Love Me Again - Upi Hwang [Oneshoot]

Love Me Again - Upi Hwang [Oneshoot]

Cast           : Kim Seok Jin (Jin), Han Nayeon (Hanna), Noh Lee young (Lilli)
Other cast : Ahn Sohee, Shannon William , Risma Song (OC), Sandeul, Baro. dll.
Genre        : Friendship, Romance and Hurt
Author       : Upi Hwang.
Lenght      : OneShoot

Summary   :  Seok Jin menyukai Nayeon, akan tetapi Nayeon tak menyukainya. Namun seiring berjalannya waktu, akhirnya benih - benih asmara tumbuh di hati Nayeon. Dan disaat Nayeon sudah mulai menyukai Seok Jin, Nayeon tidak tau seperti apa perasaan Seok Jin sekarang. Sementara itu Lee Young, yang notabennya adalah salah satu teman dekat Nayeon, juga menyukai Seok Jin.






       #I Love you, so please Love me again!.#






     Di salah satu sekolah menengah di Korea selatan, terdapat murid - murid yang tergabung dalam D'Lovers, ialah sebuah kumpulan Lima orang gadis yang terdiri dari Han Nayeon atau yang biasa di panggil Hanna, Noh Lee Young atau Lilli, Shannon William si pendiam, Ahn Sohee si ratu genit dan Risma Song si gokil.

      Mereka sudah berteman selama dua tahun dalam menempuh pendidikan di sekolah tercinta, dan kini memasuki tahun ke-3 mereka berteman.

     Di dalam perjalanannya, mereka juga mengalami apa yang namanya jatuh cinta, namun Nayeon yang kurang peka baru menyadari bahwa dia menyukai namja yang dulu pernah menyukainya ialah Kim Seok Jin atau teman - temannya memanggilnya Jin.


@Kantin.

        ''Wae Hanna-ah?'' tanya seseorang yang tak berponi ialah Sohee, Nayeon yang sedang melamun sadar seketika, dan menengok kearah Sohee. Sekarang mereka memang sedang berdua, karna ketiga temannya sedah berpisah. Shannon dan Risma sedang ke toilet, sedangkan Lee Young, entah kemana. Nayeon hanya menggeleng. ''Pasti karna KSJ kan?'' terka Shannon.

         ''Kau tau Sohee, aku menyesal karna terlambat menyadari perasaan ini.'' ujar Nayeon sedih.


     Flashback

      ''Hanna-ah, mau kah kau pulang bareng denganku?'' tanya Seok Jin yang tak sengaja berpapasan dengan Nayeon di depan gerbang sekolah. Nayeon yang memang sedang menunggu teman - temannya hanya menatap bingung terhadap Seok Jin. Nayeon yang melihat teman - temannya sudah mendekat hanya menggeleng. ''Kau yakin?'' tanya Seok Jin meyakinkan. Nayeon hanya mengangguk dan tersenyum. Dengan berat hati Seok Jin pun meninggalkan Nayeon sendiri di depan gerbang sekolah.

      Nayeon menatap punggung Seok Jin yang mulai menjauh. Nayeon hanya bisa mengangkat bahunya melihat tingkah laku aneh Seok Jin. Ada apa dengan namja itu? tanyanya dalam hati.

    Flashback End.

     Sohee hanya mengangguk mendengar penuturan Nayeon. Nayeon kembali murung ketika ia mengingat kejadian masa lalunya.

     ''Tapi tidak menutup kemungkinan bahwa sekarang ia juga masih mencintaimu kan Hanna-ah?'' tanya Sohee mencoba memberikan sebuah semangat dengan harapan itu.

       ''Tidak mungkin!'' jawab Nayeon frustasi.
       ''Tidak ada yang tidak mungkin Hanna-ah, kau bilang dia pernah menyapamu, dan mengajakmu pulang bersama bukan?'' ujar Sohee yang terus mencoba membuat Nayeon tak patah semangat.

      ''Tapi itu satu setengah tahun yang lalu Sohee-ah.'' ucap Nayeon lirih.
Sohee yang melihat Nayeon bersedih hanya bisa mengelus lembut pundak sang sahabat karib.

    Suasana hening seketika, cukup lama sebelum,
      ''Hei, Hei, aku ada berita nih,'' ucap Risma yang baru datang dari toilet bersama Shannon. Shannon duduk di depan Nayeon, sedangkan Risma masih tetap berdiri dengan muka hebohnya.

       ''Berhentilah mencari sensasi!'' ucap Shannon ketus, ia mengambil minuman Nayeon lalu meminumnya. Sohee yang penasaran bertanya,

      ''Ada apa?''
      ''Lilli-ah, Noh Lee Young, ternyata dia menyukai Seok Jin.'' pekik Risma histeris. Deg, seketika Nayeon merasa sesak di hati nya. Dia merasa cemburu? Dia tidak menyangka bahwa salah satu teman dekatnya ternyata juga menyukai Pria yang ia sukai, padahal jelas Lee Young mengetahui bahwa Nayeon menyukai Seok Jin. Tapi,

      ''Hanna-ah, kau tenang saja ne.'' ucap Sohee menyemangati, ia tersenyum mengatakannya. Mau tak mau Nayeon pun tersenyum.



_____________



          ''Lilli-ah, kau mau kemana?'' tanya Nayeon ketika berpapasan dengan Lee Young di koridor. Kebetulan koridor sudah mulai sepi, dan Nayeon yang baru saja kembali dari ruang guru tak sengaja berpapasan dengan Lee Young.

      Memang akhir - akhir ini hubungan persahabatan mereka agak sedikit renggang, karna sikap Lee Young yang secara terang - terangan bilang bahwa ia menyukai Seok Jin, padahal ia tau bahwa Nayeon sudah memendam rasa pada pria itu.

      ''Ke kelas Dua belas A,'' jawab Lee Young sumringah.
      ''Mau apa kau kesana?'' tanya Nayeon lagi.
      ''Bukan urusanmu!'' ujar Lee Young ketus, setelah nya ia pergi begitu saja meninggalkan Nayeon yang masih terpaku. Nayeon juga bertanya - tanya untuk apa Lee Young ke kelas Dua belas A, itukan kelasnya Seok Jin?

       Nayeon yang masih berdiri di koridor, tiba-tiba saja pundaknya ada yang menepuk, Nayeon menengok, setelahnya terlihatlah siapa yang menepuk pundaknya.

     ''Ouh Shannon-ah, wae?'' tanyanya pada orang itu. Shannon mengerutkan keningnya.
     ''Seharusnya aku yang bertanya, kenapa kau disini heoh?'' tanyanya datar.
     ''Ouhh, itu tadi aku.....''
     ''Sudahlah, mari kita ke kelas! Sohee sudah mencarimu tuh!'' ucap Shannon sebelum menarik lengan Nayeon menjauhi tempat itu.


   @Kelas Dua Belas A


       ''Kau sedang apa disini, Lilli-ah?'' tanya Seok Jin yang kebetulan baru akan masuk ke kelasnya.
       ''Ah Jin-ah, aku kesini hanya mau ngasih ini,'' Jawab Lee Young sambil memberikan sebuah buku bersampul coklat.

      ''Ouh ini kan buku ku, kenapa bisa ada di kamu?'' tanya Seok Jin.
     ''Hemm itu anu, tadi Baro-ssi memberikan ini padaku, menyuruhku mengembalikan padamu.'' jelas Lee Young berbohong. Seok Jin hanya mengangguk. Lalu dari dalam kelas keluarlah seorang pria,
      ''Kenapa kau hanya diluar Jin-ah?'' tanya nya pada Seok Jin, ia belum menyadari ada seorang wanita disamping pintu.

      ''Ah Sandeul-ah, ini. Lilli-ssi mengembalikan buku ku yang di pinjam oleh Baro.'' jawab Seok Jin, kemudian Sandeul melihat kesamping pintu dan ia melihat Lee Young berada disana dengan muka yang sedikit memerah? Setidaknya itulah yang dilihat oleh Sandeul. ''Ya sudah Lilli-ssi, aku masuk dulu ne, gomaweo.'' lanjutnya setelahnya ia masuk kedalam kelas, diikuti oleh Sandeul. Lee Young hanya bisa menghela nafas atas sikap cuek Seok Jin.

    Sedangkan di kelas Dua Belas F, disana ada seorang siswa yang terus-terusan mengelilingi setiap meja kelas entah untuk yang keberapa kalinya.
    ''Yak Baro-ah, berhentilah memeriksa mejaku!'' ucap Sohee kesal, karna sedari tadi Baro selalu mencari sesuatu di meja Sohee. Setidaknya dari semua meja, meja Sohee lah yang paling banyak diperiksa.

      ''Diamlah dan biarkan aku mencari!'' ucap Baro ketus.
     ''Yak apa maksudmu heoh?'' ucap Sohee dengan suara yang mulai meninggi, ''Memangnya apa yang kau cari heoh? Sehingga kau begitu mencurigaiku sebagai pelakunya?'' kali ini nada suaranya benar-benar melengking.
  Bahkan Nayeon dan Shannon yang masih beberapa langkah lagi masuk kelas, sudah mendengar teriakkan itu.

    ''Sohee-ah, sudah, sudah. Tenangkan dirimu,'' ucap Risma sambil menepuk-nepuk pelan punggung Sohee.
     ''Tapi Rismah-ah, dia nya saja yang.....'' belum selesai Sohee bicara,
     ''Ada apa?'' tanya sebuah suara yang memotong perkataan Sohee, dia adalah Nayeon, yang baru datang bersama Shannon. Terlihat wajah dua sahabat itu khawatir.
     ''Ada apa ini Baro-ssi?'' tanya Shannon
     ''Kalian tak usah membela teman kalian ini!'' ucap Baro sambil menunjuk-nunjuk Sohee. ''Dan biarkan aku mencari buku Seok Jin yang ku pinjam!'' ucap Baro sengit.

       ''Hentikan!'' ucap Nayeon namun Baro masih terus menggeledah meja Sohee, Nayeon yang geram berteriak ''Ku bilang Hentikan!'' teriaknya, sehingga membuat seisi ruangan terdiam. Nayeon mencoba menahan emosinya terbukti dengan dia menghela nafas berkali-kali.

       ''Apa bukunya bersampul coklat?'' tanya Nayeon lebih tenang.
       ''Ne.'' jawab Baro lantang.
       ''Mungkin sekarang bukunya sudah ada di pemiliknya!'' ucap Nayeon.
       ''Apa maksudmu Hanna-ah?'' tanya Baro tak mengerti.
      ''Ne, tadi aku melihat Lilli membawanya, dan dia bilang dia akan ke kelas Dua Belas A. Tidak salah lagi bukan?'' tanya Nayeon yang mulai kesal. Baro tak menjawab. ''Minta maaf!'' ucap Nayeon lagi. Baro mengerutkan keningnya.

      ''Yak apa yang lakukan Baro-ssi, cepat minta maaf!'' suruh Nayeon tegas. Semua yang ada disana hanya bisa terbengong, Baro menelan ludahnya, lalu mengangguk dan kemudian meminta maaf kepada Sohee.

      Tak lama kemudian, Lee Young datang, ia bingung apaa yang terjadi di kelas. Kenapa suasananya menegangkan, akan tetapi ia segera tau ketika Baro menanyakan perihal tentang buku yang Lee Young bawa. Dan terungkaplah siapa yang membawa buku itu. Ternyata yang membawanya Noh Lee Young bukan Ahn Sohee. Dan hal itu membuat rasa bersalah Baro semakin bertambah kepada Sohee.



.................................


     Dilain kesempatan, saat Nayeon sedang menuju ke ruang guru, dengan buku yang bertumpuk ditangannya. Bisa dibilang itu tidak ringan karna buku yang dibawa Nayeon sangat sangat tebal. Saat buku yang dibawanya hampir jatuh, ada sebuah tangan yang menahannya. Nayeon menengok, matanya membulat seketika.

    ''Kau mau kemana Hanna-ah? Mau kubantu?'' tawarnya, Nayeon hanya tersenyum lalu menggeleng.
    Nayeon berniat meninggalkan orang itu, namun buku yang dipegangnya sudah terlanjur diambil oleh tangan orang tadi.

    ''Yak Jin-ah, kenapa kau membawa bukunya?'' tanya Nayeon yang terkejut, padahal ia senang karna Seok Jin memperhatikannya. Akan tetapi tetap saja ia malu, karna saat ini koridor bisa dibilang tidak sepi. Banyak pasang mata yang melihat hal itu.

     ''Aku bilang akan ku bantu, bukankah ini buku-buku milik Jung Sonsaengnim?'' Nayeon mengangguk, dan Seok Jin berjalan begitu saja. Nayeon yang sudah tertinggal agak jauh, hanya berlari-lari kecil menyusul Seok Jin kemudian mereka berjalan berdampingan. Tanpa suara, sangat damai padahal dulu mereka termasuk dua orang yang sulit bersatu.

     Jin-ah masih adakah rasamu untukku? Batin Nayeon lirih. Mianhae lanjutnya. Tanpa sadar mereka sudah berada didepan meja Jung Sonsaengnim.

    ''Ouh Nayeon-ah, Seok Jin-ah, terimakasih ne, sudah membawakan buku sonsaengnim.'' ucap Jung Sonsaengnim. Nayeon dan Seok Jin mengangguk kemudian mereka keluar meninggalkan ruang guru. Masih dengan keheningan diantara mereka, mereka berjalan beriringan.

    ''Hanna-ah, aku masuk dulu ne.'' ucap Seok Jin ketika ia sudah berada di pintu kelasnya, Nayeon yang menunduk, mengangkat wajahnya lalu mengangguk dan tersenyum sebelum ia melanjutkan jalannya menuju ke kelasnya.

   Peristiwa tadi dimana Nayeon dan Seok Jin berjalan bersama menjadi tranding topic di kelas Nayeon maupun Seok Jin.

   Lee Young juga melihat hal itu. Ia melihat dengan jelas bagaimana Seok Jin menawarkan untuk membantu membawakan buku-buku yang sedang dibawa Nayeon. Ia merasa iri terhadap Nayeon, karna wanita itu bisa merebut perhatian Seok Jin sedangkan dia tidak bisa.

     ''Kau kenapa Lilli-ah?'' tanya Sohee yang melihat wajah  Lee Young cemberut.
     ''Aku tidak apa-apa!'' jawab Lee Young ketus, lalu bangkit dari duduknya. Dan keluar bersama seorang teman kelas mereka.

     ''Ouh sikap macam apa itu?'' tanya Risma yang mendengar cara bicara Lee Young ketika Sohee sudah kembali ketempat duduknya yaitu didepan Risma dan Shannon. Shannon hanya menatap tak suka terhadap Lee Young yang baru saja melewati mereka.

     ''Mungkin dia marah karna tadi aku berjalan bersama Seok Jin.'' jawab Nayeon santai sambil memberikan ketiga temannya itu masing-masing minuman kesukaannya.

    ''Gomaweo.'' ucap Shannon dan Risma
    ''Aku lihat tadi, bagaimana bisa?'' tanya Sohee mulai kepo. Nayeon hanya mengangkat bahunya, lalu meminum minuman botolnya.

    ''Dia datang begitu saja, lalu membantuku membawa buku guru menyebalkan itu!'' ucap Nayeon. Shannon, Risma dan Sohee hanya mengangguk-angguk.





___________



    Hari ini tanpa sengaja Nayeon berjalan menuju taman belakang, padahal itu adalah tempat yang paling jarang ia datangi selama tiga tahun ia belajar di sekolah tercinta ini. Dan ia melihat itu, melihat dua sosok yang sangat dikenalnya.

   Satunya adalah gadis, temannya namun berkhianat. Dan satunya lagi adalah pria yang ia cintai. Karna penasaran, Nayeon berjalan mendekat dan langsung bersembunyi dibelakang pohon besar yang letaknya tidak terlalu jauh dari tempat dua makhluk itu bicara. Samar -samar terdengar.

     ''Jin-ah mau kah kau menjadi kekasihku?'' Nayeon dan pria itu tertegun, Lilli menyatakan perasaannya langsung pada Seok Jin. batin Nayeon, entah mengapa air matanya turun begitu saja, saat tak mendengar jawaban dari Seok Jin. Nayeon yang merasa ada pertanda tidak baik hanya berlari dari tempat itu, dengan mata yang masih dipenuhi airmata.


       Setelah hari itu Nayeon menjauhi Lee Young dan mencoba menghilangkan rasa yang dimiliki olehnya untuk Seok Jin. Bahkan saat mereka bertatapan Nayeon membuang pandangan matanya, ia tak menjawab jika Seok Jin bertanya padanya. Ia seperti orang tuli.

     Seok Jin yang jengah dengan sikap menjauhkan diri Nayeon menarik tangan Nayeon menuju kearah belakang sekolah. Memang hari ini sekolah sepi karna hari ini mereka hanya Bimbel menjelang Ujian Negara. Sudah hampir dua minggu Nayeon menjauhinya, dulu setidaknya, Nayeon selalu menjawab jika ia bertanya tapi ini apa? Alhasil disinilah mereka berada, di taman belakang sekolah.

    Seok Jin mendudukkan Nayeon di bangku yang terdapat di taman itu. Nayeon yang tidak mengerti maksud Seok Jin membawanya kemari, memberontak. Ia mencoba berdiri namun pundaknya ditahan oleh tangan itu.

    ''Duduklah!'' perintah Seok Jin dingin  
    ''Kau kira kau siapa heoh? Bisa menyuruhku seenaknya?'' tanya Nayeon yang jengah dengan sikap dingin Seok Jin. Ia juga masih mencoba memberontak untuk berdiri, meski dua tangan itu menahannya.

     ''Kubilang duduk!'' ucap Seok Jin, kali ini suaranya terdengar tegas, Nayeon melihat perubahan raut wajah Seok Jin, dari raut wajah yang santai  hingga menegangkan saat ini. Nayeon menunduk entah mengapa ia sangat takut sekarang, padahal sebelumnya ia tidak pernah takut pada apapun. Namun kali ini? Tanpa sadar ia menangis. Seok Jin yang melihat itu tertegun lalu ia berjongkok dan mengangkat wajah Nayeon yang sedang menangis.

     ''Mianhae Hanna-ah, tapi aku terpaksa melakukan ini.'' ucap Seok Jin melembut. Nayeon hanya menggelengkan kepalanya. Seok Jin mengelus lembut pipi yang basah itu. ''Sebenarnya kau ini kenapa Hanna-ah? Kenapa kau menjauhiku?'' tanya Seok Jin masih dengan nada lembutnya.

     ''Aku. Aku.....'' suara Nayeon seperti tercekat ia tidak bisa mengatakan  Alasannya menjauhi Seok Jin.
     ''Ckckckck kau pasti salah paham saat itu,'' ucap Seok Jin sambil tertawa meremehkan, Nayeon terkejut, apakah dia mengetahui aku menguping saat itu? Batin Nayeon ''Kenapa kau kabur heoh? Aku tidak menerima Lilli, jadi kau tenang saja.'' Nayeon terkejut, benarkah? Benarkah pria ini tidak menerima Noh Lee Young? Batinnya lagi. Seok Jin yang tak jua mendapatkan respon dari gadis yang berada di depannya saat ini hanya melanjutkan kata-katanya, ''Waktu itu aku ingin mengejarmu, tapi Lilli-ssi, menahan tanganku dan dia takkan membiarkan ku pergi sebelum ku menjawab. Yasudah aku langsung saja menolaknya.'' jelas Seok Jin.

     ''Tapi Jin-ah, kau bisa menolaknya dari awal tapi kenapa kau?'' Nayeon masih ingat saat Seok Jin tak jua menjawab pertanyaan Lee Young.
    ''Ckckck sudah kuduga,'' ucap Seok Jin sambil beranjak dari jongkok nya kemudian duduk disamping Nayeon, ''Tentu saja aku terkejut, memangnya karna apa lagi? Sebagai seorang pria, pasti aku terkejut, karna ada seorang wanita yang menyatakan cintanya secara tiba-tiba.'' lalu ia mengacak-acak rambut Nayeon.

     ''Yak Jin-ah,'' ucap Nayeon sambil mengerucutkan  bibirnya, dan itu terlihat sangat imut dimata Seok Jin. Mereka sama-sama terdiam setelahnya, hening. Hanya suara hembusan angin, kicauan burung serta suara daun bergesekkan saja yang terdengar disana.

    ''Aku menyukaimu Jin-ah, jadi ku mohon cintai aku lagi.'' gumam Nayeon pelan tanpa sadar. Seok Jin yang mendengar gumaman pelan itu, langsung menengok kearah Nayeon, ia membulatkan matanya. Benarkah kau menyukai ku Nayeon-ah? Batin Seok Jin. Ia tersenyum setelahnya. Nayeon melihat senyum itu, senyuman yang terukir indah dibibir pria itu, hal itu pun membuat Nayeon ikut tersenyum. Lega rasanya Nayeon masih bisa dekat dengan Seok Jin, padahal dia kira, dia tidak akan punya kesempatan itu lagi.. Tapi??

    ''Hanna-ah,'' Nayeon menengok,
    ''Ne?''
    ''Bukankah kau mengetahui bahwa aku mencintaimu?'' Nayeon menatap Seok Jin seketika, ia terkejut Seok Jin membicarakannya langsung. ia berfikir apakah Seok Jin mendengar gumamannya tadi? Tapi ia menepisnya.

     ''Ah kau bicara apa Jin-ah?'' tanya Nayeon gugup, ia mencoba mengelak.
    ''Dan nyatanya rasa itu masih ada sampai sekarang!'' lanjut Seok Jin tanpa menghiraukan elakkan Nayeon. Seok Jin menatap dalam mata hitam milik Nayeon, Nayeon melihatnya, tak ada kebohongan disana, di mata Seok Jin.

    ''Jin-ah,'' ucap Nayeon lirih.
    ''Ne Hanna-ah, Saranghae.'' ucap Seok Jin tersenyum manis, sangat manis. Setelahnya ia memeluk Nayeon yang sudah berkaca-kaca.





    Sebuah kisah yang terpendam selama tiga tahun, meskipun satu orang mengetahui bahwa orang itu menyimpan rasa untuknya, namun ia mencoba menolak, yang pada akhirnya malah membuatnya jatuh hati pada orang itu. Sebuah penyesalan yang terbalas~~

      Sebuah akhir dimana mereka saling mengakui perasaan masing-masing. Perasaan yang tumbuh seiring waktu..



                   End ^^




   Sebelumnya ini cerita terinspirasi dari seorang temanku yg berinisial ARM, dan untuknya Thanks for all ^.^ . Tanpa kisah darimu, ide ini tidak akan selesai. Semoga akhir perjalanan kisah mu sama seperti yang ku ceritakan ^.^

nunung sulpiyanah

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard. Google

0 comments:

Powered by Blogger.

Translate

Labels

15& 2AM 2NE1 2PM 5Dolls 9Muses After School Ahn Eunjin Ahn Seo Hyun Ahn Sohee auliasyalwa B.A.P B1A4 Bae Sun Mi Bae Suzy Baek A Yeon Baek Azizah Baek Yebin Baek Yerin Bambam Baro Bestie Big Bang Boyfriend Brothership BTOB BTS Byun Baekhyun Cha Hyun Rin Chapter Cho Kyuhyun Choi Hanny Choi Seung Hyun Choi Seungri Choi Siwon Choi Sungmin Choi Youngjae Cholict Click-B CNBLUE Comedy D.O Davichi DAY6 DIA Do Kyung Soo Donghyun Drama Eunhyuk EXO EXO-K EXO-M F.T. Island Fafiter Challenge Family FANFICTION Fantasy Friendship GFriend Girls' Generation Go Ahra GOT7 Ham Eunjung Han Hye Sun Han Hyo Joo Han Hyori Han Nayeon Hurt Hwang Chansung Hwang Minhyun Im Yoona Jang Geun Suk Jang Wooyoung Jenny Jeon Boram Jia Jinyoung Joo Ji Hoon Jr Jung Ho Seok Jung Il Woo Jung Jinwoon Jung Min Joo Jung Yerin Jung Yong Hwa Juniel Kaeun Kang Hye Ri Kang Hyo Rya Kang Min Hyuk Kang Yo Ra Kang Young Hyun Khunpimook Bhuwakul Kim Bum Kim Dani Kim Hanny Kim Hanny/Choi Hanny Kim Ji Ah Kim Jong In Kim Jong Woon Kim Min Jung Kim Nam Gil Kim Nam Joon Kim Nana Kim Naya Kim Seok Jin Kim So Eun Kim Soo Hyun Kim Sookyu Kim Wonpil Kim Woo Bin Kim Yugyeom Kris Wu Krystal Jung Lee Areum Lee Donghae Lee Hae Na Lee Hyo Jin Lee Hyo Ra Lee Hyukjae Lee Jae In Lee Jang Woo Lee Ji Eun Lee Jong Suk Lee Junho Lee Keina Lee Keumjo Lee Min Ho Lee Qri Lee Seung Gi Lee Sungmin Lee Sunny Lee Yo Won Married-life MellyTaenggo MeloDrama Min Yoon Gi Mistery Myoui Mina Na Haeryung Nam Gyuri Nichkhun Horvejkul Noh Lee Young NU'EST OC Oh Ha Ni Oh Jong Hyuk Ok Taecyeon OneShoot Park Chan Yeol Park Hyomin Park Jae Hyung Park Ji Eun Park Jihyo Park Jimin Park Jiyeon Park Keyla Park Se-young Park Shin Hye Park Soyeon Park Sungjin Park Yeon Jung Rap Monster Risma Song Romance Romantic Roy Kim Ryewook Sandara Park Sandeul School-life SeoHyun Sequel Shannon William Song Minyoung Sowon SPEED Sung Hyun Jae Super Junior T-Ara The Ark Tiffany Hwang Tiramisuu Latté TOP Trilogi Twice TwoShoot U-Kiss Upi Hwang V Wonder Girls Yaoi Yesung Yoo Youngjae Yook Sung Jae Yoon Dowoon Yoon Eun Hye Young K Yuna Kim