang gadis yang sedang tertidur dengan nyaman dikasur rumah sakit, dikamar 112, gadis dengan pakaian khas rumah sakit dan selang yang berada di hidung dan mulutnya serta perban yang membungkus hampir setengah kepalanya. Dialah Ham Eunjung. Disampingnya duduk seorang Choi Siwon yang terus saja memegangi tangan dingin itu. Disamping pria itu ada seorang Im Yoona yang terus saja terisak dan dibelakang mereka berdua ada seorang Ok Taecyeon yang menatap nanar diri yang terbaring itu.
   Sedangkan orang tuanya, sedang beristirahat dirumah, karna sudah satu minggu mereka menunggui Eunjung tanpa makan dan istirahat yang cukup.
   Hari ini sudah menjelang malam, matahari sudah terbenam sejak lima belas menit yang lalu. ''Siwon-ssi, bisakah kau bergeser sedikit?'' akhirnya tanya seorang Taecyeon yang sedari tadi hanya diam. Siwon dan Yoona menatap Taecyeon. ''Kumohon!'' pintanya lagi, dan Siwon mau tak mau bergeser.
   Sekarang Taecyeonlah yang berada disamping gadis itu. Ia tersenyum sebelum memulai perkataannya. ''Eunjung-ah, aku senang walau cuma satu hari aku mengenalmu, tapi aku sungguh bahagia. Sungguh! Kau adalah gadis teraneh yang pernah kulihat, aku tak habis fikir kenapa kau bisa-bisanya menangis dipinggir jalan didepan pria yang tak kau kenal,'' Taecyeon terkekeh ketika mengenang hari itu.''Kukira kau gadis yang arogan namun aku salah, karna sebenarnya kau adalah gadis yang cengeng!'' Siwon dan Yoona memperhatikan Taecyeon yang terus berbicara. ''Tapi aku bersyukur karna kau mau menangis dihadapanku, karna sebelum kau belum ada gadis yang menangis didepanku seperti itu, kau tau saat kau menangis seperti itu, aku merasa menjadi pria sungguhan, dimana aku bisa menjadi tempat kekasihnya menangis. Aku merasa seperti seorang.......'' Taecyeon tak meneruskan kata-katanya, karna ia mulai terisak, ''Ah kau pasti bosan mendengar ocehanku, tapi kupastikan kau tak akan mendengarnya lagi besok, dan jika kau beruntung kita akan bertemu lagi. Oleh karna itu bangunlah......'' ucapnya. Ia berbalik, dan melihat Siwon dan Yoona sedang menatapnya tak percaya.
     ''Yoona-ah, aku tau ini bukan waktu yang tepat tapi,,,,'' Taecyeon menarik nafasnya berat. ''Tapi sama seperti halnya Eunjung melepaskan Siwon-ssi, akupun akan melakukan hal yang sama. Aku akan melepaskanmu, Yoona-ah. Dan sekarang kau bukan lagi kekasihku.'' ucap Taecyeon pada Yoona. Yoona yang mendengarnya, membulatkan matanya dan menutup mulutnya dengan telapak tangannya. ''Jangan merasa bersalah ne, karna aku rasa, kebahagianmu bukan bersama ku!'' lanjut Taecyeon, ia mengelus pucuk kepala Yoona, setelahnya ia pergi dan tak pernah kembali lagi kekamar itu.



    Flashback End.


     ''Kau tau, Eunjung-ah, ternyata hari itu adalah hari terakhirnya di negara ini, karna setelah hari itu, ia pindah ke luar negri. '' wanita itu mengusap lengan Eunjung. ''Dan ini sudah enam bulan setelah hari itu, lalu kapan kau akan bangun heoh?''
  Saat sedang asik bercerita, terdengar suara pintu terbuka. Wanita itu menengok, ''Siwon oppa,'' ucapnya. Siwon, pria itu tersenyum dan berjalan mendekat kearah wanita itu.
    ''Ternyata benar kau disini, Yoona-ah,'' ucapnya. ''Aku ingin berbicara denganmu, hari ini. Bisakah?'' tanyanya. Ia berdiri disisi ranjang. Yoona, ia menatap Siwon.
    ''Tapi jika aku pergi siapa yang akan menjaga Eunjung-ah? Paman dan bibi....''
    ''Mereka akan datang hari ini.'' potong Siwon. Yoona tampak berfikir sebelum akhirnya ia mengangguk.
   Siwon, ia memegang tangan Eunjung yang tak bergerak itu. ''Jungie-ya, mungkin ini saatnya aku melakukan kata-kata terakhirmu. Aku akan melepaskanmu, maaf aku tak bisa menepati janjiku untuk menjagamu hingga akhir. Maaf, maafkan aku sungguh. Semua salahku, ini karna keegoisanku yang terus menggenggam tangan gadis lain, meski kau ada di depanku. Dan sampai kapanpun aku tak bisa melepaskan genggaman ku ditangannya. Oleh karna itu maafkan aku, meski aku tak mau melepaskan mu namun kau sudah memintanya padaku, dan kau sudah menunggu akan hal ini selama enam bulan lamanya. Aku berharap saat aku benar-benar melepasmu, kau akan membuka matamu, Jungie-ya.'' ucap Siwon panjang lebar. Bertepatan dengan itu, kedua orang tua Eunjung datang.
    ''Paman, Bibi. Kami permisi dulu.'' pamit Siwon, Eunjung eomma mengangguk.
    ''Khamsamnida.'' ucap ahjussi. Siwon dan Yoona mengangguk.




                   ¤¤¤¤§§§¤¤¤¤




     ''Ada apa oppa?'' tanya Yoona, ia sedang menyisipi kopinya yang masih panas, sekarang mereka sedang berada di Hottest kafe. Siwon menatap Yoona, lalu ia memegang tangan kurus itu.
    ''Yoona-ah, lusa aku akan pergi.'' ucapnya. Yoona menatap Siwon lekat.
    ''Wae oppa? Kenapa mendadak sekali?'' tanyanya.
    ''Jeoseonghamnida Yoona-ah, tapi oppa harus cepat pergi ke Amerika. Kuharap kau mengerti.''
     ''Oppa,,,,,,,,,,,,'' ucap Yoona lirih.




   Ternyata dua hari bukanlah hari yang lama, karna sekarang Yoona sedang berada di bandara Incheon untuk mengantar kepergian Siwon.
   ''Oppa,''
   ''Yoona-ah, dikehidupan yang akan datang aku ingin tetap menjadi salah satu bagian yang berharga dalam hidupmu lagi, sama seperti saat ini Im Yoona, Saranghae.''
    ''Oppa,'' ucap Yoona lirih.
    ''Kau harus selalu sehat ne, karna tiga tahun lagi aku akan melamarmu.'' ucap Siwon sambil tersenyum. Kali ini airmata yang sedari tadi dicegah oleh Yoona, akhirnya meluncur dengan bebas dari dua matanya. Siwon yang melihat hal itu, menghapus airmata Yoona, lalu ia mencium pucuk kepala Yoona. Setelahnya ia mulai berjalan menuju pesawat penerbangannya.

...........................


  Yoona, ia membeli sebuket bunga Mawar putih untuk Eunjung, karna selepas dari mengantar Siwon, ia berniat mampir kerumah sakit. Dan disinilah dia, didepan kamar 112. Namun, kali ada yang berbeda dengan kamar itu, kamar itu sudah kosong.  Yoona yang melihat itu kalut bukan main,
   ''Yoona-ah, kau kah itu?'' ucap suara mengagetkan Yoona. Yoona menengok dan terlihat Eunjung eomma.
    ''Ouh ahjumma, ada apa ini? Kenapa kamarnya kosong? Dimana Eunjung eonni?'' tanya Yoona, matanya sudah memerah. Lalu ahjumma tersenyum, ia mengajak Yoona untuk duduk dibangku rumah sakit.
    ''Yoona-ah, gomaweo ne, selama ini kau sudah repot-repot mengurus uri Eunjung.'' ucap ahjumma, ia memegang tangan Yoona. ''Kami akan memindahkan uri Eunjung kerumah sakit lain di bagian negara ini. Kami akan memindahkannya ketempat yang jauh lebih tenang.'' ahjumma menghela nafas. ''Dokter bilang tempat yang tenang akan mempengaruhi emosi, dan pikiran seseorang. Jadi kami berfikir itu juga akan bagus untuk kesehatan uri Eunjung.'' jelas ahjumma.

    Hari itu adalah hari terakhir ia melihat Eunjung yang terbaring. Setelahnya ia tidak tau kemana Eunjung berada






                   ¤¤¤¤§§§¤¤¤¤







     Waktu terus berjalan, ini sudah hampir empat tahun setelah kejadian itu. Yoona juga sudah lulus dari Universitas.
     Sekarang ia sedang berjalan-jalan ditaman, karna hari ini ia sedang tidak bekerja. Ia mengenakan dress selutut biru awannya.
    ''Rasanya sangat nyaman, kejadian itu akan selalu membekas dihatiku. Eunjung-ah, Taecyeon-ah mianhae, jeongmal.'' gumam Yoona. Ia terus menunduk hingga ia berhenti karna ada seseorang yang menghalanginya. Yoona mendongak itu melihat orang itu, dan betapa terkejutnya ia ketika sosok orang itu.
    Ia tersenyum, dan matanya sudah berair, ia terharu melihat sosok itu. ''Oppa,''
   ''Ne, Yoona-ah, apa kabar?'' bukannya menjawab, Yoona malah memeluk erat orang itu. ''Oppa, neomu bogoshippeo. Neomu neomu neomu bogoshippeo.'' ucapnya terisak didalam pelukan hangat itu. Orang itu mengusap-usap pelan punggung Yoona.
    ''Nado, neomu neomu neomu bogoshippeo.'' ucapnya.


......................


    ''Ige,'' Yoona menerima minuman kaleng itu, sekarang mereka sedang duduk dibangku taman.
    ''Gomaweo, Siwon oppa.'' ucap Yoona sambil tersenyum. Siwon, pria itu mengangguk. ''Ku kira, kau tak akan kembali lagi!'' ucap Yoona ketika cukup lama keheningan terjadi diantara mereka. Siwon menatap Yoona.
    ''Yak, kenapa kau berfikir seperti itu? Aku kan sudah berjanji bahwa aku akan melamarmu! Jadi tentu saja aku akan kembali.'' ucap Siwon dengan nada yang dibuat marah. Namun bukannya menyesal, Yoona malah nyengir kuda.
     ''Gomaweo oppa. Kau sudah kembali lagi kesini.'' Siwon mengangguk, lalu ia memeluk tubuh kurus itu.
    ''Ah iya, aku lupa.'' ucap Siwon mengagetkan Yoona.
     ''Ada apa oppa?'' Siwon tersenyum, lalu ia mengambil sesuatu dari dalam kantung celananya. Yoona mengerutkan keningnya.
     ''Yoona-ah, maukah kau menikah denganku?'' tanya Siwon sambil menyodorkan sebuah cincin putih yang diatasnya sebuah berlian kecil. Yoona terharu melihatnya, kemudian ia mengangguk. Dan sedetik kemudian, cincin itu sudah terpasang indah di jari manisnya. ''Gomaweo.'' ucap Siwon.

    Mereka saling terdiam untuk beberapa saat, hingga akhirnya Siwon membuka pembicaraan. ''Kira-kira bagaimana kabar Eunjung-ah saat ini? Aku merasa sangat bersalah padanya.''
   Yoona menatap Siwon, ''Aku juga tidak tau oppa, dia pergi dihari yang sama saat kau pergi ke Amerika.'' jawab Yoona,
    ''Jinjahyo?'' Yoona mengangguk.
    ''Pasti berat untukmu, kau hidup sendiri selama waktu tiga tahun belakangan ini.''
   Yoona yang mendengar itu merengut, ''Yak apa maksudmu hidup sendiri? Tentu saja tidak, aku hidup bersama orang tuaku dan teman-temanku!'' lelucon Yoona. ''Tapi kuharap mereka bahagia.'' lanjutnya.






                   ¤¤¤¤§§§¤¤¤¤






   Jinan, tempat indah dimana sisi jalannya banyak dihiasi pohon bunga sakura. Disana sedang ada festival musim semi, dan disini ada seorang photograper yang sedang mengambil gambar dengan objek wanita yang sedang mengobati seorang bocah kecil.
   ''Yak, seharusnya kau lebih berhati-hati boy,'' ucap wanita itu setelah selesai mengobati lutut yang terluka itu. Sang photograper, bukannya memotret malah hanya memperhatikan wanita itu. Wanita yang mengenakan Jeans hitam dan kaos putih polos yang dibalut sweater berwarna sama dengan jeansnya. Wanita itu bangkit dari jongkoknya, kemudian ia menghadap kearah photograper itu, ia menatap lekat sang photograper.
   Bertepatan dengan itu, hoodie yang digunakan sang photograper terbuka, dan menampilkan rambutnya yang jabrik.
   Mereka saling bertatapan, sebelum akhirnya sang photograper, berjalan kearah wanita itu. Dan langsung memeluknya. ''Eunjung-ah, saranghae.......''
    ''Taecyeon-ah,'' ucap Eunjung lirih. ''Nado saranghae.'' mereka berpelukan erat.






                   ¤¤¤¤§§§¤¤¤¤






    ''Kurasa Taecyeon-ah mulai menyukai Eunjung eonni.''
    ''Kurasa memang seperti itu.''
    ''Andai Taecyeon oppa, bertemu lebih dulu dengan Eunjung eonni dibanding bertemu denganku, mungkin ia akan jatuh cinta pada Eunjung eonni dan mereka akan jauh lebih bahagia.''
     ''Tapi jika tidak ada mereka mungkin kita tidak akan bersatu, kita pernah berpisah dan berteman kembali kita sudah memiliki pasangan masing-masing.'' Yoona mengangguk.
     ''Kau benar juga oppa, cinta memang tak dapat di prediksi.''
     ''Yah, memang cinta sangat sulit diprediksi.''

   Mereka berpelukan ditaman itu. Akhirnya kisah dua sahabat ini berakhir menjadi kisah cinta.






               ¤¤¤The End¤¤¤   





Nb   :  author meminta maaf jika endingnya terkesan terburu-buru,dikarnakan author takut ff ini tidak terselesaikan, jadinya author mempercepat alurnya... Author sungguh meminta maaf jika ini mengecewakan.

Thanks for reading^^
 

Unpredictable Love Part 7 - Park Yeon Jung & Sung Byun Jae [Chapter]

Unpredictable Love Part 7 - Park Yeon Jung & Sung Byun Jae [Chapter]




Author  : Park Yeon Jung & Sung Hyun Jae
Cast      : *Choi Siwon
              *Im Yoona
              *Ok Taecyeon
              *Ham Eunjung
Genre   : Romance, Friendship,Hurt, Family, Etc
Lenght  : Chapter



Sinopsis : " Dikehidupan yang akan datang aku ingin tetap menjadi salah satu bagian yang berharga dalam hidupmu lagi, sama seperti saat ini Im Yoona, Saranghae"
Rating :







Part   7






        ''Tentu saja! Kenapa kau baru datang sekarang Yoona-ya?'' jawab + tanya Siwon. Tanpa sadar ia menyentuh pipi Yoona.
    Saat kejadian itu, baik Siwon maupun Yoona, hanya berdiam diri dengan posisi seperti itu, menikmati semilir angin yang berhembus. Cukup lama, sampai akhirnya Yoona pun memegang tangan yang sedang berada di pipinya.

     Tanpa mereka sadari, keromantisan mereka terlihat oleh Hyomin, teman sekaligus sahabat Eunjung. Ia tidak mengira bahwa hubungan Siwon dan Yoona seakrab itu. Ia ingin mencoba berfikir positive, namun dilihat dari sudut manapun, kelakuan Yoona dan Siwon seperti bukan seorang sahabat, melainkan kekasih.
    ''Haruskah ku beritahu hal ini pada Eunjung-ah?'' gumamnya bertanya pada dirinya sendiri...




 ................



       Gadis berambut pendek itu sedang menikmati es krimnya dengan santai, yang di hadapannya ada seorang gadis cantik, ia juga sedang melakukan hal yang sama dengan gadis berambut pendek itu. Dua wanita yang tidak lain adalah Eunjung dan Hyomin.
    ''Ada apa Hyomin-ah? Aku tau ada yang ingin kau katakan,'' tanya Eunjung memulai pembicaraan. *Aigo, haruskah aku mengatakannya?* batin Hyomin. Hyomin menatap Eunjung lekat, lalu terlihat lah wajah penasaran Eunjung. Hyomin tersenyum setelahnya, dan ia menggeleng.
     ''Ani, aku hanya ingin mengajakmu menikmati es krim ini di musim panas.'' dusta Hyomin. Eunjung hanya bisa berdiam tanpa mempertanyakan hal itu lagi. Karna ia tidak mau merusak suasana hari ini.
    Setelahnya hanya keheningan yang terjadi disana. Eunjung dan Hyomin kembali menikmati es krim mereka.



 ................



      ''Mwo, Seohyunnie, kau akan pulang lusa?'' tanya Yoona. Sekarang mereka sedang berada dihalaman belakang rumah Yoona. Seohyun mengangguk. ''Kenapa terburu - buru sekali? Kau kan baru sampai disini, masa sudah mau balik lagi.'' oceh Yoona dengan wajah cemberutnya. Seohyun yang melihat ekspresi Yoona hanya bisa gemas terhadapnya.
     ''Ne, eomma menyuruhku untuk segera pulang, karna appa sedang sakit.'' jelas Seohyun. Yoona mengangguk.
     ''Jadi ahjussi sedang sakit? Araseo, sampaikan salamku lusa, jika kau sudah sampai di Jepang.'' Seohyun mengangguk.



 ................


    Siwon, sekarang ia sedang berada di depan rumah Eunjung. Ia akan menekan bel rumah Eunjung, tapi ternyata Eunjung ada di belakangnya. Yah, Eunjung baru pulang setelah seharian ia pergi bersama Hyomin, teman baiknya.
    ''Ouh, oppa kau disini? Sejak kapan?'' tanya Eunjung sambil berjalan melewati Siwon, lalu ia membuka pintunya.
     ''Baru saja.'' jawab Siwon.
   Kemudian Eunjung masuk dan diikuti oleh Siwon di belakangnya. ''Duduklah, aku akan mengambil minuman dulu.'' ucap Eunjung datar.
   Siwon hanya mengangguk dan mengikuti perintah Eunjung. Selama Eunjung berada di dapur, ia hanya duduk manis di bangku itu. Sepuluh menit kemudian Eunjung kembali dari dapur, dan ia menyajikan teh hangat untuk Siwon dan dirinya. Siwon menyesap teh hangat itu.
     ''Ada apa?'' tanya Eunjung datar.
     ''Hei, koq ada apa, tentu saja aku ingin menemui kekasihku ini.'' jawab Siwon yang bingung mendengar pertanyaan Eunjung.
     ''Tidak biasanya kau kesini. Apa kau mau mengatakan sesuatu?'' terka Eunjung tanpa menghiraukan jawaban Siwon. Siwon menatap lekat diri Eunjung.
      ''Apa kau masih marah padaku, Jungie-ya?'' tanya Siwon langsung, ia sudah lelah dengan sikap dingin Eunjung.
    Eunjung balas menatap Siwon, ''Apa kau merasa seperti itu?'' tanya balik Eunjung.
       ''Jungie-ya,'' teriak Siwon tertahan.
       ''Waeyo?''
       ''Jungie-ya, aku mohon maafkan aku.'' ucap Siwon melembut. Ia tak mau memperkeruh suasana saat ini. Eunjung menatap Siwon, setelah sebelumnya ia menyesap teh hangatnya.
       ''Ada apa denganmu oppa? Aku sudah bilang aku tidak marah, kenapa kau malah minta maaf?'' ucap Eunjung.
        ''Eunjung-ah,''
        ''Sudahlah oppa, sudah malam. Lebih baik kau pulang!'' Siwon tampak berfikir sebelum ia mengangguk.
        ''Araseo, aku pulang dulu Jungie-ya,'' ucap Siwon. Siwon bangkit dari duduknya, lalu sebelum ia meninggalkan rumah itu, ia mencium pipi Eunjung.
     Eunjung mengantar Siwon sampai kedepan rumah, ia masih berdiri di depan pintu, saat Siwon sudah mulai menjauh. Ia memperhatikan punggung Siwon dengan tatapan sendu.
     ''Oppa,'' gumamnya lirih.




.....................................




      ''Hi, chagia jal jinaesseoyo?''
   Yoona menatap orang yang memanggilnya chagia, lalu ia tersenyum.
      ''Taecyeon-ah, aku baik.''
      ''Hei, malam ini apa kau ada waktu?'' Yoona mengangguk. ''Bagus kalau begitu, aku akan menjemputmu jam 7 malam.''
      ''Mwo? Shireo!''
      ''Waeyo?''
      ''Aku sibuk!'' jawab Yoona jutek, kemudian ia berjalan meninggalkan Taecyeon yang masih terbengong akibat mendengar penolakan Yoona.
    Taecyeon mengejar Yoona yang sudah berada jauh didepannya. ''Yak Yoona-ya, waeyo? Memangnya apa yang membuatmu sibuk?'' tanya Taecyeon. Yoona menatap jengah diri Taecyeon.
     ''Ouh hayolah Taecyeon-ah, jangan seperti anak kecil. Kau pasti tau apa yang membuatku sibuk!'' jawab Yoona.
     ''Arayo, tapi Yoona aku merindukanmu. Sudah dua hari aku tidak pergi bersamamu. Jadi tak bisakah malam ini kita pergi berdua?''
     ''Tidak bisa!'' Taecyeon mengerutkan keningnya. Ia merasa ada yang salah dengan Yoona, lalu ia menyentuh kening Yoona. ''Yak, Taecyeon-ssi, apa yang kau lakukan heoh?'' ujar Yoona marah, ia merapihkan kembali poninya yang tadi tersentuh oleh tangan Taecyeon. Taecyeon menatap tak percaya pada diri Yoona.
      ''Waeyo, apa ada sesuatu yang terjadi selama aku pergi, Yoona-ya?''
      ''Aniyo,'' Yoona menarik nafasnya ''Sudah ne, Taecyeon-ah. Aku ke kelas.'' pamit Yoona setelahnya. Taecyeon mengangguk.



.....................................



    Mata mereka saling bertatapan dikala keduanya bertemu satu sama lain, dua pria tinggi yang berbeda warna kulit, Siwon, ia berkulit putih sedangkan Taecyeon, ia berkulit Tan. Dan dua orang yang sama-sama memiliki lesung pipi.
    ''Ada apa?'' tanya pria berkulit putih itu.
    ''Ada hubungan apa kau dengan yeojachingu ku?'' tanya Taecyeon langsung.  Ia memutuskan bertanya langsung kepada Siwon karna sudah beberapa hari belakangan ini sikap Yoona berubah terhadapnya, dan kenapa ia harus bertanya kepada pria dihadapannya ini? Itu semua karna banyak yang mengatakan bahwa akhir-akhir ini Siwon dan Yoona sering terlihat sedang bersama. Bukannya menjawab Siwon malah terkekeh. ''Yak apa yang lucu heoh?'' tanya Taecyeon kesal.
    ''Dengar yah Ok Taecyeon-Ssi, sebelum kau kenal dengan yeojachingumu, aku sudah kenal dengannya lebih dulu, bahkan kami berteman baik. Jadi tak heran jika kami sering bersama. Lalu kau merasa terganggu dengan kedekatan kami?'' jelas Siwon. Namun Taecyeon tersenyum meremehkan.
    ''Bukannya kau memiliki yeojachingu? Apa dia tidak merasa terganggu dengan kekasihnya yang selalu dekat dengan kekasih orang lain?'' tanya balik Taecyeon.
    ''Kau tidak tau apa-apa tentang kekasihku jadi jangan ikut campur!''
  Suasana menjadi tegang. ''Benarkah? Tapi sepertinya kau juga tidak terlalu tau tentang kekasihmu.'' ucap Taecyeon memojokkan Siwon. Siwon mengerutkan keningnya.
     ''Apa maksudmu?''
     ''Sudah kuduga, kau tidak tau banyak tentang kekasihmu!''
     ''Berhentilah berbicara omong kosong!'' bentak Siwon.
     ''Omong kosong kau bilang heoh? Lalu apa kau tau bahwa kekasihmu pernah menangis ditrotoar jalan? Apa kau tau apa yang membuatnya menangis? Heoh?'' marah Taecyeon, ia sudah terbawa emosi.
    ''Mwo? Tapi........''
    ''Dan seharusnya kau yang berhenti omong kosong!'' potong Taecyeon. ''Kau merasa kau lah yang paling tau, namun nyatanya kau tak tau apa-apa!'' Setelah mengatakan hal itu Taecyeon beranjak dari duduknya, dan berjalan meninggalkan Siwon sendiri. Namun belum jauh melangkah, ia membalikkan tubuhnya kembali. ''Dan jauhi Im Yoona, jika tidak kau akan menyesal!'' ucap Taecyeon penuh peringatan. Kali ini ia benar-benar meninggalkan Siwon seorang diri.




                        ¤¤¤¤§§§¤¤¤¤




     ''Eunjung-ah,''
    ''Ne oppa, wae? Kenapa kau tiba-tiba mengajakku kemari?'' tanya Eunjung, hari ini ia dan Eunjung pergi ke Queens kafe.
    ''Apa kau menangis karnaku?'' tanya Siwon penuh penyesalan.
    ''Maksudmu oppa?'' tanya Eunjung tak mengerti. Siwon menatap Eunjung lekat, lalu ia memegang kedua tangan gadis itu. Eunjung memperhatikan gelagat aneh yang terjadi di diri Siwon. ''Waeyo, oppa?'' tanyanya lagi.
    ''Jika kau ingin menangis, menangislah dihadapanku, menangislah jika aku ada disampingmu!'' ucap Siwon lembut. Eunjung yang mendengar ucapan itu langsung menarik tangannya dari genggaman Siwon.
    ''Kau aneh oppa,'' ucapnya sebelum meminum kopi moccacinonya. Siwon yang dibilang aneh hanya bisa tersenyum. ''Ouh yah, kudengar kau akrab lagi ne, dengan Yoona-ssi?'' tanya Eunjung mengalihkan topik pembicaraan. Siwon menatap Eunjung lekat, namun bukan kecemburuan yang ia lihat dari raut wajah Eunjung, tapi kesantaianlah yang tersirat diwajah gadisnya itu.
 Wanita ini benar-benar bisa menyembunyikan perasaannya yang sebenarnya! Batin Siwon. Siwon mengelus pucuk kepala Eunjung, Eunjung melihat pergerakkan itu.
 Bahkan sekarang hatiku tak bergetar, disaat kau melakukan ini oppa, wae? Apa yang terjadi pada hatiku ini? Batin Eunjung.
   Siwon melihat jam yang terpasang ditangan kirinya, ''Sudah malam, kha kita pulang Jungie-ya,'' ucapnya setelahnya. Eunjung tersenyum dan mengangguk.




                        ¤¤¤¤§§§¤¤¤¤



      Yoona, hari ini ia mengenakan dress selutut berwarna hijau toska, dibalut dengan blezer warna putih. Ia sedang berjalan kaki ketika Siwon menghampirinya, ia menengok dan terlihatlah Siwon yang sedang tersenyum kepadanya, dan ia membalas senyuman itu. Senyuman indah yang penuh arti.
    Saat mereka sedang asik mengobrol, tiba-tiba saja ada sepeda motor yang melaju dengan kecepatan tinggi, dari arah belakang Yoona. Dan jika Siwon tidak menarik cepat tubuh Yoona, sepeda motor itu mungkin akan menabrak Yoona.
     Sekarang Yoona berada didalam pelukan seorang Choi Siwon. Mereka saling terdiam dengan posisi seperti itu. Mereka tau hal itu salah, namun mereka tak bisa melepaskan rasa nyaman yang datang secara tiba-tiba di hati mereka dengan begitu saja. Mereka saling menyalurkan kenyamanan itu lewat pelukan erat diantara mereka. Baik Siwon maupun Yoona, ia tidak ingin melepaskan kebahagiaan itu.
   Disisi lain jalan ada, tanpa mereka sadari ada dua pasang mata yang menatap mereka. Sepasang mata menatap mereka marah, namun sepasang mata lagi menatap mereka sendu. Mereka adalah Ok Taecyeon dan Ham Eunjung.
    Taecyeon yang menyadari kehadiran Eunjung, semakin marah terhadap perbuatan Siwon dan Yoona saat ini. Entah mengapa melihat wajah sedih Eunjung membuatnya marah. Dan tanpa pikir panjang lagi, Taecyeon langsung menghampiri Siwon dan Yoona, lalu ia langsung memukul wajah Siwon, cukup keras hingga Siwon jatuh tersungkur.
    Yoona yang melihat itu menutup mulutnya, tak percaya dengan apa yang baru saja dilakukan namjachingunya terhadap sahabatnya. ''Yak Taecyeon-ah apa yang kau lakukan heoh?'' teriak Yoona, yang sedang berusaha membantu Siwon berdiri. Siwon berdiri sambil memegangi sudut bibirnya yang terluka akibat pukulan itu.
      ''Tidak peduli apa yang kau lakukan, tapi seharusnya kau memikirkan kekasihmu Siwon-ssi.'' teriak Taecyeon, ia sudah terlalu marah terhadap diri Siwon. ''Tak peduli jika hanya aku yang terluka, tapi ini tidak. Kau juga sudah melukai hati seseorang yang sangat mencintaimu Siwon-ssi!'' lanjutnya masih dengan nada tingginya.
     ''Apa maksudmu Taecyeon-ah?'' tanya Yoona yang tak mengerti.
     ''Kau juga wanita Yoona-ah. Dan seharusnya kau jujur padaku, jika kau menyukai pria ini.'' ucap Taecyeon dengan nada kecewa.
     ''Taecyeon-ah,,,,,''
     ''Disana, kekasihmu sedang melihatnya!'' ucap Taecyeon lirih sambil menunjuk kesebrang jalan. Siwon melihat kearah yang ditunjuk oleh Taecyeon, dan benar disana ada seorang Eunjung yang sedang memperhatikannya. Ia melihat Eunjung yang yang tersenyum, namun bukan senyum kebahagiaan melainkan senyuman miris.
   Siwon melihat Eunjung menggumamkan sesuatu, namun ia tak mengetahui apa yang digumamkan oleh kekasihnya itu. Dan tanpa pikir panjang lagi, ia langsung mengejar Eunjung yang sudah beranjak dari tempatnya berdiri tadi. Ia terus meneriaki nama gadis itu. Namun naas bagi Eunjung, karna saat ia akan berlari lebih jauh, ada sebuah truk yang menghantam tubuhnya hingga terlempar jauh kepinggir jalan. Siwon, Taecyeon dan Yoona terpaku seketika melihat itu, melihat banyak darah dikepala Eunjung.
      ''Jungie-ya......''




      ¤¤¤¤TBC¤¤¤¤
 

Unpredictable Love Part 6 - Park Yeon Jung & Sung Byun Jae [Chapter]

Unpredictable Love Part 6 - Park Yeon Jung & Sung Byun Jae [Chapter]







Author  : Park Yeon Jung & Sung Hyun Jae
Cast      : *Choi Siwon
              *Im Yoona
              *Ok Taecyeon
              *Ham Eunjung
Genre   : Romance, Friendship,Hurt, Family, Etc
Lenght  : Chapter



Sinopsis : " Dikehidupan yang akan datang aku ingin tetap menjadi salah satu bagian yang berharga dalam hidupmu lagi, sama seperti saat ini Im Yoona, Saranghae"
Rating :







Part   6



     ''Kau??'' ucap Eunjung tak percaya, ia juga mengerutkan keningnya. Ia menatap orang yang berada didepannya saat ini, yang ternyata seorang pria. Pria yang sedang tersenyum padanya, pria yang mengenakan jeans pendek berwarna putih dan kaos berlengan panjang polos berwarna hitam.

      ''Taecyeon-ssi?'' ucap Eunjung memastikan sosok pria tinggi yang berada dihadapannya saat ini, pria itu mengangguk.
     ''Tak kusangka, kau terlihat berbeda dengan dress itu.'' ucap Taecyeon tulus.
     ''Gomaweo.'' ucap Eunjung datar, setelahnya ia membalikkan badannya untuk kembali menyusuri jalannya. Taecyeon yang melihat raut kesedihan di wajah Eunjung, hanya mengikuti langkah Eunjung. Dan mencoba berjalan berdampingan dengan gadis itu.
      ''Kenapa kau mengikuti ku?'' tanya Eunjung masih tak mengalihkan pandangannya dari jalanan didepannya.
      ''Entahlah, rasanya kaki ini tidak bisa meninggalkanmu seorang diri.'' jawab Taecyeon santai. Eunjung hanya menatap Taecyeon, sebelum ia melanjutkan jalannya kembali.  Taecyeon masih terus mengikuti Eunjung. Tanpa Eunjung sadari airmatanya mengalir sepanjang jalan. Dan tiba - tiba saja Eunjung merasa dirinya tak bisa lagi berpijak, ia pun jatuh tersimpuh di jalan setapak. Taecyeon yang melihat itu langsung panik sendiri.
      ''Yak Eunjung-ssi, waeyo?'' tanya nya sambil memegang kedua pundak Eunjung. Eunjung mengangkat wajahnya yang tertunduk.
     ''Aku, aku.........'' Eunjung tak melanjutkan kata-katanya, karna ia kembali terisak.


 ................


    Sekarang mereka sedang duduk berdampingan di bangku taman.
     ''Ige, ambilah!'' ujar Taecyeon sambil menyodorkan sebotol minuman kaleng. Eunjung mengambilnya dan meminumnya.  ''Aku tidak tau masalah apa yang sedang kau alami, tapi ku harap kau tidak menangis seperti tadi lagi!'' ucap Taecyeon sambil lurus menatap Eunjung lengkap dengan senyum hangatnya. Melihat senyuman itu, Eunjung pun ikut menyunggingkan senyumnya. Gomaweo, ucapnya dalam hati.





@@@@@@@@@@@@



     ''Tadi itu, siapa Yoona-ya?'' tanya Seohyun ketika mereka selesai makan malam. Yoona menatap Seohyun, seolah bertanya siapa yang di maksud Seohyun. ''Yeoja tinggi  yang di supermarket itu, siapa dia?'' tanyanya lagi.
     ''Oh, dia itu sepupunya Choi Siwon.'' Seohyun hanya ber oh ria.
     ''Ouh yah, ngomong-ngomong Choi Siwon, bagaimana kabarnya? Bukankah dulu dia sering kemari?'' tanya Seohyun ketika terjadi keheningan disana. Yoona yang sedang sibuk dengan buku - bukunya, menengok kearah Seohyun.
     ''Aku tidak tahu!'' jawab Yoona datar dan ia kembali menyibukkan dirinya dengan buku - bukunya. Seohyun tertegun melihat perubahan ekspresi Yoona. Walaupun dinada suaranya terdengar datar, namun diraut wajahnya menyiratkan kesedihan yang mendalam. Seohyun yang tidak mau membuat Yoona tambah tertekan ia hanya mencoba mengalihkan pembicaraan.

      ''Ah iya, tadi aku melihat pesan masuk diponsel mu, berasal dari seseorang bernama Mr. Ok :* , dia itu siapa?'' tanya Seohyun yang sukses membuat wajah Yoona memerah.
     ''Dia itu kekasihku!'' jawab Yoona. Seohyun mengangguk.
      ''Apa dia tampan? Apakah aku boleh meminjamnya?'' tanya Seohyun lengkap dengan senyuman jahilnya.
     ''Yak Seohyunnie apa yang kau pikirkan heoh?'' tanya Yoona yang melihat posisi Seohyun yang seperti orang sedang merencanakan sesuatu.
    Seohyun nyengir kearah Yoona.
    ''Yak Eonni-ya, aku hanya bercanda!''
   Mereka berduapun tersenyum dan bercanda didalam kamar tersebut.





@@@@@@@@@@@@@@@@@@@




        Saat Eunjung pulang, ia langsung menghidupkan ponselnya, karna sedari tadi ia terus  mematikan ponselnya. Lalu terlihat sembilan puluh sembilan panggilan tak terjawab dari Choi Si :D . Eunjung hanya menaruh ponselnya diatas kasurnya sebelum berlalu kearah kamar mandi.

  Tiga puluh menit lebih waktu untuk Eunjung membersihkan tubuhnya di dalam kamar mandi. Dan lima belas menit untuk memakai baju.

   Eunjung keluar dari kamarnya hanya dengan celana jeans pendek dan kaos hitam besar. Dia berjalan menuju ke arah dapur. Ia tak menyadari siapa yang sedang duduk bersama Boram. Karna Ia tak menengok, bersamaan dengan itu Boram menengok kearah Eunjung. Lalu ia membulatkan matanya yang besar.
   ''Yak Jungie-ya, kenapa kau keluar hanya dengan menggunakan pakaian seperti itu heoh?'' tanya Boram sedikit memekik.
   Eunjung memejamkan sebelah matanya, lalu menengok kearah Boram, setelahnya giliran Eunjung yang membulatkan mata, karna ia melihat sosok, Choi Siwon.






     Hening, Boram sudah meninggalkan mereka diruang tamu.
     ''Ada apa Jungie-ya?'' tanya Siwon memecah keheningan. Eunjung hanya menatap sekilas kearah Siwon.
     ''Kenapa? Tidak ada apa-apa koq!'' tanya dan jawab Eunjung. Siwon hanya menghembuskan nafas berat.
     ''Ouh hayolah Jungie-ya, kemarin kau mematikan sambungan begitu saja, dan sejak tadi pagi kau tak memberikanku kabar. Bahkan saat aku menelponmu, kau tidak mengangkatnya!'' jelas Siwon panjang dan lebar.
      ''Aku tidak kenapa - kenapa oppa, tadi sore memang baterai ponselku low, jadi mati ketika aku sedang berjalan - jalan di taman!'' ucap Eunjung. Siwon hanya mengangguk.
     ''Araseo,'' ucapnya. Siwon meminum teh hijau yang sudah disiapkan oleh Boram tadi. ''Ouh yah, aku hanya ingin memberitahumu, agar kau tidak salah paham. Suara yeoja yang kemarin sore, itu adalah suara sepupu ku. Dia seusia dengan Yoona-ya, namanya Choi Sooyoung.'' jelas Siwon yang tanpa sadar telah menyebut nama Yoona di dalam perkataannya. Eunjung menatap Siwon, sekarang ia sudah tak mempermasalahkan yeoja yang bernama Sooyoung yang ternyata adalah sepupu dari Siwon. Tapi yang ia masalahkan sekarang, segitu besarnya kah perasaan Siwon kepada Yoona? Hingga di dalam penjelasannya pun ia menyebut nama Yoona,  padahal mereka sudah tak pernah bicara setelah hari itu?

       Eunjung hanya menghela nafas, Siwon memperhatikan gerak-gerik Eunjung. Dan dia merasakan tidak ada perubahan di diri Eunjung, dia berfikir Eunjung akan senang bahwa ternyata suara gadis yang ia dengar kemarin adalah sepupunya Siwon, bukan siapa-siapa. Tapi ini? Bahkan seulas senyumpun tak terukir di bibir Eunjung, Eunjung malah menampilkan wajah datar dan marah?
       ''Jungie-ya,'' panggil Siwon,
       ''Ne?''
       ''Apa aku mengatakan hal yang salah Jungie-ya?'' tanya Siwon memastikan, karna ia yakin bahwa ia tak mengatakan apapun yang membuat Eunjung marah. Eunjung menggeleng, ia juga tersenyum.





___________________





      Hari ini Eunjung tidak masuk, dan Taecyeon juga sedang keluar kota untuk tugas yang di berikan oleh guru Kim. Alhasil Siwon hanya makan sendiri di kantin.
     Yoona yang sedang melihat - lihat bangku yang tersisa, melihat Siwon duduk sendiri, dan dihadapannya terdapat sebuah bangku yang belum dihuni. Dan tanpa fikir panjang lagi, Yoona berjalan kearah bangku itu, dan duduk disana.
     Siwon menatap Yoona yang baru datang.
     ''Yoona-ya?'' ucap Siwon ketika Yoona baru saja duduk dihadapannya. Yoona menatap Siwon lalu tersenyum.
      ''Tidak apa kan, jika aku duduk dihadapanmu?'' tanya Yoona santai. Sekarang ia sedang mencoba berdamai dengan hatinya. Ia tidak mau lagi menghindar dari Siwon, ia ingin memperbaiki hubungan persahabatannya dengan Siwon. Siwon hanya mengangguk, setelahnya ia meneruskan memakan makanannya yang sempat terbengkalai.
        ''Oppa.......'' panggil Yoona, Deg, seketika itu hati Siwon serasa nyaman mendengar suara lembut itu memanggilnya. Siwon menatap lekat Yoona.
        ''Ne?''
        ''Bisakah kita berteman seperti dulu lagi?'' tanya Yoona, sekarang ia menatap wajah Siwon, setelah sebelumnya hanya menundukkan wajahnya. ''Bukankah sekarang kita sudah memiliki pasangan masing - masing? Jadi kita boleh kan kembali seperti dulu lagi?'' tanya Yoona lirih. Siwon masih memperhatikan wajah Yoona. Ditatapnya wajah yang penuh kesungguhan itu, lalu ia tersenyum. Sebuah senyuman yang mampu membuat hati Yoona berdesir.
        ''Tentu saja! Kenapa kau baru datang sekarang Yoona-ya?'' jawab + tanya Siwon. Tanpa sadar ia menyentuh pipi Yoona.
    Saat kejadian itu, baik Siwon maupun Yoona, hanya berdiam diri dengan posisi seperti itu, menikmati semilir angin yang berhembus. Cukup lama, sampai akhirnya Yoona pun memegang tangan yang sedang berada di pipinya.











      TBC^^
Powered by Blogger.

Translate

Labels

15& 2AM 2NE1 2PM 5Dolls 9Muses After School Ahn Eunjin Ahn Seo Hyun Ahn Sohee auliasyalwa B.A.P B1A4 Bae Sun Mi Bae Suzy Baek A Yeon Baek Azizah Baek Yebin Baek Yerin Bambam Baro Bestie Big Bang Boyfriend Brothership BTOB BTS Byun Baekhyun Cha Hyun Rin Chapter Cho Kyuhyun Choi Hanny Choi Seung Hyun Choi Seungri Choi Siwon Choi Sungmin Choi Youngjae Cholict Click-B CNBLUE Comedy D.O Davichi DAY6 DIA Do Kyung Soo Donghyun Drama Eunhyuk EXO EXO-K EXO-M F.T. Island Fafiter Challenge Family FANFICTION Fantasy Friendship GFriend Girls' Generation Go Ahra GOT7 Ham Eunjung Han Hye Sun Han Hyo Joo Han Hyori Han Nayeon Hurt Hwang Chansung Hwang Minhyun Im Yoona Jang Geun Suk Jang Wooyoung Jenny Jeon Boram Jia Jinyoung Joo Ji Hoon Jr Jung Ho Seok Jung Il Woo Jung Jinwoon Jung Min Joo Jung Yerin Jung Yong Hwa Juniel Kaeun Kang Hye Ri Kang Hyo Rya Kang Min Hyuk Kang Yo Ra Kang Young Hyun Khunpimook Bhuwakul Kim Bum Kim Dani Kim Hanny Kim Hanny/Choi Hanny Kim Ji Ah Kim Jong In Kim Jong Woon Kim Min Jung Kim Nam Gil Kim Nam Joon Kim Nana Kim Naya Kim Seok Jin Kim So Eun Kim Soo Hyun Kim Sookyu Kim Wonpil Kim Woo Bin Kim Yugyeom Kris Wu Krystal Jung Lee Areum Lee Donghae Lee Hae Na Lee Hyo Jin Lee Hyo Ra Lee Hyukjae Lee Jae In Lee Jang Woo Lee Ji Eun Lee Jong Suk Lee Junho Lee Keina Lee Keumjo Lee Min Ho Lee Qri Lee Seung Gi Lee Sungmin Lee Sunny Lee Yo Won Married-life MellyTaenggo MeloDrama Min Yoon Gi Mistery Myoui Mina Na Haeryung Nam Gyuri Nichkhun Horvejkul Noh Lee Young NU'EST OC Oh Ha Ni Oh Jong Hyuk Ok Taecyeon OneShoot Park Chan Yeol Park Hyomin Park Jae Hyung Park Ji Eun Park Jihyo Park Jimin Park Jiyeon Park Keyla Park Se-young Park Shin Hye Park Soyeon Park Sungjin Park Yeon Jung Rap Monster Risma Song Romance Romantic Roy Kim Ryewook Sandara Park Sandeul School-life SeoHyun Sequel Shannon William Song Minyoung Sowon SPEED Sung Hyun Jae Super Junior T-Ara The Ark Tiffany Hwang Tiramisuu Latté TOP Trilogi Twice TwoShoot U-Kiss Upi Hwang V Wonder Girls Yaoi Yesung Yoo Youngjae Yook Sung Jae Yoon Dowoon Yoon Eun Hye Young K Yuna Kim