In My Soul - Upi Hwang [OneShoot]



In My Soul - Upi Hwang [OneShoot]





Cast           : Ham Eunjung, Ok Taecyeon.
Other Cast : Ahn Seo Hyun, Hwang Chansung Dll
Genre        : Romance, Family.
Author       : Upi Hwang.
Cover by    :  Adeladin Art
Lenght      : OneShoot







Happy Reading!!



    Di salah satu sekolah dasar di seoul, berdiri seorang pria muda dengan tubuh tinggi dan wajah yang tampan, disampingnya terdapat gadis kecil bermata bulat. Pria itu melihat gadis itu, lalu ia berjongkok didepan gadis itu dan tersenyum.
   ''Kau tidak boleh nakal selama disekolah ne, Seo Hyunnie!'' ucapnya.
   ''Ne appa, kau tenang saja.'' ucap gadis yang bernama Seo Hyun itu.
   ''Ya sudah, Kajja kita masuk.'' ajak pria itu mulai memasuki gedung sekolah. ''Kau baik-baik ne disini, Seo Hyunnie.'' Seo Hyun mengangguk.
    ''Annyeong appa, hati-hati dijalan ne.'' ucap Seo Hyun saat appanya akan pergi. Sang appa mengangguk.


                        ~~~~~~~~


     ''Annyeong yeorobeun.''
 Seketika suasana menjadi tenang. ''Woah neomu yeppo.'' bisik - bisik anak murid itu. '' Araseo, anak-anak, Naneun Ham Eunjung imnida. Ibu, guru baru kalian.'' ucap wanita itu yang disambut meriah oleh muridnya.
     ''Sonsaengnim,''
     ''Ne, waeyo?''
     ''Apakah kau sudah punya kekasih?'' tanya salah satu murid pria. Eunjung, dia tersipu malu mendengarnya, sehingga ia menampilkan senyuman yang menawannya.
     ''Menurutmu? Hemm Daniel Lee?'' bukannya menjawab ia malah balik bertanya. ''Aku tidak tau,'' jawab bocah itu polos.
      ''Yasudah, mari kita lanjutkan pelajarannya. Kemarin sampai mana Kim sonsaengnim mengajari kalian?''

    Kegiatan belajar pun terjadi. Eunjung mengelap peluh dikeningnya ketika pelajaran telah usai. Hari ini cuacanya sangat panas, jadi tak heran jika banyak peluh bercucuran dari keningnya. Ia membereskan barang-barangnya sebelum pergi meninggalkan ruangan.
   Ketika ia keluar ia melihat seorang gadis sedang duduk dibangku dibawah pohon sakura. Lalu Eunjung berjalan menghampirinya, dan.
    ''Kau sedang apa Ahn Seo Hyunnie?'' tanya Eunjung lembut. Seo Hyun menengok.
    ''Ouh Ham sonsaengnim.'' pekiknya ketika melihat Eunjung. Eunjung mengangguk, dan duduk disamping anak itu. ''Aku sedang menunggu nae appa, guru.'' jawab anak bermata bulat itu.
    ''Guraeyo? Apa masih lama? Jika tidak ibu akan menemanimu disini.'' ucap Eunjung.
    ''Ne? Ah Khamsamnida sonsaengnim.'' Eunjung tersenyum sambil menyembunyikan matanya. Dua puluh menit sudah berlalu, Seo Hyun terus menghela nafas berat, ia juga menundukkan kepalanya, tanda ia lelah menunggu. Eunjung melihat hal itu, setelahnya ia melihat jam ditangan kirinya.
     ''Seo Hyunnie, apa kau pernah naik bis?'' Seo Hyun menggeleng. ''Kalau begitu kajja, kita pulang dengan naik bis. Neo jib eodiseo?'' tanya Eunjung. Seo Hyun memberitahukan alamat rumahnya.
     ''Tapi sonsaengnim,''
     ''Ne, wae?''
     ''Ah ani, kajja.'' Eunjung tersenyum melihat tingkah Seo Hyun yang menggemaskan.


@Bus,


     ''Sonsaengnim?''
     ''Ne?''
     ''Can i borrow your phone?'' tanya Seo Hyun dengan bahasa inggris. Eunjung mengangguk dan memberikan ponselnya. Kemudian terlihat Seo Hyun mengetik beberapa nomor sebelum. ''Appa,,,'' ucapnya.
     ''Ne sweatheart, I'm sorry, sepertinya appa akan terlambat.''
     ''Ne appa, gwaenchana. Appa jangan kesekolah, tapi pulanglah kerumah.'' bisik Seo Hyun. ''Appa sudah ne, annyeong.'' lalu Seo Hyun mengembalikan ponsel Eunjung. ''Khamsamnida sonsaengnim.'' Eunjung mengangguk. ''Sonsaengnim, dangsineun neomu yeppeuda.''
      ''Ah jinjahyo?'' Eunjung tersipu malu mendengar pujian dari gadis polos seperti Seo Hyun.
     ''Ne, Appaga, pasti sangat menyukai mu guru.'' Eunjung membulatkan matanya.
     ''Ah Seo Hyunnie, tidak berarti jika kau menyukaiku, neo appa juga akan menyukaiku.'' jelas Eunjung, namun Seo Hyun menggelengkan kepalanya.
     ''Animnida sonsaengnim, nae appa selalu menyukai apa yang aku suka.'' Eunjung yang melihat kebahagiaan dimata gadis kecil itu akhirnya mengangguk.
     ''Araseoyo, nah, sebentar lagi kita sampai.'' ucap Eunjung, memang benar, karna tak lama kemudian bis berhenti dan hanya butuh waktu sebentar bagi mereka berjalan kaki sebelum sampai dirumah mewah yang saat ini ada dihadapan mereka. ''Ah Seo Hyunnie, sudah ne, ibu pergi. Annyeong.'' ucap Eunjung sambil mensejajarkan tingginya dengan Seo Hyun, tapi Seo Hyun menggeleng dan memegang tangan Eunjung erat, mencegah kepergiannya. ''Waeyo?''
      ''Guru, kau harus masuk dulu ne, aku mohon.'' rajuk Seo Hyun dengan puppy eyesnya, yang mau tak mau membuat Eunjung mengikuti kemauan gadis itu. Mereka pun masuk, Eunjung dibuat terus menerus mengungkapkan kekagumannya atas interior rumah ini.
    Saat di dalam rumah, seorang maid cukup berumur datang menghampiri mereka. ''Ouh nona, kau sudah pulang?'' tanyanya pada Seo Hyun, Seo Hyun mengangguk.
    ''Ne ahjumma, aku di anterin oleh Eunjung sonsaengnim.'' ucapnya memperkenalkan Eunjung pada ahjumma itu, Eunjung menundukkan kepalanya begitupun maid itu.
    ''Araseo, nona silahkan duduk, aku akan membuatkan minuman untukmu.'' ahjumma itu mulai beranjak, namun.
    ''Ah ahjumma, tidak usah aku....''
    ''Tak apa nona, duduklah!'' potong ahjumma, kali ini dia benar-benar pergi kedapur. Eunjung hanya bisa menghela nafas. Kemudian ia duduk dibangku ruang tamu rumah tersebut, di samping bangku yang ia duduki, terdapat meja kecil. Disana terdapat sebuah figura kecil dimana ada seorang gadis kecil dan seorang gadis dewasa.
   Eunjung memegang figura itu, dan menatapnya, setelahnya ia tersenyum.
   ''Ouh nona Seo Hyun kenapa belum mengganti bajumu?'' tanya ahjumma yang sudah kembali dari dapur dengan dua cangkir dan satu teko kecil.
    Ahjumma itu melihat Eunjung yang sedang memegang figura namun langsung diletakkan kembali ketika ia datang. ''Araseo,'' ucap Seo Hyun langsung berlari ke anak tangga yang menuju ke kamarnya.
   Eunjung dan Ahjumma itu duduk berhadapan, ahjumma dengan telaten menuangkan teh kecangkir Eunjung. ''Ah khamsamnida,''
   ''Ne, nona, khamsamnida.'' ucap ahjumma, Eunjung mengerutkan keningnya. ''Terima kasih karna sudah mengantar uri nona kami pulang. Biasanya tuan muda yang menjemputnya, dan kalau tuan muda telat, pasti tuan atau nyonya besar yang menjemputnya, tapi mereka sedang berlibur.'' jelas ahjumma, Eunjung mengangguk.
    ''Ne gwaenchana ahjumma.''
    ''Ouh ya, tadi saya lihat nona memperhatikan foto difigura itu?'' Eunjung mengangguk. ''Gadis kecil itu nona Seo Hyun dan Wanita yang bersamanya adalah eomma nona Seo Hyun.'' jelas ahjumma, Eunjung mengangguk. ''Baiklah, kalau begitu saya permisi dulu nona,'' Ahjumma pun beranjak dari tempatnya duduk. Eunjung menghela nafas.
    ''Eommanya sangat cantik, tapi kenapa ia bilang kalau appanya akan menyukaiku.'' gumam Eunjung.
   Eunjung terlihat mulai gusar, karna suasana rumah ini sangat sepi, ahjumma sudah kembali ke pekerjaannya, dan Seo Hyun, ia belum juga turun sejak tadi. Saat Eunjung sedang memperhatikan jam tangannya, terdengar suara pintu dibuka, dan.
     ''Seo Hyunnie, appa pulang.'' teriak suara pria yang baru datang itu. Suaranya terdengar berat dan cool. Eunjung, jantungnya berdetak tak karuan, ia pun memegangi dadanya.
     ''Omona, ada apa denganmu Jungie-ya. Itu bukan suara dia!'' ucap Eunjung menyakinkan dirinya. Suara derap langkah kakipun semakin kencang terdengar.
  Eunjung berdiri hendak pulang, namun tubuhnya serasa mati disaat itu juga, ketika ia mengetahui siapa pemilik langkah kaki tersebut. Dia adalah,
   ''Taecyeon-ah,'' gumamnya lirih. Pria yang dipanggil Taecyeonpun tak jauh berbeda dari Eunjung. Ia terpaku ditempatnya berpijak saat ini.
    ''Eunjung-ah,'' gumam Taecyeon lirih.
     Eunjung yang tersadar langsung beranjak dari sana, ia terlihat sudah berkaca-kaca. Ia berjalan cepat, namun tepat saat ia berada disamping Taecyeon, tangan pria itu menahan tangan Eunjung, yang mengakibatkan pergerakan Eunjung terhenti.
      ''Kita harus bicara Eunjung-ah,'' ucap Taecyeon tegas.
      ''Tapi Taecyeon-ssi,,,,,''
      ''Kumohon,'' pinta Taecyeon sambil menatap Eunjung penuh harap. Akhirnya Eunjung mengangguk. Mereka meninggalkan kediaman Keluarga Ok menuju ke suatu tempat. Tempat yang tidak lain adalah Hottest kafe.
    Eunjung menatap nanar bangunan yang akan mereka masuki saat ini, namun hal itu tak membuat Taecyeon untuk berhenti masuk. Mereka duduk dibangku dekat jendela yang menghadap jalanan. Mereka saling berhadapan, di atas meja tersaji dua cangkir coffe late.
      ''Eunjung-ah,,,,,,,,''
      ''Bicaralah!'' perintah Eunjung. Ia tidak sanggup jika harus berlama-lama bersama dengan pria yang sedang dihadapannya saat ini.
    Taecyeon menyesap kopinya sedikit, sebelum, ''Mianhae, jeongmal mianhae.'' ucapnya. Eunjung tertegun mendengar ucapan pria itu.'' Maaf karna aku baru mengetahuinya setelah satu minggu kita berpi........''
     ''Hentikan!'' potong Eunjung, sekarang Taecyeon menatap bingung Eunjung. ''Bukan kau yang salah, tapi aku. Aku yang seharusnya mengatakan hal itu, Mianhae jeongmal mianhae.'' ucap Eunjung berusaha terdengar tegas namun sia-sia karna sekarang suaranya terdengar bergetar.
      ''Eunjung-ah,,,,,,,''
      ''Aku harus pergi sekarang,'' ucap Eunjung, ia pun langsung berdiri, berniat meninggalkan tempat ini. Ia tidak mau jika Taecyeon melihatnya sedang menangis. Namun pergerakkannya kalah cepat, karna sekarang pergelangan tangannya sedang di tahan oleh Taecyeon.
    ''Eunjung-ah, nae....'' lagi dan lagi perkataan Taecyeon terputus saat ponsel gadis itu berdering. Eunjung langsung mengangkatnya.
    ''Ne Hyomin-ah,? Araseo. Aku akan pulang sebentar lagi.'' ucapnya lalu sambungan telphone pun terputus. ''Taecyeon-ah, aku haru kembali.'' ucap Eunjung.
   ''Aku akan mengantarmu.'' ucap Taecyeon penuh ketegasan.
   ''Tapi,,''
   ''Sudah kubilang, aku akan mengantarmu. Jadi kau tenang saja.'' potong Taecyeon, dan itu membuat Eunjung tak berkutik sama sekali.

    ''Tunjukkan jalannya!'' ucap Taecyeon saat mereka sudah berada didalam mobil.
   ''Ne?'' Taecyeon menatap lekat Eunjung. ''Ah kau tinggal lurus saja, lalu ambil kanan ketika melewati persimpangan. Taecyeon melajukan mobilnya. Sepuluh menit kemudian, ''Berhenti!'' Taecyeon kembali menatap Eunjung. ''Sudah sampai, gomaweo.'' ucap Eunjung tanpa melihat Taecyeon, ia terlalu takut untuk menatap pria itu sekarang. Kemudian ia turun, ''Hati-hatilah!'' ucapnya sebelum benar-benar meninggalkan Taecyeon.


   @Di dalam kamar.

   Eunjung langsung mengunci pintu kamar dan membuang tasnya ke kasur. Ia terduduk didepan pintu yang terkunci itu. Ia menyembunyikan wajahnya dikedua telapak tangannya, kemudian suara isakan mulai terdengar. ''Mianhae, jeongmal Mianhae Taecyeon-ah,'' isaknya.


    Flashback.........


   9 tahun yang lalu, di salah satu sekolah menengah atas, Seoul,
   ''Kau yakin Eunjung-ah? Kurasa ini hanya salah paham.'' jelas yeoja yang sedang menenangkan yeoja bernama Eunjung itu.
    ''Tidak mungkin Hyomin-ah, kau lihat sendirikan foto mesra mereka. Aku juga yakin memang mereka itu masih menjalin hubungan dibelakangku selama ini.'' ucap Eunjung lirih.
     ''Jungie-ya,,,,, '' rajuk Hyomin. ''Araseo, lalu sekarang kau mau apa?'' tanyanya yang frustasi karna tak berhasil membujuk seorang Ham Eunjung. Eunjung menghela nafasnya kemudian ia berdiri dan meninggalkan Hyomin ditempat itu. ''Yak Jungie-ya, neo eodiseo?'' teriak Hyomin, dia juga berjalan menyusul Eunjung.
       ''Gwaenchana, biarkan aku sendiri Minnie-ya.'' Hyomin ragu, namun ia mengangguk.
   Eunjung melanjutkan jalannya menuju ke suatu tempat. Ternyata ia ke taman belakang disekolah itu. Disana terdapat segerombolan pria, salah satunya ada pria tinggi berlesung pipi, dan berkulit tan. Eunjung menuju kearahnya. Pria itu tersenyum ketika melihat Eunjung menuju kearahnya.
     ''Eunjung-ah, aku.......''
     ''Aku ingin kita berpisah.'' potong Eunjung.
     ''Mwo? Apa maksudmu?'' tanya pria itu tak percaya.
     ''Aku lelah Taecyeon-ah, aku mohon lepaskan aku. Aku ingin berpisah darimu. Cukup sampai disini, kita putus!'' ucap Eunjung tegas, ia berbalik dan,
      ''Apa maksudnya ini? Kenapa kau tiba-tiba seperti ini Jungie-ya?'' tanya Taecyeon sambil menahan pergelangan tangan Eunjung, namun Eunjung menepisnya, kemudian ia pergi meninggalkan Taecyeon.


    Flashback end.....




                        ~~~~~~~~



     ''Arrrrrgh.......'' teriak Taecyeon ketika ia membaringkan tubunya di kasur. Saat itu pintu kamarnya terbuka.
     ''Appa,'' panggil Seo Hyun hati-hati. Taecyeon tak menanggapi, hal itu membuat Seo Hyun memberanikan diri menghampiri Taecyeon. Gadis cilik itu melihat raut frustasi di wajah Appanya. ''Appa,,,'' panggilnya lagi. Taecyeon melihat Seo Hyun, ia tersenyum setelahnya.
     ''Ne Sweetheart, Waeyo?'' tanya Taecyeon.
     ''Dad, are you okay?'' Taecyeon mengangguk.
     ''Jadi yang mengantarmu pulang itu Ham sonsaengnim?'' Seo Hyun mengangguk.
     ''Ne Appa, dia cantik bukan? Aku menyukainya, dan apakah Appa menyukainya? Dia guru baru ku.'' oceh Seo Hyun. Taecyeon tersenyum melihat tingkah putrinya itu.
     ''Sudah malam, kha tidurlah!'' ucap Taecyeon tanpa menjawab pertanyaan Seo Hyun. Seo Hyun, ia mengangguk dan kembali ke kamarnya meninggalkan Taecyeon.
  Taecyeon menghela nafasnya.


Flashback.


    Prang.....

    ''Arrrrrgggggggh.''
    ''Omo, Taecyeon hyung, apa yang kau lakukan heoh?'' tanya seseorang sambil memegang tangan Taecyeon yang baru saja memecahkan cermin. Sekarang tangannya berlumuran darah.
   Mereka duduk di kasur, dengan pria itu mengobati tangan Taecyeon yang terluka. ''Kami berpisah Chansungie,'' ucap Taecyeon akhirnya setelah cukup lama terdiam. Pria bernama Chansung itu menatap Taecyeon.
    ''Wae? Sejak kapan kalian berpisah?''tanya Chansung masih dengan kegiatannya mengobati tangan Taecyeon.
    ''Sudah seminggu yang lalu. Ternyata karna foto itu, foto Jessica yang sedang mencium pipiku.'' jelas Taecyeon lemah.
    ''Lalu apa hyung sudah coba menjelaskan?'' Taecyeon mengangguk.
    ''Tapi dia tidak mau dengar, dan sekarang ia sudah pindah sekolah.'' ucap Taecyeon.
    ''Hyung,,,,,,'' ucap Chansung lirih, ia sudah selesai mengobati Taecyeon.
    ''Aku harus bagaimana Chansung-ah? Aku masih sangat mencintainya. Sungguh.....'' ucap Taecyeon frustasi. Chansung yang melihatnya hanya bisa  menyemangati hyungnya itu.


  Flashback end.....



                        ~~~~~~~~



     ''Appa,'' Taecyeon menengok. ''Appa tidak turun?'' Taecyeon menggeleng sambil menampilkan senyum lemahnya. ''Araseo, Seo Hyunnie pergi dulu ne, appa. Hati-hati.''
    ''Ne, Sweetheart.'' ucap Taecyeon sambil mengusap pucuk kepala Seo Hyun.
Seo Hyun turun, namun Taecyeon tak melajukan mobilnya, hingga ia melihat Eunjung yang baru datang. ''Jungie-ya, naega neomu bogoshippeo. Walaupun selama ini kau jauh dariku, namun kau selalu dekat di jiwaku, dan akan selalu hidup di jiwaku.'' gumam Taecyeon.



                        ~~~~~~~~


     Sekarang, kelas Seo Hyun sedang pelajaran menggambar, Eunjung berkeliling melihat gambaran murid-muridnya, ia tersenyum melihat gambar-gambar itu. Lalu ia terpaku saat melihat gambar Seo Hyun. ''Apa itu keluarga mu Seo Hyun-ah?'' tanya Eunjung. Seo Hyun mengangguk.
    ''Ne sonsaengnim. Ini nae abeoji, ini nae eomma. Dan ini Taecyeon Appa.'' jelas Seo Hyun, Eunjung mengerutkan keningnya.
   ''Jadi, Seo Hyunnie, punya dua appa?'' Seo Hyun mengangguk.
    ''Ne, setelah kecelakaan itu. Taecyeon ahjussi menyuruhku memanggilnya Appa.'' Eunjung membulatkan matanya, ''Nae Abeoji dan nae eomma sudah meninggal, jadi aku sekarang tinggal bersama Taecyeon Appa.''
    ''Mianhamnida Seo Hyunnie,'' sesal Eunjung, Seo Hyun menggeleng.
    ''Gwaenchanhamnida sonsaengnim.'' ucap Seo Hyun sambil tersenyum.



                        ~~~~~~~~



     Eunjung terus memperhatikan nomor yang tertera dilayar ponselnya saat ini. Ia menghela nafas, kemudian ia membulatkan tekadnya untuk menghubungi nomor itu.
    ''Yoboseyo?'' Eunjung membeku ketika mendengar suara itu. ''Yoboseyo?'' ulang suara itu.
     ''Taecyeon-ah.....'' ucap Eunjung lirih.
     ''Eun.......jung-ah?''
     ''Ne, naya. Taecyeon-ah, bisakah kita bicara, sekarang?''
     ''Tentu saja, dimana?'' Eunjung menutup sambungan telphonenya setelah sebelumnya ia memberitahukan tempat pertemuan mereka.


    @Hottest Kafe.


   Taecyeon mencari Eunjung ke seluruh ruangan dan matanya menangkap sosok itu sedang duduk di bangku terakhir kali mereka kesini.
    ''Maaf, aku lama ne?'' Eunjung menggeleng. Ia juga tersenyum melihat kehadiran Taecyeon.
    ''Aku sudah memesankan coffe latte untukmu.'' ucap Eunjung, tak lama sehabis bicara seperti itu, kopi pesanannya datang. Eunjung meminumnya, dan ia mencoba menikmatinya meski saat ini hatinya terasa sangat menyakitkan, karna luka itu terbuka lagi setelah sembilan tahun berlalu.
     ''Eunjung-ah, aku.......''
     ''Mianhae, jeongmal mianhae. Untuk kesalahanku dimasa lalu dan disaat ini.'' potong Eunjung. Ia menarik nafasnya lalu, ia terkejut ketika pria itu sudah berada didepannya sedang memeluknya. ''Taecyeon-ah,,,,,,''
     ''Mianhae, tapi aku tak bisa melepasmu untuk yang kedua kalinya Jungie-ya.'' ucap Taecyeon.
    ''Taecyeon-ah,,,,,''
    ''Tak peduli seberapa lama kau pergi dimasa lalu, kau akan selalu ada di jiwaku, kau selalu hidup di jiwaku. Jadi saat ini, aku tak mau membuatnya sama seperti sembilan tahun lalu. Setelah aku mendapatkanmu, aku tidak mau melepaskanmu lagi!''
     ''Taecyeon-ah,''
    ''Mianhae, kurigo saranghae, Ham Eunjung.'' ucap Taecyeon jelas ditelinga Eunjung. ''Jadilah pendamping hidupku.''
     ''Aku..............''
     ''Kumohon Jungie-ya.......''
     ''Lalu bagaimana dengan putrimu?'' sebuah pertanyaan yang membuat Taecyeon melepaskan pelukannya. ''Dia akan kecewa kalau ia tau Appanya meminta wanita lain untuk hidup bersamanya,'' pancing Eunjung, ia hanya ingin tau reaksi seperti apa yang ia dapat setelah ia mengajukan pertanyaan seperti itu.
  Taecyeon terkekeh ketika ia mendengar pertanyaan itu. ''Jadi kau berfikir aku sudah menikah heoh?'' Eunjung mengangguk polos. ''Jangankan menikah, melakukan hal ini pada wanita lain saja tidak pernah!'' ucap Taecyeon yang langsung menempelkan bibirnya pada bibir Eunjung.
   Eunjung mendorong tubuh Taecyeon supaya pria itu berhenti mencium dirinya. Namun Taecyeon malah menahan kepalanya untuk tetap berada diposisi saat ini.
   Taecyeon tak peduli jika sekarang banyak pasang mata yang melihat ke arah mereka, yang penting ia bisa menjelaskan semuanya kepada Eunjung. Ia baru menghentikannya, ketika mereka berdua sama-sama sudah kehabisan oksigen. Eunjung menatap tak percaya pada diri Taecyeon. ''Sekarang, kau mengerti bukan?'' tanya Taecyeon. ''Jadi jangan coba-coba menghindar dariku, dengan alasan Seo Hyun. Dia putri dari noonaku, dan sekarang noonaku serta suaminya sudah meninggal. Jadi tidak mungkin aku membuangnya begitu saja.'' jelas Taecyeon.
     ''Taecyeon-ah, nae.....'' Taecyeon menatap Eunjung lekat lalu ia mulai mendekatkan kembali wajahnya kewajah Eunjung.
   Eunjung yang melihat pergerakan itu langsung, ''Araseo.'' Taecyeonpun menghentikan pergerakannya. ''Kha, mari kita mulai lagi dari awal!'' ucap Eunjung tulus, ia ingin memperbaiki semuanya.
   Taecyeon tersenyum melihat hal itu, kemudian ia mencium pipi Eunjung, Eunjung tersipu malu dibuatnya. ''Ne, kha... Jungie-ya.''
   ''Ne?''
   ''Gomaweo.''
   ''Nado Gomaweo, Taecyeon-ah.'' sekarang ia balas memeluk Taecyeon. Karna sebelumnya Taecyeon sedang memeluknya.






                        ~The End~

nunung sulpiyanah

Some say he’s half man half fish, others say he’s more of a seventy/thirty split. Either way he’s a fishy bastard. Google

0 comments:

Powered by Blogger.

Translate

Labels

15& 2AM 2NE1 2PM 5Dolls 9Muses After School Ahn Eunjin Ahn Seo Hyun Ahn Sohee auliasyalwa B.A.P B1A4 Bae Sun Mi Bae Suzy Baek A Yeon Baek Azizah Baek Yebin Baek Yerin Bambam Baro Bestie Big Bang Boyfriend Brothership BTOB BTS Byun Baekhyun Cha Hyun Rin Chapter Cho Kyuhyun Choi Hanny Choi Seung Hyun Choi Seungri Choi Siwon Choi Sungmin Choi Youngjae Cholict Click-B CNBLUE Comedy D.O Davichi DAY6 DIA Do Kyung Soo Donghyun Drama Eunhyuk EXO EXO-K EXO-M F.T. Island Fafiter Challenge Family FANFICTION Fantasy Friendship GFriend Girls' Generation Go Ahra GOT7 Ham Eunjung Han Hye Sun Han Hyo Joo Han Hyori Han Nayeon Hurt Hwang Chansung Hwang Minhyun Im Yoona Jang Geun Suk Jang Wooyoung Jenny Jeon Boram Jia Jinyoung Joo Ji Hoon Jr Jung Ho Seok Jung Il Woo Jung Jinwoon Jung Min Joo Jung Yerin Jung Yong Hwa Juniel Kaeun Kang Hye Ri Kang Hyo Rya Kang Min Hyuk Kang Yo Ra Kang Young Hyun Khunpimook Bhuwakul Kim Bum Kim Dani Kim Hanny Kim Hanny/Choi Hanny Kim Ji Ah Kim Jong In Kim Jong Woon Kim Min Jung Kim Nam Gil Kim Nam Joon Kim Nana Kim Naya Kim Seok Jin Kim So Eun Kim Soo Hyun Kim Sookyu Kim Wonpil Kim Woo Bin Kim Yugyeom Kris Wu Krystal Jung Lee Areum Lee Donghae Lee Hae Na Lee Hyo Jin Lee Hyo Ra Lee Hyukjae Lee Jae In Lee Jang Woo Lee Ji Eun Lee Jong Suk Lee Junho Lee Keina Lee Keumjo Lee Min Ho Lee Qri Lee Seung Gi Lee Sungmin Lee Sunny Lee Yo Won Married-life MellyTaenggo MeloDrama Min Yoon Gi Mistery Myoui Mina Na Haeryung Nam Gyuri Nichkhun Horvejkul Noh Lee Young NU'EST OC Oh Ha Ni Oh Jong Hyuk Ok Taecyeon OneShoot Park Chan Yeol Park Hyomin Park Jae Hyung Park Ji Eun Park Jihyo Park Jimin Park Jiyeon Park Keyla Park Se-young Park Shin Hye Park Soyeon Park Sungjin Park Yeon Jung Rap Monster Risma Song Romance Romantic Roy Kim Ryewook Sandara Park Sandeul School-life SeoHyun Sequel Shannon William Song Minyoung Sowon SPEED Sung Hyun Jae Super Junior T-Ara The Ark Tiffany Hwang Tiramisuu Latté TOP Trilogi Twice TwoShoot U-Kiss Upi Hwang V Wonder Girls Yaoi Yesung Yoo Youngjae Yook Sung Jae Yoon Dowoon Yoon Eun Hye Young K Yuna Kim